Siasat TMI Pekalongan Hadapi Keterbatasan Lahan: Sukses Inisiasi Program Peternakan Domba Perkotaan

- Jurnalis

Jumat, 17 Juli 2026 - 08:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_16908288

i

Oplus_16908288

realitapublik.id PEKALONGAN, 16 Juli 2026 – Dewan Pengurus Daerah Tani Merdeka Indonesia (DPD TMI) Kota Pekalongan mencatatkan pencapaian penting dalam upaya penguatan ketahanan pangan lokal. Program peternakan domba yang diinisiasi oleh organisasi tersebut mulai menunjukkan hasil nyata dengan lahirnya anak domba pertama dalam kondisi sehat dan kuat di unit peternakan binaan mereka.

Kelahiran ini menjadi simbol keberhasilan sekaligus validasi atas program yang digagas di bawah kepemimpinan Ketua DPD TMI Kota Pekalongan, Mungki Retnosari, S.E. Program ini dirancang khusus sebagai solusi taktis dan aplikatif dalam menyiasati minimnya lahan pertanian di wilayah urban, dengan mengalihkan fokus pada optimalisasi sektor peternakan berbasis komunitas.

Baca Juga :  Gelar Muscam Way Kenanga, DPD II Golkar Tubaba Targetkan Kemenangan Besar pada Pemilu Mendatang

“Kelahiran ini bukanlah sebuah kebetulan, melainkan buah dari konsistensi. Ini adalah hasil dari standardisasi perawatan harian yang disiplin, mulai dari pemenuhan pakan bernutrisi tinggi hingga pemantauan kesehatan yang ketat,” ujar perwakilan tim pengelola peternakan.

Merespons capaian positif ini, Ketua DPD TMI Kota Pekalongan, Mungki Retnosari, S.E., menyampaikan rasa syukur sekaligus apresiasi mendalam kepada seluruh pihak yang terlibat.

“Alhamdulillah, kelahiran ini merupakan berkah sekaligus dorongan moral yang luar biasa bagi seluruh pengurus dan peternak binaan kami di lapangan,” ungkap Mungki.

Baca Juga :  Jaga Kebersihan Lingkungan, Warga dan Pemerintah Kecamatan Tulang Bawang Tengah Gelar Kerja Bakti Bersama

Secara khusus, Mungki juga menyampaikan terima kasih atas supervisi dari tingkat pusat.

“Kami menghaturkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Ketua Umum DPP Tani Merdeka Indonesia, Bapak Don Muzakir, atas kepercayaan, arahan strategis, serta dukungan konkret yang terus mengalir ke daerah. Dukungan beliau adalah motor penggerak bagi kami untuk terus menghadirkan kerja nyata di tingkat tapak,” imbuhnya.

Langkah DPD TMI Kota Pekalongan tidak berhenti di sini. Di tengah keterbatasan ruang perkotaan, organisasi ini berkomitmen penuh untuk terus melakukan eskalasi program agar memiliki dampak ekonomi yang lebih luas.

Baca Juga :  Bangunan Sudah Berdiri, Amdal Baru Disusun: Ketua PWI Tubaba Kritik Keras Proyek RSUD Rp130 Miliar

“Ke depan, fokus kami adalah meningkatkan kualitas manajemen pemeliharaan menuju arah yang lebih modern dan mandiri. Target jangka panjang kami adalah menjadikan unit ini sebagai pilar ketahanan pangan yang mampu memberikan kontribusi gizi sekaligus dampak ekonomi langsung bagi masyarakat Kota Pekalongan,” pungkas Mungki optimis.

Dengan keberhasilan awal ini, DPD TMI Kota Pekalongan optimistis bahwa model integrasi peternakan domba di lahan terbatas ini dapat menjadi role model (percontohan) baru bagi kota-kota lain dalam membangun kemandirian pangan berbasis komunitas.

Penulis : Wildan Purna Irawan

Berita Terkait

Suarakan Transparansi, LSM PEJUANG 24 dan FORLINDO JAYA Gelar Aksi Damai 404 di Kajen
Akhir Pelarian W, Terduga Pelaku Kasus Anak di PALI yang Buron Hampir Setahun
Rupiah Menguat Pagi Ini, Tekan Dolar AS ke Level Rp17.900
Menebar Kebaikan di Hari Jumat, Korlip Lampung Realitapublik.id Santuni Anak Yatim di Bandar Abung
Perkuat Tata Kelola Daerah, Lemhannas RI Gembleng 25 Kepala Daerah di Jakarta hingga Singapura
Aroma Amis Rekayasa BAP Kasus Narkoba tembakau sintetis Pekalongan: Terdakwa Mengaku Ditawari Rp50 Juta untuk “Pasang Badan”
Bongkar Skandal BAP di Persidangan, Terdakwa Kasus Narkoba Sintetis Pekalongan Mengaku Diiming-imingi Rp50 Juta
Kalahkan 3 Daerah, Kota Semarang Sabet Penghargaan Kota Terandal di PAPTI Award 2026
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 21:34 WIB

Suarakan Transparansi, LSM PEJUANG 24 dan FORLINDO JAYA Gelar Aksi Damai 404 di Kajen

Jumat, 17 Juli 2026 - 20:06 WIB

Akhir Pelarian W, Terduga Pelaku Kasus Anak di PALI yang Buron Hampir Setahun

Jumat, 17 Juli 2026 - 15:45 WIB

Rupiah Menguat Pagi Ini, Tekan Dolar AS ke Level Rp17.900

Jumat, 17 Juli 2026 - 15:34 WIB

Menebar Kebaikan di Hari Jumat, Korlip Lampung Realitapublik.id Santuni Anak Yatim di Bandar Abung

Jumat, 17 Juli 2026 - 08:46 WIB

Perkuat Tata Kelola Daerah, Lemhannas RI Gembleng 25 Kepala Daerah di Jakarta hingga Singapura

Jumat, 17 Juli 2026 - 08:40 WIB

Aroma Amis Rekayasa BAP Kasus Narkoba tembakau sintetis Pekalongan: Terdakwa Mengaku Ditawari Rp50 Juta untuk “Pasang Badan”

Jumat, 17 Juli 2026 - 08:34 WIB

Bongkar Skandal BAP di Persidangan, Terdakwa Kasus Narkoba Sintetis Pekalongan Mengaku Diiming-imingi Rp50 Juta

Jumat, 17 Juli 2026 - 08:28 WIB

Siasat TMI Pekalongan Hadapi Keterbatasan Lahan: Sukses Inisiasi Program Peternakan Domba Perkotaan

Berita Terbaru

Oplus_16908288

Berita

Rupiah Menguat Pagi Ini, Tekan Dolar AS ke Level Rp17.900

Jumat, 17 Jul 2026 - 15:45 WIB