KOTA PEKALONGAN, realitapublik.id– Warga Desa Poncol, Kota Pekalongan, digegerkan oleh aksi penganiayaan tragis yang merenggut nyawa seorang ibu berinisial S (65) pada Minggu (10/5/2026) malam. Pelaku diduga adalah anak kandung korban sendiri, S (30), yang diketahui memiliki riwayat gangguan kejiwaan.
Berdasarkan keterangan saksi, keributan dari rumah korban mulai terdengar oleh tetangga sekitar pukul 23.00 WIB. Saat warga mendatangi lokasi untuk memeriksa, korban ditemukan dalam kondisi bersimbah darah dengan luka serius di bagian wajah dan kepala.Warga segera mengevakuasi korban ke RSUD Siti Khodijah Pekalongan dan melaporkan kejadian tersebut ke ketua RT serta Polsek setempat.
Meski sempat mendapatkan perawatan medis, nyawa korban tidak tertolong. Korban dinyatakan meninggal dunia pada Senin (11/5/2026) dini hari sekitar pukul 01.00 WIB.
Sementara itu, kakak perempuan pelaku sekaligus anak korban, T, mengungkapkan bahwa adiknya memang memiliki riwayat gangguan jiwa dan pernah menjalani pengobatan.
“Setahun terakhir sebenarnya S tampak normal dan beraktivitas seperti biasa. Namun, belakangan ini dia sering marah-marah tanpa sebab. Keluarga ingin memberikan pengobatan rutin, tetapi terkendala faktor ekonomi,” tutur T.
Hingga berita ini diturunkan, Polisi masih mendalami motif pasti di balik penganiayaan tersebut. Untuk memastikan kondisi psikologis pelaku, S akan menjalani observasi intensif di Rumah Sakit Jiwa Daerah (RSJD).
Jenazah korban telah diautopsi di RSUD Siti Khodijah sebelum akhirnya diserahkan kepada keluarga. Saat ini, jenazah sudah berada di rumah duka untuk dipersiapkan proses pemakamannya di tempat pemakaman umum setempat. Kasus ini kini ditangani oleh Unit PPA Satreskrim Polres Pekalongan.
Pihak berwenang mengimbau masyarakat untuk tidak memberikan stigma negatif kepada Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) maupun keluarganya. Meski demikian, warga diminta tetap waspada dan aktif melapor ke aparat atau tenaga kesehatan jika melihat adanya perilaku yang berpotensi membahayakan.
Jika Anda atau orang terdekat mengalami krisis psikologis, segera hubungi layanan bantuan:
- Layanan SEJIWA Kemenkes: 119 ext 8IGD
- RSJD Terdekat
- Puskesmas dengan layanan kesehatan jiwa
Penulis : Wagiyono
Editor : Red






