Hari Batik Nasional, Saichu: Menjaga Filosofi Kain Leluhur di Tengah Gempuran Tren Modern

- Jurnalis

Jumat, 2 Oktober 2026 - 18:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

REALITAPUBLIK.ID  — Sejak ditetapkan oleh UNESCO pada tahun 2009, batik terus bertransformasi menjadi simbol pemersatu bangsa yang adaptif terhadap perkembangan zaman. Mulai dari lingkungan sekolah, instansi pemerintahan, hingga korporasi swasta terlihat serentak mengenakan berbagai motif khas Nusantara sebagai wujud kebanggaan nasional.

Redaktur Pelaksana (Redpel) media realitapublik.id Achmad Saichu mengatakan hari ini (Jumat, 2 Oktober 2026) masyarakat Indonesia kembali memperingati Hari Batik Nasional.

“Peringatan tahunan ini menjadi momentum penting bagi seluruh lapisan bangsa untuk merenungkan kembali esensi batik yang bukan sekadar tren mode busana, melainkan warisan budaya takbenda yang sarat akan nilai luhur dan identitas nasional,” kata Saichu.

Dalam hal inj, ia memberikan pandangan mendalam mengenai esensi peringatan Hari Batik Nasional tahun ini.

Baca Juga :  Rakyat Menderita, Pemkot Buta Realita: Mahasiswa Segel Gedung DPRD Kota Pasuruan

Menurutnya, tantangan terbesar generasi saat ini adalah menjaga agar batik tidak kehilangan ruh atau nilai filosofisnya di tengah produksi massal.

“Hari Batik Nasional seharusnya tidak terjebak dalam seremoni tahunan memakai baju batik semata. Tantangan kita hari ini adalah literasi budaya. Banyak dari kita bangga memakai batik, tetapi tidak tahu makna motif Parang, Mega Mendung, atau Sido Asih yang mereka kenakan,” ujar Saichu.

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya keberpihakan media dan publik terhadap ekosistem perajin lokal demi keberlanjutan industri kreatif ini.

“Batik adalah seni tulis dan cap yang melibatkan rasa, doa, dan ketekunan para perajin tradisional kita. Ketika pasar dibanjiri oleh tekstil bermotif batik buatan pabrik (printing) yang murah, di situlah identitas asli batik kita terancam. Memaknai Hari Batik secara konkret berarti mendukung kesejahteraan para perajin lokal agar regenerasi keahlian membatik ini tidak terputus,” tuturnya.

Harapannya, peringatan Hari Batik Nasional 2026 dapat memantik kesadaran kolektif. “Jadi, bukan hanya untuk melestarikan warisan visualnya, tetapi juga melindungi fondasi ekonomi kreatif yang menopang kehidupan ratusan ribu perajin di seluruh pelosok negeri,” pungkasnya.(*)

Baca Juga :  Jaga Integritas, Panitia Sterilkan Ruang Ujian Seleksi Perangkat Desa Sumberanyar Mlandingan

Penulis : Kim/Kim

Berita Terkait

HUT ke-81 TNI, Kodam XVIII/Kasuari Gelar Doa Bersama
Berkedok Kamuflase, Dugaan Peredaran Obat Keras Tramadol di Ciadeg Bogor Resahkan Warga
Sidang Perdana Sengketa Lahan Kelurahan Bukir Ditunda, Ahli Waris Minta Perhatian Presiden Prabowo
Hari Batik Nasional 2026: Koordinator BPKB Jatibanteng Ajak Maknai Batik sebagai Filosofi Keharmonisan Keluarga
Hari Kesaktian Pancasila, Ideologi Negara Tidak Akan Berubah
Presiden Prabowo Subianto Resmi Lakukan Reshuffle Kabinet Merah Putih, 16 Pejabat Dilantik di Istana Negara  
Gelar Sosialisasi PIPWB Ke-2 di Tiyuh Setia Bumi, Putra Jaya Umar Tekankan Penguatan Ideologi dan Bentengi Keluarga dari Narkoba serta Judol
Dewan Etik IWO Lampura Dilantik Jadi Ketum FOKAL IMM, Fahrozi: Ini Kebanggaan Kami
Berita ini 102 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 18:20 WIB

Hari Batik Nasional, Saichu: Menjaga Filosofi Kain Leluhur di Tengah Gempuran Tren Modern

Jumat, 2 Oktober 2026 - 16:48 WIB

HUT ke-81 TNI, Kodam XVIII/Kasuari Gelar Doa Bersama

Jumat, 2 Oktober 2026 - 16:30 WIB

Berkedok Kamuflase, Dugaan Peredaran Obat Keras Tramadol di Ciadeg Bogor Resahkan Warga

Jumat, 2 Oktober 2026 - 12:25 WIB

Sidang Perdana Sengketa Lahan Kelurahan Bukir Ditunda, Ahli Waris Minta Perhatian Presiden Prabowo

Jumat, 2 Oktober 2026 - 11:47 WIB

Hari Batik Nasional 2026: Koordinator BPKB Jatibanteng Ajak Maknai Batik sebagai Filosofi Keharmonisan Keluarga

Jumat, 2 Oktober 2026 - 07:15 WIB

Presiden Prabowo Subianto Resmi Lakukan Reshuffle Kabinet Merah Putih, 16 Pejabat Dilantik di Istana Negara  

Jumat, 2 Oktober 2026 - 06:41 WIB

Gelar Sosialisasi PIPWB Ke-2 di Tiyuh Setia Bumi, Putra Jaya Umar Tekankan Penguatan Ideologi dan Bentengi Keluarga dari Narkoba serta Judol

Kamis, 1 Oktober 2026 - 20:49 WIB

Dewan Etik IWO Lampura Dilantik Jadi Ketum FOKAL IMM, Fahrozi: Ini Kebanggaan Kami

Berita Terbaru

Berita

HUT ke-81 TNI, Kodam XVIII/Kasuari Gelar Doa Bersama

Jumat, 2 Okt 2026 - 16:48 WIB