MANOKWARI, realitapublik.id — Pangdam XVIII/Kasuari, Mayjen TNI Christian Kurnianto Tehuteru, secara resmi membuka Pelatihan Pejabat Perbendaharaan Satker dan Subsatker jajaran Kodam XVIII/Kasuari di Aula Makodam, Senin (4/5/2026). Kegiatan ini digelar sebagai langkah strategis memperkuat profesionalisme dan akuntabilitas pengelolaan keuangan negara di lingkungan TNI AD.
Dalam sambutannya, Pangdam menegaskan bahwa di tengah dinamika regulasi dan percepatan digitalisasi, setiap personel perbendaharaan wajib menjunjung tinggi transparansi. Ia meminta para pejabat keuangan untuk adaptif terhadap pembaruan aplikasi guna meminimalisir kendala administrasi.
“Profesionalisme bukan hanya soal teknis, tapi juga ketaatan pada aturan. Personel harus siap mengantisipasi setiap perubahan sistem secara tepat agar tata kelola keuangan kita tetap modern dan terpercaya,” tegas Mayjen TNI Christian Kurnianto Tehuteru.
Pelatihan ini menjadi istimewa dengan kehadiran Kepala KPPN Wilayah Manokwari, Arif Rahman Hakim. Sinergi ini diharapkan mampu menyelaraskan persepsi antara satuan kerja (satker) dengan regulator keuangan di wilayah Papua Barat.
Selama pelatihan, para peserta mendapatkan pembekalan intensif mengenai pemanfaatan teknologi dan sistem pelaporan keuangan terbaru, yang meliputi:
- Optimalisasi Aplikasi SAKTI dan SAKTI SPP untuk efisiensi transaksi.
- Penggunaan Platform MyIntress dalam pemantauan realisasi anggaran.
- Prosedur Pelaporan Hibah baik dalam bentuk uang maupun barang.
- Mekanisme Pertanggungjawaban Keuangan (Wabku) yang akurat dan tepat waktu
Pangdam mengingatkan agar seluruh peserta mengikuti materi dengan serius dan disiplin. Ia berharap pengetahuan yang didapat tidak hanya menjadi teori, tetapi langsung diimplementasikan dalam tugas sehari-hari guna mewujudkan tertib administrasi di jajaran Kodam XVIII/Kasuari.
Turut hadir dalam pembukaan tersebut para Pejabat Utama (PJU) Kodam XVIII/Kasuari serta seluruh personel perbendaharaan dari satuan jajaran. (*)
Penulis : Red






