Porsi Makan Bergizi Gratis di SDN 24 Tumijajar Dikeluhkan Wali Murid: Jatah 3 Hari Dinilai Tak Layak

- Jurnalis

Senin, 23 Februari 2026 - 23:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_16908288

Oplus_16908288

TULANG BAWANG BARAT, Realitapublik.id — Program unggulan Presiden RI Prabowo Subianto, Makan Bergizi Gratis (MBG), mendapat sorotan tajam dari sejumlah wali murid di SD Negeri 24 Tiyuh Daya Sakti, Kecamatan Tumijajar, Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba). Penyelenggaraan program ini diduga tidak sinkron antara anggaran yang dialokasikan dengan porsi menu yang diterima siswa.

Keluhan mencuat pada Senin (23/02/2026), saat para siswa membawa pulang paket makanan “kering” yang diklaim sebagai jatah selama tiga hari di tengah bulan suci Ramadhan 1447 H.

Menu Minimalis untuk Tiga Hari

Sejumlah wali murid yang meminta identitasnya dirahasiakan mengungkapkan rasa kecewa setelah melihat isi paket makanan tersebut. Menurut mereka, kuantitas dan kualitas menu yang diberikan sangat jauh dari harapan untuk mendukung pemenuhan gizi anak.

Baca Juga :  Bupati Lampung Utara Terima Penghargaan Sebagai Pioner Kemandirian Ekonomi Desa

“Anak kami pulang membawa jatah untuk tiga hari, isinya cuma: 2 butir telur rebus, 2 sayap ayam, 1 susu kotak, 1 buah apel, 1 buah jeruk, dan 3 butir kurma. Secara nalar, nilai dari porsi ini sangat tidak wajar jika disebut sebagai jatah tiga hari sesuai anggaran yang ada,” ungkap salah satu wali murid kepada awak media.

Para orang tua membandingkan kondisi sebelumnya. Jika sebelum Ramadhan siswa mendapatkan nasi beserta lauk-pauk lengkap setiap hari, sistem yang diubah menjadi paket “makanan kering” tiga hari sekali ini dinilai sebagai penurunan kualitas yang signifikan.

Baca Juga :  Kapolda Lampung Pimpin Ratusan Personel dan Bhayangkari Polda Lampung Ikuti Kemala Run 2026

[Image showing a plastic bag containing minimal food items (2 eggs, 2 chicken wings, fruit, and milk) intended as a 3-day nutritional ration for students]

Pihak Sekolah Benarkan Paket untuk Tiga Hari

Dikonfirmasi di lokasi, beberapa guru di SDN 24 Tumijajar membenarkan bahwa paket yang dibawa pulang oleh siswa tersebut memang merupakan distribusi jatah makanan bergizi untuk jangka waktu tiga hari.

“Iya benar, itu untuk jatah selama tiga hari,” ujar salah satu guru singkat saat ditemui jurnalis Realitapublik.id di sekolah setempat.

Mendesak Evaluasi Penyelenggara SPPG

Kondisi ini memicu kekhawatiran para orang tua bahwa program strategis pemerintah pusat ini bisa terhambat atau menyimpang di tingkat pelaksana. Wali murid mendesak Pemerintah Daerah Tubaba dan instansi terkait untuk melakukan audit serta evaluasi terhadap Satuan Pelayanan Persiapan Gizi (SPPG) atau pihak penyelenggara yang ditunjuk.

Baca Juga :  PW dan 5 PD IWO se-Sumsel Resmi Dilantik, Ketum Yudhistira Tekankan Fungsi Kontrol

“Kami harap pemerintah daerah segera turun tangan mengevaluasi pihak penyelenggara. Jangan sampai program mulia Bapak Presiden Prabowo Subianto ini justru dirusak oleh oknum yang mencari keuntungan dengan mengurangi hak gizi anak-anak kami,” tegasnya.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak penyelenggara program MBG di wilayah Kecamatan Tumijajar belum memberikan keterangan resmi maupun konfirmasi terkait alasan perubahan menu menjadi paket kering serta besaran standar biaya per porsi yang diterapkan di lapangan.

Penulis : Rody Sandra

Editor : Chu

Berita Terkait

Refleksi Semangat Kartini: KORLIP Lampung Rodi Sandra Ajak Perempuan Indonesia Terus Bersinar
Buntut Audiensi Nihil Hasil, PKL Sorogenen Seret Dugaan Pungli ke Jalur Hukum
Geger! Sesosok Mayat Pria Tanpa Identitas Ditemukan Mengapung di Sungai Belakang Pabrik BTJ 
Ironi !, Warung D’Jadul Diduga Gunakan LPG Bersubsidi, LPI Desak Tindakan Tegas
Terima 700 Mahasiswa KKN UM Metro, Wabup Tubaba Minta Mahasiswa Jadi Motivator Pembangunan di Tiyuh
Rekrutmen Relawan SPPG Besuki 005 Berujung RDP, DPRD Situbondo Desak Prioritaskan 47 Relawan Lama
Kabar Gembira! KAI Daop 4 Semarang Aktifkan Kembali Layanan Penumpang di Stasiun Plabuan, Comal, dan Batang per 27 April
Pastikan Tepat Waktu, Satlantas Polres Lampung Utara Kawal Distribusi Makan Bergizi Gratis ke Sekolah
Berita ini 231 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 08:19 WIB

Refleksi Semangat Kartini: KORLIP Lampung Rodi Sandra Ajak Perempuan Indonesia Terus Bersinar

Senin, 20 April 2026 - 22:03 WIB

Buntut Audiensi Nihil Hasil, PKL Sorogenen Seret Dugaan Pungli ke Jalur Hukum

Senin, 20 April 2026 - 20:35 WIB

Geger! Sesosok Mayat Pria Tanpa Identitas Ditemukan Mengapung di Sungai Belakang Pabrik BTJ 

Senin, 20 April 2026 - 20:23 WIB

Ironi !, Warung D’Jadul Diduga Gunakan LPG Bersubsidi, LPI Desak Tindakan Tegas

Senin, 20 April 2026 - 19:26 WIB

Rekrutmen Relawan SPPG Besuki 005 Berujung RDP, DPRD Situbondo Desak Prioritaskan 47 Relawan Lama

Senin, 20 April 2026 - 18:38 WIB

Kabar Gembira! KAI Daop 4 Semarang Aktifkan Kembali Layanan Penumpang di Stasiun Plabuan, Comal, dan Batang per 27 April

Senin, 20 April 2026 - 17:03 WIB

Pastikan Tepat Waktu, Satlantas Polres Lampung Utara Kawal Distribusi Makan Bergizi Gratis ke Sekolah

Minggu, 19 April 2026 - 21:10 WIB

Resmi Ditutup, Kejurprov Road Race HUT Tubaba ke-17 Sukses Jaring Ratusan Pembalap Antar Provinsi

Berita Terbaru