Aktivitas Gunung Merapi Meningkat: Semburkan Lava Pijar Hingga 2 Km ke Arah Sungai Krasak

- Jurnalis

Selasa, 25 Agustus 2026 - 17:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_16908288

i

Oplus_16908288

YOGYAKARTA, realitapublik.id — Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) melaporkan aktivitas vulkanik Gunung Merapi yang saat ini berada pada status Siaga (Lvl III). Gunung berapi aktif yang terletak di perbatasan Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Central ini teramati menyemburkan lava pijar dengan jarak luncur mencapai 2 kilometer ke arah Sungai Krasak pada Selasa (25/8/2026).

Baca Juga :  Data Pribadi Bocor Hingga Jadi Korban Penipuan, Ketum IWO Somasi PT Indah Logistik

Berdasarkan pengamatan visual, Gunung Merapi sempat tertutup kabut dengan kondisi cuaca di sekitarnya cenderung berawan. Namun, kawah utama teramati menyemburkan kubah asap berwarna putih tebal dengan ketinggian sekitar 100 meter dari puncak kawah.

Secara meteorologi, suhu udara di sekitar area Gunung Merapi tercatat berkisar antara 15{,}9\text{–}17{,}3\text{ }^\circ\text{C} dengan tingkat kelembapan udara mencapai 74\text{–}95{,}9\%.

Baca Juga :  Bakar Sampah Berujung Maut, Pria Lansia di Abung Surakarta Tewas Terjebak Asap

Mengutip data dari portal resmi MAGMA BPPTKG, terekam serangkaian aktivitas kegempaan vulkanik dalam periode pengamatan, dengan rincian sebagai berikut:

Gempa Guguran: Terekam sebanyak 27 kali.

Gempa Hybrid/Fase Banyak: Terekam sebanyak 16 kali.

Gempa Vulkanik Dangkal: Terekam sebanyak 1 kali.

Gempa Tektonik Jauh: Terekam sebanyak 1 kali.

Mengingat status Gunung Merapi yang masih sangat aktif, potensi bahaya saat ini meliputi guguran lava pijar, awan panas guguran, serta lontaran material vulkanik saat terjadi erupsi.

Baca Juga :  Sidang Gugatan Sengketa Tanah Waris Rejoso di PN Bangil Ditunda akibat Tergugat Mangkir dan Berkas Belum Lengkap

Masyarakat di sekitar kawasan rawan bencana diimbau untuk terus memantau pembaruan informasi dari pihak berwenang. Warga juga diharapkan selalu siap siaga mengambil langkah mitigasi guna mengutamakan keselamatan jiwa serta menyelamatkan harta benda jika sewaktu-waktu terjadi peningkatan aktivitas lanjutan. (*)

Penulis : Fery Eka spt

Berita Terkait

Dugaan Penggelapan Motor di Purwosari Jalan di Tempat, Korban Kecewa Kinerja Polsek
Sempat Lepas dan Bikin Geger Warga, Kerbau Kurban Haul Mbah Nur Walangsanga Berhasil Ditemukan Selamat
Sidang Perdana Sengketa Lahan Kelurahan Bukir Ditunda, Ahli Waris Minta Perhatian Presiden Prabowo
Lubang Proyek: Pengendara Dikabarkan Terperosok, Keselamatan Publik Dipertanyakan
Polda Jatim Ungkap 1.870 Kasus Narkoba Triwulan III 2026, 2.382 Tersangka Diamankan
Tinjau Korban Keracunan MBG di Batang, Wapres Gibran Pastikan Evaluasi Total
Selesaikan Kesalahpahaman Soal Dana Hadiah Karnaval, Kelurahan Randusari dan Tim Mediasi Secara Kekeluargaan
Kemarau Berbulan-bulan Mereda, Hujan Mulai Guyur Kecamatan Tulang Bawang Tengah dan TBU
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 12:12 WIB

Dugaan Penggelapan Motor di Purwosari Jalan di Tempat, Korban Kecewa Kinerja Polsek

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:34 WIB

Sempat Lepas dan Bikin Geger Warga, Kerbau Kurban Haul Mbah Nur Walangsanga Berhasil Ditemukan Selamat

Jumat, 2 Oktober 2026 - 12:25 WIB

Sidang Perdana Sengketa Lahan Kelurahan Bukir Ditunda, Ahli Waris Minta Perhatian Presiden Prabowo

Kamis, 1 Oktober 2026 - 10:49 WIB

Lubang Proyek: Pengendara Dikabarkan Terperosok, Keselamatan Publik Dipertanyakan

Rabu, 30 September 2026 - 18:43 WIB

Polda Jatim Ungkap 1.870 Kasus Narkoba Triwulan III 2026, 2.382 Tersangka Diamankan

Senin, 28 September 2026 - 21:07 WIB

Tinjau Korban Keracunan MBG di Batang, Wapres Gibran Pastikan Evaluasi Total

Senin, 28 September 2026 - 14:19 WIB

Selesaikan Kesalahpahaman Soal Dana Hadiah Karnaval, Kelurahan Randusari dan Tim Mediasi Secara Kekeluargaan

Senin, 28 September 2026 - 06:41 WIB

Kemarau Berbulan-bulan Mereda, Hujan Mulai Guyur Kecamatan Tulang Bawang Tengah dan TBU

Berita Terbaru