Wegah Nyampah: Ratusan Bank Sampah Hasilkan Nilai Ekonomi Rp1,99 Miliar

- Jurnalis

Kamis, 4 Juni 2026 - 18:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_16908288

i

Oplus_16908288

SEMARANG, realitapublik.id – Kota Semarang terus membuktikan komitmennya sebagai salah satu ibu kota provinsi yang inovatif dan sarat prestasi. Melalui program penataan lingkungan berbasis masyarakat, Pemerintah Kota Semarang dinilai sukses mengoptimalkan peran bank sampah. Setiap tahunnya, program ini mampu mengelola ribuan ton sampah sekaligus meraup nilai ekonomi sirkular hingga miliaran rupiah.

 

Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti, memaparkan bahwa hingga tahun 2025, kesadaran masyarakat dalam memilah sampah dari rumah menunjukkan tren yang sangat positif.

 

“Hingga tahun 2025, Kota Semarang memiliki 857 bank sampah aktif dengan total 15.725 nasabah. Melalui Program Semarang Wegah Nyampah, penguatan bank sampah, pengembangan ekonomi sirkular, serta edukasi masif, kami terus mendorong perubahan perilaku pengelolaan sampah langsung dari sumbernya,” ujar Agustina pada Rabu (3/6/2026).

Baca Juga :  H. Putra Jaya Umar Sosialisasi Peraturan Perundangan Provinsi Lampung tentang Rembuk Desa

 

Agustina menambahkan, volume sampah yang berhasil dikelola melalui jaringan ini mencapai 1.705,7 ton per tahun, dengan perputaran nilai ekonomi sirkular menyentuh angka Rp1,99 miliar.

 

Melihat dampak nyata tersebut, Pemkot Semarang memasang target yang lebih tinggi untuk tahun ini. Jaringan pengelolaan sampah mandiri akan diperluas secara signifikan di berbagai wilayah kelurahan dan kecamatan.

 

Target Unit Bank Sampah: Meningkat menjadi 1.486 unit.

Proyeksi Pengelolaan Sampah: Ditargetkan mencapai 2.823,4 ton per tahun.

 

“Kami optimistis perluasan ini tidak hanya berdampak baik bagi kebersihan kota, melainkan juga memperkuat ketahanan ekonomi berbasis komunitas,” jelas Agustina.

 

Sebagai contoh nyata keberhasilan, Wali Kota menunjuk gerakan lingkungan di Kelurahan Bulusan. Inisiatif lokal yang berawal dari lingkungan RT 04 RW 04 ini bahkan mendapat apresiasi langsung dari Menteri Lingkungan Hidup Republik Indonesia, Jumhur Hidayat, saat melakukan kunjungan kerja pada Selasa (2/6/2026).

Baca Juga :  Musdes Sumberanyar Mlandingan Tetapkan 3 Calon Kades PAW dan 237 DPT

 

Kunjungan kerja tersebut bertujuan untuk meninjau langsung efektivitas pengolahan sampah organik menggunakan Biowash Promic. Inovasi ini dikembangkan oleh Yayasan Peduli Lingkungan Penghijauan Melindungi Bumi dari Polusi.

 

Mekanisme Biowash Promic: Memanfaatkan bioaktivator berbasis mikroorganisme untuk mempercepat penguraian sampah organik.

Hasil Olahan: Mengubah limbah rumah tangga menjadi media tanam, pupuk cair, dan nutrisi tanaman yang ramah lingkungan.

 

Selain berhasil menyelesaikan persoalan limbah domestik, kawasan RT 04 Kelurahan Bulusan kini menjelma menjadi ruang edukasi lingkungan terpadu yang memadukan konsep penghijauan, pertanian perkotaan (urban farming), serta pemberdayaan ekonomi warga.

Baca Juga :  Didatangi Yakuza, Dugaan Pencabulan Puluhan Santriwati di Pekalongan Mencuat

 

Menteri Lingkungan Hidup, Jumhur Hidayat, memuji langkah konkret warga Bulusan. Menurutnya, gerakan ini membuktikan bahwa solusi masalah lingkungan global bisa dimulai dari tingkat rukun tetangga.

 

“Dari lingkungan RT di Kota Semarang, lahir sebuah gagasan besar bahwa ternyata sampah itu menguntungkan. Inilah esensi sejati dari ekonomi sirkular. Sampah bukan lagi sekadar masalah, melainkan penopang peningkatan kegiatan ekonomi masyarakat,” tegas Jumhur.

 

Terobosan berkelanjutan melalui payung program Semarang Wegah Nyampah ini dinilai patut menjadi inspirasi sekaligus percontohan nasional bagi kota dan kabupaten lain di Indonesia dalam mengatasi tantangan pengelolaan sampah perkotaan.

Penulis : Fery Eka spt

Berita Terkait

Pilkades PAW Sumberanyar: Riski Budi Hartono Usung Konsep Pembangunan Hulu-Hilir
Sinergi Lintas Sektor Mlandingan Siapkan Strategi Pengamanan Pilkades PAW
Lewat Gerakan Gempur Rokok Ilegal, Pemkot Pekalongan dan Bea Cukai Tegal Perkuat Sinergi
DPD Golkar Tubaba Tinjau Kebakaran Pasar Mulya Kencana, Desak Pemkab Segera Lakukan Relokasi 
Ketua DPD Golkar Tubaba Tinjau Kebakaran Pasar Mulya Kencana, Desak Pemkab Segera Lakukan Relokasi
Geger! Lansia Ditemukan Meninggal di Perkebunan Sawit Lampung Utara
Golkar Tubaba Salurkan Bantuan Peduli Kasih untuk Suyati, Warga Mulya Kencana
Tim Tekab 308 Presisi Polres Lampung Utara Hadiri Rilis Kasus 3C di Polda Lampung 
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 20:16 WIB

Pilkades PAW Sumberanyar: Riski Budi Hartono Usung Konsep Pembangunan Hulu-Hilir

Kamis, 4 Juni 2026 - 18:33 WIB

Sinergi Lintas Sektor Mlandingan Siapkan Strategi Pengamanan Pilkades PAW

Kamis, 4 Juni 2026 - 18:15 WIB

Wegah Nyampah: Ratusan Bank Sampah Hasilkan Nilai Ekonomi Rp1,99 Miliar

Kamis, 4 Juni 2026 - 16:48 WIB

Lewat Gerakan Gempur Rokok Ilegal, Pemkot Pekalongan dan Bea Cukai Tegal Perkuat Sinergi

Rabu, 3 Juni 2026 - 16:03 WIB

DPD Golkar Tubaba Tinjau Kebakaran Pasar Mulya Kencana, Desak Pemkab Segera Lakukan Relokasi 

Rabu, 3 Juni 2026 - 15:32 WIB

Geger! Lansia Ditemukan Meninggal di Perkebunan Sawit Lampung Utara

Rabu, 3 Juni 2026 - 12:18 WIB

Golkar Tubaba Salurkan Bantuan Peduli Kasih untuk Suyati, Warga Mulya Kencana

Rabu, 3 Juni 2026 - 12:07 WIB

Tim Tekab 308 Presisi Polres Lampung Utara Hadiri Rilis Kasus 3C di Polda Lampung 

Berita Terbaru