Kalahkan 3 Daerah, Kota Semarang Sabet Penghargaan Kota Terandal di PAPTI Award 2026

- Jurnalis

Jumat, 17 Juli 2026 - 08:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_16908288

i

Oplus_16908288

SEMARANG, realitapublik.id — Pemerintah Kota Semarang menorehkan prestasi gemilang dengan menyabet penghargaan sebagai “Kota Terandal” dalam ajang bergengsi PAPTI Award 2026. Kota Lumpia ini sukses meraih peringkat tertinggi setelah menyisihkan tiga nominator daerah lainnya.

 

Pemberian penghargaan ini merupakan bentuk pengakuan atas komitmen kuat Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang dalam mewujudkan tata kelola bangunan gedung yang aman, andal, dan berorientasi pada keselamatan masyarakat secara berkelanjutan.

 

Prosesi serah terima penghargaan berlangsung khidmat dalam sesi Welcome Dinner dan Penganugerahan Perkumpulan Ahli Pengkaji Teknis Indonesia (PAPTI) Award di Paragon PO Hotel Semarang, pada Selasa malam (14/7/2026). Dalam ajang nasional tersebut, Kota Semarang berhasil mengungguli Kota Malang, Kota Tangerang, dan Kabupaten Jember yang juga masuk dalam nominasi.

 

Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti menyampaikan apresiasi mendalam atas kepercayaan nasional yang disematkan kepada Kota Semarang. Menurutnya, dipercaya menjadi tuan rumah sekaligus meraih penghargaan utama merupakan kehormatan besar bagi daerah yang dipimpinnya.

Baca Juga :  Diawasi Mabesad, Seleksi Tamtama Kodam XVIII/Kasuari Dipastikan Transparan dan Bersih

 

“Ini merupakan sebuah kehormatan bagi Pemerintah Kota Semarang menjadi tuan rumah Welcome Dinner PAPTI Award Tahun 2026. Kami mengucapkan selamat datang kepada seluruh peserta dari berbagai penjuru tanah air. Kehadiran Bapak dan Ibu sekalian membawa energi positif sekaligus memperkuat semangat kolaborasi demi membangun Indonesia yang semakin aman, tertib, dan berkualitas,” ujarnya.

 

Lebih lanjut, ia menilai penyelenggaraan kegiatan berskala nasional ini memberikan dampak ekonomi (multiplier effect) yang signifikan bagi sektor riil di Kota Semarang. Kehadiran ratusan peserta dari luar daerah secara langsung menggairahkan aktivitas industri perhotelan, kuliner, pariwisata, hingga pelaku usaha jasa lokal.

Baca Juga :  Bangunan Sudah Berdiri, Amdal Baru Disusun: Ketua PWI Tubaba Kritik Keras Proyek RSUD Rp130 Miliar

 

Langkah ini sejalan dengan arah pengembangan Kota Semarang sebagai pusat perdagangan dan jasa yang terus diakselerasi melalui sektor MICE (Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition). Strategi ini dinilai jitu untuk mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang nantinya dialokasikan kembali untuk pembangunan masyarakat.

 

“Sebagai kota yang mengandalkan sektor perdagangan dan jasa, kami sangat berharap agenda nasional seperti ini memberikan dampak konkret bagi warga melalui PAD dari sektor pajak hotel dan restoran. Dari sinilah modal pembangunan kota ini berasal, yang pada akhirnya kami kembalikan demi kesejahteraan masyarakat Kota Semarang,” jelasnya.

 

Selain fokus mendorong pertumbuhan ekonomi, Pemkot Semarang juga terus memperkuat pembangunan infrastruktur terintegrasi guna menghadapi berbagai tantangan lingkungan khas pesisir, seperti penanganan banjir, rob, hingga mitigasi dampak perubahan iklim global.

