Sebut Blackout Berulang Kejahatan Kemanusiaan, Re-LUN Desak Presiden Pecat Dirut PLN

- Jurnalis

Sabtu, 23 Mei 2026 - 06:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_16908288

i

Oplus_16908288

JAKARTA (Realitapublik.id) — Insiden pemadaman listrik secara total (blackout) berskala masif yang melanda sejumlah wilayah di Indonesia pada Jumat malam (22/5/2026) sejak pukul 18.44 WIB terus meluas. Krisis energi kelistrikan ini dilaporkan tidak hanya melumpuhkan Pulau Sumatera dari Aceh hingga Lampung, melainkan juga merembet ke sebagian wilayah Jawa Timur hingga Sulawesi Tengah.

 

Menanggapi krisis tersebut, Koordinator Nasional Relawan Listrik Untuk Negeri (Re-LUN) yang juga menjabat sebagai Ketua Umum PP Ikatan Wartawan Online (IWO), Teuku Yudhistira, melayangkan kritik tajam. Ia menilai insiden blackout seolah-olah telah menjadi “budaya buruk” yang terus dipertontonkan oleh manajemen PT PLN (Persero) sejak tahun 2024.

 

“Faktanya, untuk di Pulau Sumatera saja insiden kelumpuhan total ini sudah berulang kali terjadi. Catatan kami, sudah lebih dari tiga kali blackout terjadi tanpa ada solusi permanen,” tegas Yudhistira saat dihubungi melalui sambungan telepon, Jumat malam.

 

Selain Sumatera, Yudhistira membeberkan bahwa pada bulan lalu, DKI Jakarta yang merupakan jantung Nusantara juga tercatat dua kali mengalami gangguan serupa, disusul oleh wilayah Pulau Bali.

Baca Juga :  Aroma Amis Rekayasa BAP Kasus Narkoba tembakau sintetis Pekalongan: Terdakwa Mengaku Ditawari Rp50 Juta untuk "Pasang Badan"

 

“Anehnya, manajemen PLN tidak pernah jujur membuka secara transparan kepada publik mengenai apa akar penyebab peristiwa ini terus berulang,” kecamnya.

 

Dampak sistemik dari matinya aliran listrik ini dinilai telah melumpuhkan total urat nadi perekonomian dan aktivitas harian masyarakat.

 

“Jika dikaji secara mendalam, kelumpuhan massal ini sudah masuk bagian dari kejahatan kemanusiaan, sekaligus potret nyata kegagalan manajemen PLN dalam mengelola amanah rakyat. Oleh karena itu, Presiden harus segera mengambil langkah tegas memecat Dirut PLN Darmawan Prasodjo yang sudah menjabat hampir 6 tahun,” cetus Yudhis.

 

Tidak berhenti di situ, Re-LUN juga mendesak Korps Bhayangkara dan Kejaksaan Agung untuk segera melakukan penyelidikan serta mengamankan pucuk pimpinan PLN tersebut guna mengusut tuntas motif di balik kelalaian operasional ini.

 

“Kami meminta Polri dan Kejagung turun tangan untuk memeriksa Dirut PLN. Ini adalah kejadian luar biasa (extraordinary event) yang mengancam ketahanan nasional, sehingga harus diusut secara hukum sampai tuntas,” imbuhnya.

Baca Juga :  Resmi Diserahkan, Proyek Peningkatan RSUD Talang Ubi PALI Segera Dimulai

 

Yudhistira juga mengaitkan insiden ini dengan dokumen internal PLN yang sempat bocor ke publik beberapa hari lalu mengenai kondisi keuangan perusahaan yang sedang kritis.

 

“Saya meyakini bocornya narasi itu benar adanya. PLN diduga tengah didera kerugian hingga Rp4,3 triliun akibat lonjakan nilai tukar dolar terhadap rupiah serta utang yang terus menggunung. Akibatnya, wacana pemadaman bergilir kini menjadi kenyataan pahit yang harus ditanggung rakyat,” pungkas Yudhis.

 

Berdasarkan data teknis lapangan yang beredar luas, berikut adalah rincian wilayah yang terdampak krisis kelistrikan tersebut:

 

Sumatera Utara: Meliputi seluruh wilayah Medan, Deli Serdang, Binjai, Tebing Tinggi, Langkat, Karo, Simalungun, Pematang Siantar, Asahan, Labuhan Batu, Mandailing Natal, Tapanuli Selatan/Tengah/Utara, Sibolga, hingga Kepulauan Nias.

