Disela Agenda Kerja, Menteri PKP Maruarar Sirait Blusukan dan Nikmati Kuliner di Festival Malang Djadoel 3

- Jurnalis

Sabtu, 4 Juli 2026 - 17:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_16908288

i

Oplus_16908288

MALANG, realitapublik.id – Suasana malam di Taman Krida Budaya Jawa Timur (TKBJT), Kota Malang, mendadak riuh dan tambah semakin semarak pada Jumat (3/7/2026). Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Republik Indonesia, Maruarar Sirait, tampak hadir di tengah-tengah ribuan pengunjung untuk menikmati eksotisme Festival Malang Djadoel 3.

 

Kehadiran orang nomor satu di Kementerian PKP ini menjadi agenda tambahan (impromptu) yang menyegarkan, usai dirinya merampungkan serangkaian agenda kunjungan kerja yang padat di wilayah Malang Raya sejak pagi hari.

 

Sebelum bertolak ke lokasi festival, Menteri PKP bersama rombongan fokus pada agenda utama kedinasannya. Maruarar meninjau langsung realisasi program bantuan renovasi rumah tidak layak huni (RTLH) bagi masyarakat berpenghasilan rendah, sekaligus menghadiri sosialisasi akselerasi Kredit Usaha Rakyat (KUR) di Kota Malang.

 

Wakil Wali Kota Malang, Ali Muthohirin, mengonfirmasi bahwa kunjungan ke Festival Malang Djadoel 3 ini murni merupakan keputusan spontan sang Menteri setelah mendengar dinamika ekonomi kreatif lokal yang sedang menggeliat di Kota Malang.

Baca Juga :  Heboh! Kuitansi Seragam Rp970 Ribu di Batang, Disdikbud Tegaskan Hanya Difasilitasi Lewat Koperasi

“Agenda utama beliau sebenarnya adalah melihat langsung rumah-rumah warga yang mendapatkan intervensi bantuan renovasi dari pemerintah pusat, disusul sosialisasi KUR. Namun, setelah kami informasikan ada gelaran budaya dan pasar rakyat Malang Djadoel, beliau langsung tertarik untuk melihat langsung geliat UMKM kita,” ujar Ali Muthohirin saat mendampingi menteri.

 

Memasuki area Taman Krida Budaya, Maruarar Sirait yang dikenal dengan gaya komunikasinya yang egaliter, langsung ikut membaur dengan masyarakat.

Ia menyusuri lorong-lorong stan yang menjajakan barang antik, kerajinan tangan, hingga kuliner tempo dulu.

Uniknya, meski dalam suasana santai dan informal, komitmen kerja tidak ditanggalkan begitu saja. Sembari berjalan dan menyapa pedagang, Maruarar memanfaatkan momen tersebut untuk berdiskusi strategis namun santai dengan jajaran Pemerintah Kota Malang mengenai penataan kawasan permukiman.

Salah satu poin penting yang mencuat adalah koordinasi mengenai perluasan cakupan bantuan renovasi rumah di Kota Malang.

Baca Juga :  Kabar Gembira! PIP 2026 Segera Cair, Simak Jadwal, Penerima, dan Besaran Dana untuk SD hingga SMA

Fokus Diskusi: Validasi dan penambahan data rumah tidak layak huni.

Data Riil: Saat ini, Pemkot Malang tengah mematangkan pendataan terhadap sekitar 927 rumah yang diusulkan untuk mendapat bantuan stimulan dari Kementerian PKP.

“Diskusinya sangat mengalir dan ringan, tetapi substansinya kena. Kami membahas tambahan data rumah-rumah warga yang mendesak dan memungkinkan untuk diintervensi oleh kementerian. Saat ini sudah ada sekitar 927 rumah yang masuk dalam radar pendataan kami,” tambah Ali Muthohirin.

 

Acara festival semakin hangat ketika Menteri PKP memilih rehat sejenak di salah satu stan kuliner tradisional. Di tengah udara malam Kota Malang yang sejuk, Maruarar tampak menikmati semangkuk wedang ronde hangat, kuliner legendaris yang menjadi buruan para pengunjung.

Kehadiran pejabat negara yang tanpa sekat ini sontak menarik perhatian masyarakat. Banyak dari mereka yang memanfaatkan momen tersebut untuk berswafoto (selfie) atau sekadar bersalaman. Rombongan kementerian terpantau menikmati atmosfer festival tersebut selama lebih dari satu jam.

