Atasi Darurat Sampah, Pemerintah-Danantara Teken Proyek Listrik Tenaga Sampah di 6 Wilayah Aglomerasi

- Jurnalis

Selasa, 12 Mei 2026 - 20:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_16908288

i

Oplus_16908288

JAKARTA, realitapublik.id — Pemerintah Indonesia resmi mempercepat pembangunan infrastruktur Pengolah Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) melalui penandatanganan kerja sama strategis antara pemerintah daerah dengan Badan Pengelola Investasi (BPI) Daya Anagata Nusantara (Danantara).

 

Proyek ambisius ini menyasar enam wilayah aglomerasi yang masuk dalam kategori “Darurat Sampah” untuk gelombang pertama, termasuk wilayah Semarang Raya di Jawa Tengah. Penandatanganan dilakukan di kantor Kemenko Pangan, Jakarta Pusat, Senin (11/05/2026).

 

Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan (Zulhas), menegaskan bahwa pemilihan lokasi proyek PSEL didasarkan pada kondisi kedaruratan sampah di wilayah tersebut, terutama yang masih menggunakan metode open dumping atau penumpukan terbuka yang sudah kelebihan beban.

Baca Juga :  Sambut Libur Panjang, KAI Daop 4 Semarang Tambah Perjalanan KA Kaligung: Cek Jadwal dan Tarifnya di Sini!

 

 

Enam wilayah aglomerasi tersebut adalah:

Lampung Raya

Serang Raya

Medan Raya

Semarang Raya

Kabupaten Bekasi

Bogor Raya 2

 

“Yang kita bahas hari ini adalah kategori darurat, yang sampahnya sudah menumpuk. Bapak Presiden menekankan bahwa kita tidak mungkin menjadi negara maju jika masalah sampah saja tidak bisa diselesaikan,” tegas Zulhas.

 

Pemerintah menargetkan pembangunan total 25 unit pembangkit listrik tenaga sampah (PLTSa) dalam dua tahun ke depan. Proyek-proyek ini direncanakan mencakup 62 kabupaten/kota dengan volume sampah di atas 1.000 ton per hari.

Baca Juga :  SMK Burhanul Abrar Besuki Buka PPDB 2026/2027: Gratis Biaya Daftar, Seragam, dan Fasilitas Eskul Lengkap

 

Secara linimasa, pemerintah menargetkan proses administrasi tuntas dalam 6 bulan dan pembangunan fisik selama 2 tahun. Diharapkan, pada Mei 2028, seluruh pembangkit tersebut sudah beroperasi penuh.

 

Chief Investment Officer (CIO) BPI Danantara, Pandu Sjahrir, mengungkapkan bahwa megaproyek ini membutuhkan total dana sekitar US$ 5 miliar (setara Rp80 triliun lebih). Untuk satu titik proyek, rata-rata membutuhkan investasi sekitar US$ 150 juta atau hampir Rp2,7 triliun.

 

Pandu menjelaskan bahwa pendanaan tidak sepenuhnya membebani APBN atau APBD, melainkan menggunakan skema Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU).

 

Baca Juga :  Horeee, Memperingati HUT ke-479 Naik BRT Trans Semarang selama 5 Hari Gratis!

“Kami memilih teknologi terbaik melalui proses tender. Saat ini sudah ada lebih dari 100 investor dan mitra yang mendaftar untuk tahap kedua. Kami mencari partner terbaik untuk memastikan proyek ini berkelanjutan,” jelas Pandu Sjahrir.

 

Langkah pemerintah menggenjot PSEL merupakan solusi ganda (double solution): menyelesaikan krisis lahan tempat pembuangan akhir (TPA) sekaligus menghasilkan energi baru terbarukan (EBT).

 

Kehadiran PSEL diharapkan mampu mengurangi ketergantungan Indonesia pada energi fosil seperti batu bara dan solar dalam pembangkitan listrik, sekaligus mengubah wajah tata kelola sampah dari beban lingkungan menjadi aset ekonomi yang berharga.

Penulis : Fery Eka spt

Berita Terkait

Sambut Libur Panjang, KAI Daop 4 Semarang Tambah Perjalanan KA Kaligung: Cek Jadwal dan Tarifnya di Sini!
SMK Burhanul Abrar Besuki Buka PPDB 2026/2027: Gratis Biaya Daftar, Seragam, dan Fasilitas Eskul Lengkap
Horeee, Memperingati HUT ke-479 Naik BRT Trans Semarang selama 5 Hari Gratis!
KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, 13 Perjalanan Kereta Daop 4 Semarang Dialihkan ke Jalur Utara
Transportasi Modern & Murah: Simak Rute, Tarif, dan Jadwal Trans Semarang 2026, Ada Bus Listrik Gratis!
Road Race Mata Panah Cup Race 2+ Kanjuruhan 2024 di Malang, Transformasi Serius Hobi Balap Motor
Video Kelemahan dan Kelebihan All New Terios
Belum Pakai CVT, Apa yang Ditakuti Daihatsu Indonesia?
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 12 Mei 2026 - 20:53 WIB

Sambut Libur Panjang, KAI Daop 4 Semarang Tambah Perjalanan KA Kaligung: Cek Jadwal dan Tarifnya di Sini!

Selasa, 12 Mei 2026 - 20:43 WIB

Atasi Darurat Sampah, Pemerintah-Danantara Teken Proyek Listrik Tenaga Sampah di 6 Wilayah Aglomerasi

Selasa, 5 Mei 2026 - 14:56 WIB

SMK Burhanul Abrar Besuki Buka PPDB 2026/2027: Gratis Biaya Daftar, Seragam, dan Fasilitas Eskul Lengkap

Rabu, 29 April 2026 - 20:18 WIB

Horeee, Memperingati HUT ke-479 Naik BRT Trans Semarang selama 5 Hari Gratis!

Rabu, 8 April 2026 - 09:59 WIB

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, 13 Perjalanan Kereta Daop 4 Semarang Dialihkan ke Jalur Utara

Minggu, 29 Maret 2026 - 13:58 WIB

Transportasi Modern & Murah: Simak Rute, Tarif, dan Jadwal Trans Semarang 2026, Ada Bus Listrik Gratis!

Kamis, 29 Februari 2024 - 03:45 WIB

Road Race Mata Panah Cup Race 2+ Kanjuruhan 2024 di Malang, Transformasi Serius Hobi Balap Motor

Selasa, 20 Februari 2018 - 00:34 WIB

Video Kelemahan dan Kelebihan All New Terios

Berita Terbaru