Tanggul Kolam Retensi Sepanjang 30 Meter Jebol, Kawasan Industri Terendam Banjir

- Jurnalis

Sabtu, 10 Januari 2026 - 09:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_16908288

i

Oplus_16908288

SEMARANG, Realitapublik.id — Peringatan cuaca ekstrem yang dirilis BMKG Semarang terbukti menjadi kenyataan. Pada Jumat (9/1/2026) dini hari sekitar pukul 01.00 WIB, tanggul kolam retensi di kawasan Pelindo, Pelabuhan Tanjung Emas, jebol sepanjang 30 meter.

 

Insiden ini mengakibatkan luapan air yang sangat deras hingga merendam Kawasan Industri Lamicitra. Jebolnya tanggul diduga akibat tekanan volume air laut yang tinggi berbarengan dengan curah hujan lebat dan angin kencang yang melanda wilayah pesisir Semarang sejak Kamis malam.

 

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Semarang segera melakukan respons cepat ke lokasi kejadian. Fokus utama petugas adalah melakukan evakuasi terhadap ratusan karyawan yang terjebak di dalam pabrik saat banjir mulai masuk ke area industri.

Baca Juga :  Meneladani Akhlak Rasulullah, Kecamatan Suboh Raih Keberkahan Melalui Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H

 

Berdasarkan laporan Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD, ketinggian genangan air di kawasan Lamicitra bervariasi antara 40 hingga 60 sentimeter. Namun, menurut kesaksian warga di lapangan, di beberapa titik elevasi rendah, ketinggian air terpantau mencapai 80 sentimeter.

 

“Air menggenangi area Lamicitra cukup tinggi. Tim kami langsung terjun melakukan pemantauan intensif dan memprioritaskan evakuasi pegawai yang terdampak agar tidak ada korban jiwa,” ungkap Kepala BPBD Kota Semarang, Endro Pudyo Martanto.

Baca Juga :  Gunung Merapi Muntahkan 17 Kali Lava Pijar hingga Sejauh 2 Km, Status Masih Siaga

 

Hingga Jumat siang pukul 10.00 WIB, genangan air masih bertahan di kawasan industri tersebut, menghambat aktivitas produksi ribuan pekerja. Meski demikian, BPBD memastikan tidak ada laporan korban jiwa dalam musibah ini.

 

Endro Pudyo Martanto menghimbau para pelaku usaha dan pekerja di kawasan Pelabuhan Tanjung Emas untuk tetap berada dalam posisi siaga. Mengingat prediksi cuaca ekstrem masih berpotensi berlangsung hingga 15 Januari 2026, risiko banjir susulan tetap ada.

Baca Juga :  Pakasa Malang Raya Hadiri Mangayubagya Jumeneng Dalem SISKS Pakubuwono XIV, Teguhkan Komitmen Nguri-uri Kabudayan Jawa

 

“Kami meminta seluruh warga dan pekerja di Pelabuhan Tanjung Emas tetap waspada. Jangan abaikan peringatan cuaca, karena potensi hujan lebat yang memicu kenaikan debit air masih sangat tinggi,” tegas Endro.

 

Warga dan para buruh di sekitar Pelindo berharap pemerintah dan pihak terkait segera melakukan perbaikan tanggul darurat dan pengoptimalan pompa air. Pemulihan kawasan industri ini sangat krusial bagi keberlangsungan ekonomi ribuan warga yang menggantungkan nasibnya di Pelabuhan Tanjung Emas.

Penulis : Fery Eka

Berita Terkait

IWO Lampung Raih Penghargaan Anugerah Unila Be Strong 2026
SITIREJO CUP V 2026: 48 Tim Voli Terbaik se-Jawa Timur Siap Guncang Lapangan Buwek Wagir
Masa Jabatan Berakhir Juni 2027, DPMD Situbondo Minta Pemdes Siapkan Pengisian Anggota BPD Baru
Tekan Inflasi, Pasar Murah Diskoperindag Situbondo di Desa Gunung Malang Diserbu Warga
Enceng Gondok Meluas di Sungai Kali Loji, Warga Krapyak dan Panjang Wetan Desak Pemkot Pekalongan Turun Tangan
Koreksi dan Rekapitulasi Nilai Ujian Perangkat Desa Sumberanyar Mlandingan Dilakukan Terbuka di Hadapan Peserta
Jaga Integritas, Panitia Sterilkan Ruang Ujian Seleksi Perangkat Desa Sumberanyar Mlandingan
Peringati Harhubnas ke-55, Plt. Kadishub Kota Pasuruan Tegaskan Komitmen Tingkatkan Pelayanan Transportasi
Berita ini 37 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 12:44 WIB

IWO Lampung Raih Penghargaan Anugerah Unila Be Strong 2026

Rabu, 23 September 2026 - 12:34 WIB

SITIREJO CUP V 2026: 48 Tim Voli Terbaik se-Jawa Timur Siap Guncang Lapangan Buwek Wagir

Selasa, 22 September 2026 - 15:12 WIB

Masa Jabatan Berakhir Juni 2027, DPMD Situbondo Minta Pemdes Siapkan Pengisian Anggota BPD Baru

Selasa, 22 September 2026 - 09:50 WIB

Tekan Inflasi, Pasar Murah Diskoperindag Situbondo di Desa Gunung Malang Diserbu Warga

Senin, 21 September 2026 - 23:33 WIB

Enceng Gondok Meluas di Sungai Kali Loji, Warga Krapyak dan Panjang Wetan Desak Pemkot Pekalongan Turun Tangan

Kamis, 17 September 2026 - 12:32 WIB

Koreksi dan Rekapitulasi Nilai Ujian Perangkat Desa Sumberanyar Mlandingan Dilakukan Terbuka di Hadapan Peserta

Kamis, 17 September 2026 - 10:35 WIB

Jaga Integritas, Panitia Sterilkan Ruang Ujian Seleksi Perangkat Desa Sumberanyar Mlandingan

Kamis, 17 September 2026 - 08:44 WIB

Peringati Harhubnas ke-55, Plt. Kadishub Kota Pasuruan Tegaskan Komitmen Tingkatkan Pelayanan Transportasi

Berita Terbaru