“Tretes Not For Sale!”: Ribuan Warga Prigen Kepung Kawasan Hutan, Tolak Alih Fungsi Lahan 22,5 Hektar

- Jurnalis

Minggu, 29 Maret 2026 - 17:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PASURUAN, realitapublik.id — Gelombang penolakan terhadap rencana alih fungsi hutan di kawasan Tretes mencapai puncaknya. Ribuan warga Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan, menggelar aksi demonstrasi besar-besaran untuk menolak rencana pembangunan kawasan wisata alam terpadu oleh PT Stasion Kota Sarana Permai, Minggu (29/03/2026).

 

Massa menegaskan bahwa hutan Tretes adalah benteng terakhir resapan air yang tidak boleh dikomersialisasi demi kepentingan korporasi.

 

Aksi ini dipicu oleh rencana pembukaan lahan seluas 22,5 hektar di kawasan Hutan Produksi Perhutani Petak 50. Lokasi yang berada di ketinggian 1.018 meter di atas permukaan laut (mdpl) tersebut dinilai sangat krusial bagi keseimbangan ekosistem lereng Gunung Arjuno.

Baca Juga :  Polres Probolinggo Pasang Police Line, Akses ke Air Terjun Madakaripura Ditutup Sementara

 

Warga khawatir alih fungsi lahan ini akan memicu bencana banjir bandang dan tanah longsor yang mengancam keselamatan pemukiman di bawahnya.

 

“Tretes tidak dijual! Kami bersama ribuan warga menolak keras alih fungsi hutan ini. Kawasan ini adalah benteng terakhir resapan air bagi wilayah Prigen. Jika hutan ini hilang, bencana tinggal menunggu waktu,” teriak salah satu orator di tengah kepulan semangat massa.

 

Dalam aksi tersebut, massa membawa spanduk bertuliskan “TRETES NOT FOR SALE” dan membacakan enam tuntutan utama kepada pemerintah:

Baca Juga :  Serap Aspirasi Warga, Yantoni (Gerindra) Gelar Reses, Janjikan Perjuangkan Lapangan Bola dan Infrastruktur jalan

1. Bekukan PKKPR PT Stasion Kota Sarana Permai.

2. Cabut SHGB PT Stasion Kota Sarana Permai.

3. Kembalikan status lahan menjadi Zona Hijau.

4. Batalkan SK Kemenhut No. 375 Tahun 2004.

5. Usut tuntas TMKH PT Kusuma Raya Utama.

6. Hutan harus tetap jadi hutan, jangan alih fungsikan dengan alasan apa pun.

 

Ketua Pansus DPRD Kabupaten Pasuruan, H. Sugiyanto, yang hadir langsung di lokasi aksi, menyatakan bahwa pihak legislatif telah bekerja selama enam bulan terakhir untuk mendalami data terkait sengketa lahan ini.

 

Ia mengungkapkan bahwa tekanan konsisten dari masyarakat mulai membuahkan hasil, di mana investor dikabarkan telah mundur dari rencana pembangunan real estate, meski wacana pengembangan resort masih bergulir.

Baca Juga :  Polres Pasuruan Takziah dan Berikan santunan untuk Korban Laka di Perlintasan Kereta

 

“Kami terus mengumpulkan data dari berbagai pihak. Insya Allah, akhir April 2026 rekomendasi resmi dari Pansus akan kami keluarkan untuk menjawab tuntutan warga,” jelas Sugiyanto di hadapan massa.

 

Massa aksi menegaskan tidak akan berhenti hingga tuntutan mereka dikabulkan secara permanen. Mereka menuntut adanya moratorium total seluruh izin pembangunan di kawasan sabuk hijau lereng Gunung Arjuno guna memastikan kelestarian alam bagi generasi mendatang. (*)

Penulis : Chu

Berita Terkait

Gempur Rokok Ilegal: Wali Kota Semarang Musnahkan 7,3 Juta Batang Rokok, Selamatkan Negara Rp 7,6 Miliar
Tinjau Lahan Hibah, Bupati Tubaba Dorong Pembangunan Sekolah Rakyat Bersama Unila
Wakil Bupati Tubaba Hadiri Peresmian Kantor ASSA Tour, Dorong Penguatan Layanan Ibadah Umrah dan Haji
Wakil Bupati Lampung Utara Sambangi Keluarga Korban Kebakaran
Bank Syariah Kotabumi Jadi BUMD Terbaik di Lampung, Bupati Lampung Utara Raih Penghargaan TOP Pembina
Horee!!! Percontohan Start Berawal dari provinsi Jawa Barat Kini Perpanjang STNK Tanpa KTP Berlaku secara Nasional
Bupati Lampung Utara Terima Penghargaan Sebagai Pioner Kemandirian Ekonomi Desa
Warga Semarang Tengah Bersiap! Simak Jadwal Pemadaman Listrik Hari Ini
Berita ini 91 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 09:02 WIB

Gempur Rokok Ilegal: Wali Kota Semarang Musnahkan 7,3 Juta Batang Rokok, Selamatkan Negara Rp 7,6 Miliar

Kamis, 16 April 2026 - 04:05 WIB

Tinjau Lahan Hibah, Bupati Tubaba Dorong Pembangunan Sekolah Rakyat Bersama Unila

Kamis, 16 April 2026 - 04:03 WIB

Wakil Bupati Tubaba Hadiri Peresmian Kantor ASSA Tour, Dorong Penguatan Layanan Ibadah Umrah dan Haji

Kamis, 16 April 2026 - 04:00 WIB

Wakil Bupati Lampung Utara Sambangi Keluarga Korban Kebakaran

Kamis, 16 April 2026 - 03:57 WIB

Bank Syariah Kotabumi Jadi BUMD Terbaik di Lampung, Bupati Lampung Utara Raih Penghargaan TOP Pembina

Selasa, 14 April 2026 - 21:16 WIB

Bupati Lampung Utara Terima Penghargaan Sebagai Pioner Kemandirian Ekonomi Desa

Selasa, 14 April 2026 - 08:34 WIB

Warga Semarang Tengah Bersiap! Simak Jadwal Pemadaman Listrik Hari Ini

Selasa, 14 April 2026 - 07:10 WIB

Wali Kota Aaf Dorong Pejabat Kota Pekalongan Bersepeda ke Kantor

Berita Terbaru