Lubang Proyek: Pengendara Dikabarkan Terperosok, Keselamatan Publik Dipertanyakan

- Jurnalis

Kamis, 1 Oktober 2026 - 10:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_16908288

i

Oplus_16908288

KOTA PASURUAN, realitapublik.id — Pelaksanaan pekerjaan proyek di kawasan pusat kegiatan masyarakat Kota Pasuruan mendadak disorot warga. Pasalnya, area jalan yang telah dibongkar dibiarkan terbuka dan diduga minim pengamanan, sehingga berpotensi membahayakan para pengguna jalan.

 

Sorotan tersebut salah satunya datang dari warga setempat, Suratman. Ia menyayangkan kondisi pembongkaran jalan di Jalan Panglima Sudirman, tepatnya di depan kantor KPU Kota Pasuruan yang tak kunjung ditangani secara permanen dan hanya ditutup sementara.

Baca Juga :  Rakyat Menderita, Pemkot Buta Realita: Mahasiswa Segel Gedung DPRD Kota Pasuruan

 

Padahal, lokasi tersebut berada di jalur utama yang setiap hari padat dilalui kendaraan. Berdasarkan keterangan pemilik warung di sekitar lokasi, seorang pengendara sepeda motor bahkan dikabarkan pernah terperosok ke dalam lubang proyek tersebut.

 

“Informasi tersebut tentu perlu diverifikasi oleh pihak pelaksana maupun instansi terkait. Namun, bila kondisi lubang berada di area yang padat lalu lintas dan belum dilengkapi pengamanan memadai, pertanyaannya sederhana: apakah keselamatan pengguna jalan sudah menjadi bagian dari pengendalian pekerjaan di lapangan?” ujar Suratman kepada awak media, Kamis (1/10/2026).

Baca Juga :  Kecelakaan Beruntun Tiga Motor di Medono Pekalongan, Dua Orang Luka-Luka

 

Ia menegaskan, proyek publik tidak sekadar mengejar target penyelesaian fisik dan serapan anggaran. Pihak pelaksana memiliki kewajiban untuk memastikan setiap tahapan pekerjaan tidak menimbulkan potensi bahaya baru bagi masyarakat.

 

Kondisi lubang yang terbuka, penutupan ala kadarnya, minimnya alat pengaman, hingga ketiadaan rambu peringatan yang jelas dinilai sebagai bentuk kelalaian yang tidak bisa dianggap sepele di tengah tingginya mobilitas warga.

Baca Juga :  Bareskrim Polri Bongkar Penyalahgunaan LPG Subsidi, 910 Tabung Diamankan

 

Atas kondisi tersebut, kontraktor pelaksana serta konsultan pengawas proyek didesak untuk memberikan penjelasan terbuka mengenai standar keselamatan kerja (K3) yang diterapkan di lapangan, termasuk langkah konkret penanganan pasca-adanya potensi bahaya.

 

Masyarakat berharap teguran dan kritik ini dapat segera ditindaklanjuti agar pelaksanaan proyek infrastruktur publik tetap mengedepankan mutu, ketertiban, dan keselamatan pengguna jalan. (*)

Berita Terkait

Polda Jatim Ungkap 1.870 Kasus Narkoba Triwulan III 2026, 2.382 Tersangka Diamankan
Tinjau Korban Keracunan MBG di Batang, Wapres Gibran Pastikan Evaluasi Total
Selesaikan Kesalahpahaman Soal Dana Hadiah Karnaval, Kelurahan Randusari dan Tim Mediasi Secara Kekeluargaan
Kemarau Berbulan-bulan Mereda, Hujan Mulai Guyur Kecamatan Tulang Bawang Tengah dan TBU
Tampar Siswa Gara-Gara Baju Lurik, Kepala SMPN 18 Malang Dicopot
Kecelakaan Beruntun Tiga Motor di Medono Pekalongan, Dua Orang Luka-Luka
Sidang Gugatan Sengketa Tanah Waris Rejoso di PN Bangil Ditunda akibat Tergugat Mangkir dan Berkas Belum Lengkap
Rakyat Menderita, Pemkot Buta Realita: Mahasiswa Segel Gedung DPRD Kota Pasuruan
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 10:49 WIB

Lubang Proyek: Pengendara Dikabarkan Terperosok, Keselamatan Publik Dipertanyakan

Senin, 28 September 2026 - 21:07 WIB

Tinjau Korban Keracunan MBG di Batang, Wapres Gibran Pastikan Evaluasi Total

Senin, 28 September 2026 - 14:19 WIB

Selesaikan Kesalahpahaman Soal Dana Hadiah Karnaval, Kelurahan Randusari dan Tim Mediasi Secara Kekeluargaan

Senin, 28 September 2026 - 06:41 WIB

Kemarau Berbulan-bulan Mereda, Hujan Mulai Guyur Kecamatan Tulang Bawang Tengah dan TBU

Jumat, 25 September 2026 - 15:27 WIB

Tampar Siswa Gara-Gara Baju Lurik, Kepala SMPN 18 Malang Dicopot

Jumat, 25 September 2026 - 09:42 WIB

Kecelakaan Beruntun Tiga Motor di Medono Pekalongan, Dua Orang Luka-Luka

Kamis, 24 September 2026 - 18:08 WIB

Sidang Gugatan Sengketa Tanah Waris Rejoso di PN Bangil Ditunda akibat Tergugat Mangkir dan Berkas Belum Lengkap

Rabu, 23 September 2026 - 22:07 WIB

Rakyat Menderita, Pemkot Buta Realita: Mahasiswa Segel Gedung DPRD Kota Pasuruan

Berita Terbaru