Yantoni Ketua komisi l DPRD Tubaba Ultimatum BGN Harus Berani Tegas Agar Program MBG Presiden RI tidak disalah gunakan 

- Jurnalis

Kamis, 5 Maret 2026 - 05:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_16908288

Oplus_16908288

Tulang Bawang Barat, Realitapublik.id — Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) Provinsi Lampung, Yantoni, menerima laporan dari sejumlah masyarakat wali murid dan ibu hamil menyusui yang mengeluhkan soal masih banyak ditemukan pihak oknum dapur SPPG diduga melakukan kecurangan mengurangi porsi menu MBG.

 

Selain geram, Ketua Komisi I dari fraksi Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) ini memberikan penyampaian berupa ultimatum warning, dan meminta pihak BGN dapat bertindak tegas agar program MBG Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto berjalan dengan baik tidak disalah gunakan pihak oknum dapur MBG/SPPG.

 

“Kami dari DPRD kabupaten tubaba melalui lintas komisi sudah monitoring serta melakukan pembinaan, faktanya masih kita temukan dapur MBG atau SPPG mengurangi porsi dari ketentuan. ini akan menyebabkan kegagalan dalam pemenuhan gizi penerima manfaat. tegas Yantoni saat dikonfirmasi awak media, pada Rabu (4/3/2026)

 

Ketua komisi satu Yantoni juga menegaskan bahwa persoalan keluhan masyarakat soal porsi menu MBG dinilai tidak sesuai. Terparah memasuki bulan suci Ramadan 1447 Hijriah tahun 2026 bukanlah lagi rahasia umum, di kabupaten setempat viral langsung di postingan wali murid viral di akun media sosial facebook dan tik-tok.

Baca Juga :  Bupati Lampung Utara Terima Penghargaan Sebagai Pioner Kemandirian Ekonomi Desa

 

“Kami sudah sampaikan langsung ke pihak BGN saat ada agenda bertemu dengan sekretaris deputi pengawasan dan penindakan. Tapi nyatanya masalah ini masih terjadi. Artinya BGN tidak serius dalam menanggapi laporan masyarakat soal adanya Roti menu MBG dibagian seberang kondisi busuk dan bau masih diberikan pihak dapur SPPG ke warga penerima program MBG ,” kata Yantoni.

 

Yantoni kembali menegaskan bahwa pihak BGN harus dapat mengambil sikap tegas jangan dalam menjalankan program Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto agar menu MBG yang diberikan pihak SPPG sesuai dengan standar ketentuan.

 

“Jika misalnya dapur MBG/SPPG  Dayamurni Tumijajar Barokah Dua Putri naungan Yayasan Tuah Gizi Nusantara ditemukan benar menyalahi ketentuan aturan menu MBG yang tidak sesuai standar, itu bakal merusak program Presiden Republik Indonesia. BGN harus beri sangsi tegas,”tutupnya.

 

Di tempat terpisah Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG)  Dayamurni Tumijajar Barokah Dua Putri naungan Yayasan Tuah Gizi Nusantara Kabupaten Tulang Bawang Barat mengakui kesalahannya soal menu MBG yang diprotes wali murid.

 

“Mohon maaf memang benar selama ini saat pendistribusian menu makanan kering MBG ke sejumlah siswa siswi di sekolah pada bulan Ramadan 1447 Hijriah tahun 2026 selama ini belum diberi tabel daftar menu harga atau kandungan Gizi namun besok akan mulai kami kasih tabel menu MBG,” kata seseorang pengelola yang mengaku bertanggung jawab terhadap operasional dapur MBG/SPPG Dayamurni Tumijajar Barokah Dua Putri naungan Yayasan Tuah Gizi Nusantara.

Baca Juga :  Apel Sabuk Kamtibmas Dan Simulasi Sispam Mako Polres Tulang Bawang Barat, Perkuat Kesiapsiagaan Personel

 

Hal senada juga dikatakan driver Dapur MBG/SPPG Dayamurni Tumijajar Barokah Dua Putri, saat menyerahkan menu kering MBG yang diterima oleh siswa siswi di SDN 22 Tumijajar.

 

“Kami hanya pekerja driver soal tidak adanya tabel kertas menu saya tidak tahu karena tugas kami hanya mengantar menu MBG jika ada protes dari wali murid itu wewenang pihak bos kami yang punya yayasan,”ujarnya.

 

Diberitakan sebelumnya program MBG di Kabupaten Tulang Bawang Barat yang digadang-gadang sebagai solusi pemenuhan nutrisi anak sekolah dinilai belum memenuhi standar gizi yang diharapkan diprotes wali murid SDN 22 Tumijajar.

