Peringati Harganas Ke-33, Pj Bupati Batang Faiz Kurniawan Ajak Ayah Hadir Secara Emosional dalam Keluarga

- Jurnalis

Selasa, 30 Juni 2026 - 07:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_16908288

i

Oplus_16908288

BATANG realitapublik.id – Pemerintah Kabupaten Batang menggelar upacara bendera dalam rangka memperingati Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-33 di halaman Pendopo Kabupaten Batang, Senin (29/6/2026). Upacara yang dipimpin langsung oleh Penjabat (Pj) Bupati Batang, M. Faiz Kurniawan, ini tampil beda dan sarat akan makna keberagaman.

 

Menampilkan simbol Bhinneka Tunggal Ika, seluruh peserta upacara tampak mengenakan pakaian adat dari berbagai daerah di Indonesia. Busana adat ini dipilih sebagai simbol penguatan nilai-nilai keluarga dalam bingkai persatuan dan kesatuan bangsa.

 

Tahun ini, Harganas mengusung tema nasional yang cukup mendalam dari Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN, yaitu “Ayah Wajib Hadir”. Tema ini menekankan pentingnya keterlibatan figur ayah dalam pengasuhan anak, tidak sekadar sebagai pencari nafkah, melainkan juga sebagai pendamping emosional.

Baca Juga :  RSUD Bangil Sediakan Layanan Vaksin Internasional Resmi untuk Jamaah Umrah, Haji, dan Pelaku Perjalanan Luar Negeri

Dalam amanatnya, Pj Bupati Batang M. Faiz Kurniawan mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Batang untuk memperkuat peran orang tua, khususnya sosok ayah, demi membangun generasi yang berkarakter dan tangguh. Ia menegaskan bahwa keluarga adalah fondasi utama pembangunan sebuah daerah.

 

“Keluarga adalah hulu dari seluruh pembangunan. Sepesat apa pun pembangunan fisik yang kita lakukan, tidak akan berarti tanpa adanya sumber daya manusia berkualitas yang dibangun sejak dari dalam rumah,” ujar Faiz Kurniawan.

 

Lebih lanjut, ia menyoroti tantangan era VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, and Ambiguity) yang penuh ketidakpastian, ditambah derasnya arus digitalisasi melalui gawai (gadget). Di tengah situasi ini, orang tua dituntut menjadi pendamping sekaligus teladan nyata agar anak-anak tidak kehilangan arah.

Baca Juga :  Dinilai Abaikan Kepentingan Terbaik Anak, Putusan Hak Asuh PT Surabaya Dipertanyakan ke Mahkamah Agung

 

Untuk menghadapi tantangan zaman, Faiz memaparkan tiga pilar utama yang harus diperkuat oleh setiap keluarga di Kabupaten Batang:

 

Kesehatan Keluarga: Fokus pada pemenuhan gizi seimbang, terutama pada 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) untuk mencegah stunting dan mendukung perkembangan optimal otak anak.

Pendidikan Karakter: Menjadikan rumah sebagai madrasah utama untuk menanamkan nilai-nilai integritas, kejujuran, disiplin, dan rasa tanggung jawab.

Ketahanan Mental: Membentuk mental anak agar memiliki daya juang tinggi, tidak mudah menyerah, serta adaptif terhadap perubahan.

 

Salah satu poin krusial yang mendapat perhatian khusus dari Pj Bupati Batang adalah fenomena fatherless country—sebuah kondisi di mana sosok ayah ada secara fisik di rumah, namun absen secara emosional dalam kehidupan anak.

Baca Juga :  Semarakkan HUT ke-81 RI dan HUT ke-4 Tiyuh, Pemerintah Karta Tanjung Selamat Gelar Seni Budaya dan Pembagian Hadiah

 

Faiz pun mengingatkan para kepala keluarga untuk bisa membedakan antara kuantitas dan kualitas kebersamaan.

 

“Masalah fatherless ini bicara tentang kuantitas dan kualitas. Kuantitas adalah seberapa lama kita berada di rumah, sedangkan kualitas adalah bagaimana kehadiran kita benar-benar dirasakan dan bermakna bagi anak-anak,” tegasnya.

 

Pesan mendalam yang disampaikan dalam momentum Harganas ke-33 ini menjadi refleksi penting bagi para ayah di Kabupaten Batang. Peran aktif seorang ayah di awal pertumbuhan anak sangat menentukan pembentukan karakter mereka di masa depan. Melalui momentum ini, seluruh masyarakat diharapkan dapat bergerak bersama mewujudkan keluarga yang harmonis, sehat, dan tangguh.

Penulis : Fery Eka spt

Berita Terkait

Peringatan Maulid Nabi dan Wilujengan LP2BN Pasuruan di Makam Adipati Wiranegara
Memeriahkan HUT ke-4 Tiyuh Marga Asri, Pemerintah Tiyuh Gelar Sholawatan, Doa Bersama, dan Seni Kuda Lumping
Militansi Tanpa Batas! Rombongan MWC NU Jatibanteng Siap Hijaukan Muktamar ke-35 di Jombang
Operasi Tumpas Narkoba 2026, Polres Pelabuhan Tanjung Perak Amankan 27 Tersangka dan Sita 1 Kilogram Sabu
Polsek Lambu Kibang Terima Penyerahan Satu Senpi Ilegal dari Masyarakat
Polres Lampung Utara Ungkap Kasus Persetubuhan Anak, Seorang Pria Diamankan
Baku Tembak di Pesta Organ Tunggal Muara Jaya: 3 Polisi Terluka, Terduga Bandar Narkoba Tewas
Polisi Tindak Tegas Terukur Pelaku DPO Narkoba Penyalahgunaan Senjata Api
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 26 Agustus 2026 - 22:04 WIB

Peringatan Maulid Nabi dan Wilujengan LP2BN Pasuruan di Makam Adipati Wiranegara

Rabu, 26 Agustus 2026 - 15:19 WIB

Memeriahkan HUT ke-4 Tiyuh Marga Asri, Pemerintah Tiyuh Gelar Sholawatan, Doa Bersama, dan Seni Kuda Lumping

Rabu, 26 Agustus 2026 - 10:48 WIB

Militansi Tanpa Batas! Rombongan MWC NU Jatibanteng Siap Hijaukan Muktamar ke-35 di Jombang

Rabu, 26 Agustus 2026 - 08:02 WIB

Polsek Lambu Kibang Terima Penyerahan Satu Senpi Ilegal dari Masyarakat

Selasa, 25 Agustus 2026 - 19:36 WIB

Polres Lampung Utara Ungkap Kasus Persetubuhan Anak, Seorang Pria Diamankan

Selasa, 25 Agustus 2026 - 15:29 WIB

Baku Tembak di Pesta Organ Tunggal Muara Jaya: 3 Polisi Terluka, Terduga Bandar Narkoba Tewas

Selasa, 25 Agustus 2026 - 12:48 WIB

Polisi Tindak Tegas Terukur Pelaku DPO Narkoba Penyalahgunaan Senjata Api

Senin, 24 Agustus 2026 - 20:13 WIB

Satlantas Polres Lampung Utara Pantau Rekayasa Lalu Lintas di Simpang Kebun 4 Kotabumi

Berita Terbaru