Gandeng Warga Sukajaya, PT PMC Luncurkan Program Agrowisata dan Hortikultura di Tamansari

- Jurnalis

Rabu, 29 Juli 2026 - 15:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOGOR, realitapublik.id – PT Prima Mustika Candra (PMC) resmi meluncurkan program kolaborasi pengembangan hortikultura dan wisata desa bersama warga Desa Sukajaya, Kecamatan Tamansari, Kabupaten Bogor. Mengusung tema “Membangun Desa, Menggerakkan Ekonomi, dan Melestarikan Alam”, program ini dipaparkan dalam sosialisasi tahap kedua di Aula Desa Sukajaya pada Rabu (29/07/2026).

Acara tersebut dihadiri langsung oleh manajemen PT PMC, perwakilan Seksi Ekonomi dan Pembangunan (Ekbang) Kecamatan Tamansari, jajaran pemerintah desa, kelompok tani (poktan), kelompok masyarakat (pokmas), tokoh agama, pengurus RT/RW, serta warga setempat.

Perwakilan manajemen PT PMC, Yongky, menjelaskan bahwa langkah strategis ini diambil untuk mengoptimalkan lahan milik perusahaan yang selama ini belum terkelola maksimal. Keputusan ini juga sejalan dengan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) Kabupaten Bogor yang menetapkan wilayah Sukajaya sebagai zona hortikultura. Sesuai regulasi, kawasan ini dilarang keras untuk pembangunan properti komersial masif seperti perumahan.

Baca Juga :  Pedagang Buah Pasuruan Geruduk Ketua DPRD: Omzet Anjlok Pasca-Relokasi, Wali Kota Dituntut Turun Tangan

“Kegiatan ini murni non-komersial perumahan karena wilayah ini masuk dalam zona hortikultura. Berangkat dari aturan tata ruang tersebut, perusahaan memutuskan memberdayakan masyarakat untuk membangun destinasi agrowisata berbasis hortikultura,” ujar Yongky.

Untuk menjamin keberlanjutan, area pertanian ini nantinya akan dikemas menjadi destinasi wisata berbayar. Pendapatan dari kunjungan wisatawan akan dialokasikan kembali untuk membiayai operasional dan perawatan kawasan hortikultura tersebut.

Baca Juga :  Diduga Buang Limbah Toilet ke Sungai, Lapas Kelas IIB Kota Pasuruan Disemprot LSM Gajah Mada

Sementara itu, Project Manager PT PMC, Andi, menegaskan komitmen perusahaan untuk memprioritaskan masyarakat sekitar sebagai tulang punggung proyek. Warga lokal akan dilibatkan di semua lini pekerjaan, mulai dari petani penggarap, pemandu wisata, staf kantor, hingga pelaku sektor kuliner, sepanjang memenuhi kompetensi yang dibutuhkan.

Terkait legalitas, Andi menjelaskan bahwa PT PMC memegang hak atas tanah tersebut berupa SHGB. Untuk mempermudah koordinasi, perusahaan akan menyusun Memorandum of Understanding (MoU) resmi dengan kelompok tani yang dikoordinasikan oleh pihak desa.

“Kami berharap warga bisa berpartisipasi mendukung kegiatan ini melalui kelompok tani yang disepakati di dalam MoU. Niat baik kami adalah meningkatkan taraf hidup masyarakat di Desa Sukajaya dan sekitarnya,” tutur Andi.

Baca Juga :  Sebelum Akad Nikah, Catin di Jatibanteng Situbondo Kini Jalani Inovasi ‘SELAMETAN

Dukungan penuh juga datang dari Sambas, seorang pemerhati lingkungan yang hadir di lokasi. Ia mengapresiasi sinergi ini karena dinilai membawa dampak positif yang dominan bagi masyarakat.

“Selain membuka lapangan kerja, program pertanian ini mampu mengedukasi masyarakat dan menunjang ketahanan pangan yang diusung pemerintah pusat. Sektor UMKM lokal otomatis akan ikut bergeliat,” ungkap Sambas.

Melalui sosialisasi ini, PT PMC mengimbau warga agar tidak terpengaruh oleh isu-isu miring yang beredar. Keterbukaan informasi ini diharapkan mampu memberikan ketenangan, kejelasan, serta dampak ekonomi nyata bagi masyarakat di Kecamatan Tamansari.(*)

Penulis : Lucyana

Editor : Redaksi

Berita Terkait

IWO Lampung Raih Penghargaan Anugerah Unila Be Strong 2026
SITIREJO CUP V 2026: 48 Tim Voli Terbaik se-Jawa Timur Siap Guncang Lapangan Buwek Wagir
Masa Jabatan Berakhir Juni 2027, DPMD Situbondo Minta Pemdes Siapkan Pengisian Anggota BPD Baru
Tekan Inflasi, Pasar Murah Diskoperindag Situbondo di Desa Gunung Malang Diserbu Warga
Enceng Gondok Meluas di Sungai Kali Loji, Warga Krapyak dan Panjang Wetan Desak Pemkot Pekalongan Turun Tangan
Koreksi dan Rekapitulasi Nilai Ujian Perangkat Desa Sumberanyar Mlandingan Dilakukan Terbuka di Hadapan Peserta
Jaga Integritas, Panitia Sterilkan Ruang Ujian Seleksi Perangkat Desa Sumberanyar Mlandingan
Peringati Harhubnas ke-55, Plt. Kadishub Kota Pasuruan Tegaskan Komitmen Tingkatkan Pelayanan Transportasi
Berita ini 56 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 12:44 WIB

IWO Lampung Raih Penghargaan Anugerah Unila Be Strong 2026

Rabu, 23 September 2026 - 12:34 WIB

SITIREJO CUP V 2026: 48 Tim Voli Terbaik se-Jawa Timur Siap Guncang Lapangan Buwek Wagir

Selasa, 22 September 2026 - 15:12 WIB

Masa Jabatan Berakhir Juni 2027, DPMD Situbondo Minta Pemdes Siapkan Pengisian Anggota BPD Baru

Selasa, 22 September 2026 - 09:50 WIB

Tekan Inflasi, Pasar Murah Diskoperindag Situbondo di Desa Gunung Malang Diserbu Warga

Senin, 21 September 2026 - 23:33 WIB

Enceng Gondok Meluas di Sungai Kali Loji, Warga Krapyak dan Panjang Wetan Desak Pemkot Pekalongan Turun Tangan

Kamis, 17 September 2026 - 12:32 WIB

Koreksi dan Rekapitulasi Nilai Ujian Perangkat Desa Sumberanyar Mlandingan Dilakukan Terbuka di Hadapan Peserta

Kamis, 17 September 2026 - 10:35 WIB

Jaga Integritas, Panitia Sterilkan Ruang Ujian Seleksi Perangkat Desa Sumberanyar Mlandingan

Kamis, 17 September 2026 - 08:44 WIB

Peringati Harhubnas ke-55, Plt. Kadishub Kota Pasuruan Tegaskan Komitmen Tingkatkan Pelayanan Transportasi

Berita Terbaru