TULANG BAWANG BARAT (Realitapublik.id) – Dewan Pimpinan Daerah Juru Sembelih Halal (DPD Juleha) Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) berkolaborasi dengan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Juleha Provinsi Lampung bersiap menggelar Pelatihan Juru Sembelih Halal Batch 5. Agenda strategis ini rencananya akan dilaksanakan pada Sabtu, 23 Mei 2026 mendatang, bertempat di Kantor Tiyuh Karta, Kecamatan Tulang Bawang Udik.
Pelatihan berkala ini merupakan hasil sinergi lintas sektor antara DPD Juleha Tubaba yang dipimpin oleh dr. Wiwid Didik Anggara, DPW Juleha Provinsi Lampung di bawah komando Saluddin, S.H., M.Si., bersama Pemerintah Kecamatan Tulang Bawang Udik dan Majelis Ulama Indonesia (MUI) setempat.
Ketua Panitia Pelaksana, Siswanto, mengungkapkan bahwa antusiasme masyarakat untuk mengikuti pelatihan ini sangat tinggi. Berdasarkan data panitia, proses pendaftaran akan resmi ditutup pada hari ini, Selasa (19/5/2026).
“Hingga saat ini, tercatat sudah ada 141 peserta yang mendaftarkan diri, dan jumlah ini diprediksi masih akan terus bertambah hingga penutupan nanti malam. Menariknya, pelatihan kelima ini mendapatkan subsidi penuh dari Pemerintah Kecamatan dan MUI Tulang Bawang Udik, sehingga biaya pendaftaran yang semula Rp400 ribu dipotong setengahnya menjadi hanya Rp200 ribu saja per peserta,” jelas Siswanto bersemangat.
Dukungan penuh juga mengalir dari Camat Tulang Bawang Udik, Ashari. Ia menyatakan sangat mengapresiasi gerakan edukasi ini demi memastikan hewan konsumsi masyarakat disembelih dengan cara yang syar’i dan higienis.
Tak tanggung-tanggung, acara ini rencananya akan dibuka langsung oleh Bupati/Wakil Bupati Tubaba serta dihadiri oleh sejumlah pemangku kebijakan penting, di antaranya:
Jajaran Anggota DPRD Kabupaten Tubaba
Kepala Balai Satgas Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Provinsi Lampung
Ketua DPW Juleha Provinsi Lampung dan Ketua DPD Juleha Tubaba
Pengurus MUI Kabupaten Tubaba dan MUI Kecamatan Tulang Bawang Udik
Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakkeswan) Kabupaten Tubaba
Praktik Langsung Sapi dan Unggas Menuju Regulasi WHO
Guna memastikan para peserta memiliki keahlian yang matang di lapangan, materi pelatihan tidak hanya terpaku pada teori fiqih penyembelihan semata, melainkan juga dibarengi dengan metode praktik langsung (live action) menyembelih hewan unggas hingga sapi.
Sementara itu, Ketua DPD Juleha Tubaba, dr. Wiwid Didik Anggara, menaruh harapan besar agar Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat terus memberikan dukungan jangka panjang bagi program-program edukasi semacam ini. Menurutnya, edukasi penyembelihan halal tidak boleh musiman.
“Harapan kami ke depan, Pemerintah Kabupaten Tubaba bisa memfasilitasi pelatihan Juleha dengan skala dan jumlah peserta yang jauh lebih besar. Gerakan ini tidak boleh hanya digelar saat menyambut bulan Dzulhijjah (Idul Adha) saja, melainkan harus rutin di waktu-waktu lain,” tegas dr. Wiwid.
Langkah masif ini, tambah dr. Wiwid, dinilai sangat selaras dengan program prioritas kepala daerah yakni “Tubaba Berkurban”. Selain itu, gerakan ini menjadi langkah akselerasi daerah dalam menyambut regulasi berskala nasional, yakni implementasi Wajib Halal Oktober (WHO) yang dicanangkan oleh pemerintah pusat. (*)
Penulis : Rody Sandra