 

“Menu hari ini pada rabu 4 maret 2026 susu kotak kemasan kecil 1 kotak, jeruk 1 biji, tempe 2 iris, tahu 2 iris, dan tidak ada tabel kertas daftar rincian satuan harga serta kandungan gizi,” kata sejumlah wali murid.

Baca Juga :  Peringati Resettlemen Ke-45, Warga Kecamatan Muara Sungkai Gelar Pengajian Bersama Bupati

 

Wali murid juga menilai menu yang diberikan kepada siswa di sekolah tersebut jauh dari kata ideal tidak sebanding dengan anggaran yang telah ditetapkan oleh pemerintah pihak dapur SPPG jangan pura pura tidak tahu bahwa ada instruksi dari BGN

 

“Hari Selasa 3 Maret 2026 anak kami kelas 1 hingga 3, menu yang diberikan hanya berupa satu butir telur ayam, satu kotak susu dan satu buah pisang. Sementara untuk kelas 4 hingga 6, menunya terdiri dari satu butir telur bebek, satu buah roti, satu kotak susu, dan satu buah pisang.,”tuturnya

 

Mereka juga mempertanyakan adanya perbedaan menu antarjenjang kelas yang dianggap tidak memiliki dasar yang jelas. Padahal, secara teknis, menu MBG idealnya mengandung komposisi seimbang yang meliputi karbohidrat, protein, vitamin, dan mineral secara proporsional.

 

“Ahli gizi harus paham kondisi ini memicu pertanyaan kami wali murid terkait pengawasan dan implementasi teknis di lapangan. Mengingat MBG adalah kebijakan strategis nasional yang menggunakan anggaran negara dalam jumlah besar, BGN harus bertindak tegas,”pungkasnya (*)

Penulis : Rody Sandra

Berita Terkait

Buntut Audiensi Nihil Hasil, PKL Sorogenen Seret Dugaan Pungli ke Jalur Hukum
Geger! Sesosok Mayat Pria Tanpa Identitas Ditemukan Mengapung di Sungai Belakang Pabrik BTJ 
Ironi !, Warung D’Jadul Diduga Gunakan LPG Bersubsidi, LPI Desak Tindakan Tegas
Terima 700 Mahasiswa KKN UM Metro, Wabup Tubaba Minta Mahasiswa Jadi Motivator Pembangunan di Tiyuh
Rekrutmen Relawan SPPG Besuki 005 Berujung RDP, DPRD Situbondo Desak Prioritaskan 47 Relawan Lama
Kabar Gembira! KAI Daop 4 Semarang Aktifkan Kembali Layanan Penumpang di Stasiun Plabuan, Comal, dan Batang per 27 April
Pastikan Tepat Waktu, Satlantas Polres Lampung Utara Kawal Distribusi Makan Bergizi Gratis ke Sekolah
Resmi Ditutup, Kejurprov Road Race HUT Tubaba ke-17 Sukses Jaring Ratusan Pembalap Antar Provinsi
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 22:03 WIB

Buntut Audiensi Nihil Hasil, PKL Sorogenen Seret Dugaan Pungli ke Jalur Hukum

Senin, 20 April 2026 - 20:35 WIB

Geger! Sesosok Mayat Pria Tanpa Identitas Ditemukan Mengapung di Sungai Belakang Pabrik BTJ 

Senin, 20 April 2026 - 20:23 WIB

Ironi !, Warung D’Jadul Diduga Gunakan LPG Bersubsidi, LPI Desak Tindakan Tegas

Senin, 20 April 2026 - 20:23 WIB

Terima 700 Mahasiswa KKN UM Metro, Wabup Tubaba Minta Mahasiswa Jadi Motivator Pembangunan di Tiyuh

Senin, 20 April 2026 - 19:26 WIB

Rekrutmen Relawan SPPG Besuki 005 Berujung RDP, DPRD Situbondo Desak Prioritaskan 47 Relawan Lama

Senin, 20 April 2026 - 17:03 WIB

Pastikan Tepat Waktu, Satlantas Polres Lampung Utara Kawal Distribusi Makan Bergizi Gratis ke Sekolah

Minggu, 19 April 2026 - 21:10 WIB

Resmi Ditutup, Kejurprov Road Race HUT Tubaba ke-17 Sukses Jaring Ratusan Pembalap Antar Provinsi

Minggu, 19 April 2026 - 19:38 WIB

Bentengi Keluarga dari Narkoba dan Judi Online: H. Putra Jaya Umar Sosialisasikan Perda Pencegahan Narkotika di Gunung Timbul

Berita Terbaru