Baca Juga :  Kericuhan Warnai Pembersihan Lahan Jalan Perbatasan di Tamansari Bogor 

 

Di akhir penjelasannya, Wali Kota menegaskan bahwa penghargaan Kota Terandal 2026 ini merupakan bukti konkret sinergi antara pemerintah dengan para ahli teknis. Keberadaan tenaga ahli pengkaji teknis dinilai sebagai elemen krusial untuk memastikan tata kelola pembangunan yang profesional, aman, dan akuntabel.

 

“Keberadaan para ahli pengkaji teknis bukan sekadar pelengkap persyaratan administratif semata, melainkan mitra strategis pemerintah daerah dalam mewujudkan kelaikan fungsi bangunan gedung. Tentu saja, prioritas utama dari semua ikhtiar ini adalah menjamin keselamatan warga,” pungkasnya.

 

Melalui capaian prestisius ini, Kota Semarang diharapkan terus konsisten menelurkan inovasi, meningkatkan mutu pelayanan publik, serta menjadi barometer pembangunan kota yang tangguh dan aman di tingkat nasional. (*)

Penulis : Fery Eka spt

Berita Terkait

Suarakan Transparansi, LSM PEJUANG 24 dan FORLINDO JAYA Gelar Aksi Damai 404 di Kajen
Akhir Pelarian W, Terduga Pelaku Kasus Anak di PALI yang Buron Hampir Setahun
Rupiah Menguat Pagi Ini, Tekan Dolar AS ke Level Rp17.900
Menebar Kebaikan di Hari Jumat, Korlip Lampung Realitapublik.id Santuni Anak Yatim di Bandar Abung
Perkuat Tata Kelola Daerah, Lemhannas RI Gembleng 25 Kepala Daerah di Jakarta hingga Singapura
Aroma Amis Rekayasa BAP Kasus Narkoba tembakau sintetis Pekalongan: Terdakwa Mengaku Ditawari Rp50 Juta untuk “Pasang Badan”
Bongkar Skandal BAP di Persidangan, Terdakwa Kasus Narkoba Sintetis Pekalongan Mengaku Diiming-imingi Rp50 Juta
Siasat TMI Pekalongan Hadapi Keterbatasan Lahan: Sukses Inisiasi Program Peternakan Domba Perkotaan
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 21:34 WIB

Suarakan Transparansi, LSM PEJUANG 24 dan FORLINDO JAYA Gelar Aksi Damai 404 di Kajen

Jumat, 17 Juli 2026 - 20:06 WIB

Akhir Pelarian W, Terduga Pelaku Kasus Anak di PALI yang Buron Hampir Setahun

Jumat, 17 Juli 2026 - 15:45 WIB

Rupiah Menguat Pagi Ini, Tekan Dolar AS ke Level Rp17.900

Jumat, 17 Juli 2026 - 15:34 WIB

Menebar Kebaikan di Hari Jumat, Korlip Lampung Realitapublik.id Santuni Anak Yatim di Bandar Abung

Jumat, 17 Juli 2026 - 08:46 WIB

Perkuat Tata Kelola Daerah, Lemhannas RI Gembleng 25 Kepala Daerah di Jakarta hingga Singapura

Jumat, 17 Juli 2026 - 08:40 WIB

Aroma Amis Rekayasa BAP Kasus Narkoba tembakau sintetis Pekalongan: Terdakwa Mengaku Ditawari Rp50 Juta untuk “Pasang Badan”

Jumat, 17 Juli 2026 - 08:34 WIB

Bongkar Skandal BAP di Persidangan, Terdakwa Kasus Narkoba Sintetis Pekalongan Mengaku Diiming-imingi Rp50 Juta

Jumat, 17 Juli 2026 - 08:28 WIB

Siasat TMI Pekalongan Hadapi Keterbatasan Lahan: Sukses Inisiasi Program Peternakan Domba Perkotaan

Berita Terbaru

Oplus_16908288

Berita

Rupiah Menguat Pagi Ini, Tekan Dolar AS ke Level Rp17.900

Jumat, 17 Jul 2026 - 15:45 WIB