Baca Juga :  Terpeleset ke Palung Saat Memancing, Warga Banyuwangi Hilang Terseret Arus di Pantai Bama Situbondo

 

Festival Malang Djadoel 3 sendiri merupakan ruang pameran berkala yang digelar selama lima hari berturut-turut. Festival ini didesain bukan sekadar sebagai ajang nostalgia, melainkan sebagai mesin penggerak ekonomi bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) lokal.

 

Selain menyajikan kuliner jadul dan barang-barang memorabilia masa lalu, festival ini juga menjadi panggung akbar pelestarian seni budaya Nusantara. Pengunjung disuguhi berbagai performa seni yang silih berganti, mulai dari:

Kesenian Lokal & Tradisional: Reog, Bantengan, Jaranan, Rampak Barong, Barongsai, hingga Tari Topeng Malangan yang legendaris.

Eksplorasi Edukasi: Wayang Suket, permainan tradisional anak-anak yang mulai langka, hingga pertunjukan ketangkasan.

Hiburan Nostalgia: Orkes jadul, lantunan tembang kenangan, live band, hingga pemutaran film klasik lewat layar tancap.

Kunjungan Menteri PKP ini menjadi sinyal positif bahwa sinergi antara pembangunan infrastruktur dasar (seperti perumahan rakyat) dan penguatan ekonomi kreatif berbasis budaya, dapat berjalan beriringan demi kesejahteraan masyarakat daerah.

Penulis : Bil

Berita Terkait

LSM HARIMAU Bakal Bangun RS Harapan Rakyat Indonesia Maju di Banjarnegara, Fokus Pelayanan Masyarakat Kecil
Abaikan Palang Pintu, Seorang Warga Batang Tewas Tertemper Kereta Api Kamandaka
Tulus Majukan Tiyuh Marga Asri, Susilo Widodo Mantap Mantapkan Diri Maju Pilkati
Polres Pekalongan Kota Ungkap Motif Penusukan Maut di Kuripan Kertoharjo, Pelaku Terancam 5 Tahun Penjara
23 PCNU Jawa Tengah Usung Gus Yusuf Maju Calon Ketum PBNU di Muktamar ke-35
Haul Masyayikh Nusantara di Situbondo: Dihadiri Ulama Nasional Hingga Jemaah Malaysia
Menteri Agama RI Resmikan STAI Aisyah binti Abu Bakar, Kampus Khusus Muslimah Berstandar Global
Silaturahmi Tokoh Budaya Pasuruan: Perkuat Persatuan dan Dorong Pelestarian Kearifan Lokal
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 18:06 WIB

LSM HARIMAU Bakal Bangun RS Harapan Rakyat Indonesia Maju di Banjarnegara, Fokus Pelayanan Masyarakat Kecil

Senin, 20 Juli 2026 - 17:27 WIB

Abaikan Palang Pintu, Seorang Warga Batang Tewas Tertemper Kereta Api Kamandaka

Senin, 20 Juli 2026 - 16:47 WIB

Tulus Majukan Tiyuh Marga Asri, Susilo Widodo Mantap Mantapkan Diri Maju Pilkati

Senin, 20 Juli 2026 - 16:38 WIB

Polres Pekalongan Kota Ungkap Motif Penusukan Maut di Kuripan Kertoharjo, Pelaku Terancam 5 Tahun Penjara

Senin, 20 Juli 2026 - 11:05 WIB

23 PCNU Jawa Tengah Usung Gus Yusuf Maju Calon Ketum PBNU di Muktamar ke-35

Minggu, 19 Juli 2026 - 21:20 WIB

Haul Masyayikh Nusantara di Situbondo: Dihadiri Ulama Nasional Hingga Jemaah Malaysia

Minggu, 19 Juli 2026 - 11:58 WIB

Menteri Agama RI Resmikan STAI Aisyah binti Abu Bakar, Kampus Khusus Muslimah Berstandar Global

Minggu, 19 Juli 2026 - 11:31 WIB

Silaturahmi Tokoh Budaya Pasuruan: Perkuat Persatuan dan Dorong Pelestarian Kearifan Lokal

Berita Terbaru