PEKALONGAN realitapublik.id — Gelaran pawai karnaval budaya yang dihelat di Kecamatan Buaran, Kabupaten Pekalongan, pada malam Jumat (10/9/2026) menjelma menjadi lautan manusia. Ribuan warga dari berbagai penjuru Kabupaten dan Kota Pekalongan tumpah ruah memadati jalur yang membentang dari Desa Simbang Kulon hingga panggung kehormatan di Desa Kertijayan, menyemarakkan malam dengan antusiasme yang luar biasa.
Sejak sore menjelang malam, denyut nadi keramaian sudah terasa di sepanjang rute yang dilalui peserta. Tua dan muda, remaja hingga anak-anak, berbaris tertib namun berdesakan di tepi jalan, tak ingin melewatkan momen megah yang hanya tersaji setahun sekali ini.
Pawai budaya ini merupakan rangkaian acara dari bakti sosial sunatan massal yang menjadi agenda rutin tahunan. Di balik kemeriahan visual yang disuguhkan, terselip misi kemanusiaan yang mendalam: mengulurkan tangan dan membantu meringankan beban warga kurang mampu yang membutuhkan uluran kasih.
Semarak malam kian memuncak tatkala barisan peserta karnaval menampilkan ragam atraksi seni. Gema perkusi dari penampilan drum band yang dinamis berpadu harmonis dengan keluwesan gerak kesenian tradisional lokal, menghadirkan spektrum hiburan yang memukau mata sekaligus menghangatkan hati para penonton.
Lebih dari sekadar tontonan hiburan rakyat yang meriah, agenda ini telah bertransformasi menjadi ruang bersama yang merawat tradisi dan merajut solidaritas sosial. Perpaduan antara aksi kemanusiaan dan pelestarian budaya lokal inilah yang menjadikan karnaval budaya Buaran selalu dinanti dan dirindukan kehadiran serta gaungnya oleh masyarakat luas setiap tahunnya.
Penulis : Wildan Purna Irawan