 

Sumatera Barat: Meliputi Padang, Bukittinggi, Payakumbuh, Pariaman, Agam, Tanah Datar, Pasaman, dan sebagian Pesisir Selatan.

 

Riau & Kepri: Pekanbaru, Kampar, Bangkinang, Siak, Rokan Hulu, Rokan Hilir, sebagian Dumai, serta wilayah Batam, Tanjung Pinang, dan sebagian Bintan.

Baca Juga :  Situbondo Dilanda Rentetan Bencana, Rumah Ambruk, Rob hingga Pohon Tumbang

Jambi: Kota Jambi, Muaro Jambi, Bungo, Kerinci, Sarolangun, dan Merangin.

 

Sumatera Selatan & Bengkulu: Palembang, Ogan Ilir, Muara Enim, Lahat, Prabumulih, sebagian Banyuasin, Kota Bengkulu, Seluma, Kepahiang, dan Rejang Lebong.

 

Lampung & Aceh: Bandar Lampung, Metro, Pesawaran, Tulang Bawang, Way Kanan, serta wilayah Aceh Tengah dan Bener Meriah.

 

Jawa & Sulawesi: Menjalar hingga ke kawasan industri Gresik (Jawa Timur) dan Toli-Toli Utara (Sulawesi Tengah).

 

Indikasi awal penyebab kelumpuhan ini diketahui akibat adanya gangguan besar (trip) pada jalur sistem kabel Transmisi 275kV ruas Sungai Rumbai hingga Muara Bungo (Jambi), yang kemudian memicu efek domino (cascade) ke seluruh jaringan interkoneksi kelistrikan.

 

Hingga berita ini diturunkan, pihak Direksi PT PLN (Persero) Pusat maupun Kementerian BUMN belum mengeluarkan rilis resmi terkait persentase pemulihan (recovery) gardu induk serta jawaban atas desakan mundur yang dilayangkan oleh Re-LUN. (*)

Penulis : Rody Sandra

Berita Terkait

LSM HARIMAU Bakal Bangun RS Harapan Rakyat Indonesia Maju di Banjarnegara, Fokus Pelayanan Masyarakat Kecil
Abaikan Palang Pintu, Seorang Warga Batang Tewas Tertemper Kereta Api Kamandaka
Tulus Majukan Tiyuh Marga Asri, Susilo Widodo Mantap Mantapkan Diri Maju Pilkati
Polres Pekalongan Kota Ungkap Motif Penusukan Maut di Kuripan Kertoharjo, Pelaku Terancam 5 Tahun Penjara
23 PCNU Jawa Tengah Usung Gus Yusuf Maju Calon Ketum PBNU di Muktamar ke-35
Haul Masyayikh Nusantara di Situbondo: Dihadiri Ulama Nasional Hingga Jemaah Malaysia
Menteri Agama RI Resmikan STAI Aisyah binti Abu Bakar, Kampus Khusus Muslimah Berstandar Global
Silaturahmi Tokoh Budaya Pasuruan: Perkuat Persatuan dan Dorong Pelestarian Kearifan Lokal
Berita ini 34 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 18:06 WIB

LSM HARIMAU Bakal Bangun RS Harapan Rakyat Indonesia Maju di Banjarnegara, Fokus Pelayanan Masyarakat Kecil

Senin, 20 Juli 2026 - 17:27 WIB

Abaikan Palang Pintu, Seorang Warga Batang Tewas Tertemper Kereta Api Kamandaka

Senin, 20 Juli 2026 - 16:47 WIB

Tulus Majukan Tiyuh Marga Asri, Susilo Widodo Mantap Mantapkan Diri Maju Pilkati

Senin, 20 Juli 2026 - 16:38 WIB

Polres Pekalongan Kota Ungkap Motif Penusukan Maut di Kuripan Kertoharjo, Pelaku Terancam 5 Tahun Penjara

Senin, 20 Juli 2026 - 11:05 WIB

23 PCNU Jawa Tengah Usung Gus Yusuf Maju Calon Ketum PBNU di Muktamar ke-35

Minggu, 19 Juli 2026 - 21:20 WIB

Haul Masyayikh Nusantara di Situbondo: Dihadiri Ulama Nasional Hingga Jemaah Malaysia

Minggu, 19 Juli 2026 - 11:58 WIB

Menteri Agama RI Resmikan STAI Aisyah binti Abu Bakar, Kampus Khusus Muslimah Berstandar Global

Minggu, 19 Juli 2026 - 11:31 WIB

Silaturahmi Tokoh Budaya Pasuruan: Perkuat Persatuan dan Dorong Pelestarian Kearifan Lokal

Berita Terbaru