PEMALANG, realitapublik.id — Warga berbondong-bondong mendatangi Sungai Comal di bawah Jembatan Tol Kelangdepok, Kecamatan Bodeh, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah. Aksi mendadak ini dipicu oleh beredarnya kabar penemuan butiran emas di aliran sungai tersebut.
Menurut keterangan warga setempat, Slamet, penemuan emas di Kali Comal bermula saat seorang warga yang sedang mengambil pasir tak sengaja menemukan perhiasan emas. Temuan tersebut kemudian dijual ke Pasar Comal dan menghasilkan uang puluhan juta rupiah.
“Bermula dari orang yang mengambil pasir, lalu tidak sengaja mendapat gelang emas. Setelah dijual di pasar, ternyata menghasilkan uang. Bahkan ada tiga jenis temuan yang nilainya hampir lima puluh juta rupiah,” ujar Slamet.
Ia menjelaskan, bentuk emas yang ditemukan warga cukup beragam, mulai dari butiran kecil menyerupai beras, potongan berbentuk panjang dan bundar, hingga yang menyerupai kawat dan gelang.
Maraknya kabar tersebut membuat bantaran Kali Comal di bawah Tol Kelangdepok diserbu warga dari luar daerah sejak pagi hingga sore hari.
“Rata-rata bukan warga sini. Warga lokal paling hanya mengambil kalau kebetulan menemukan. Kebanyakan pencari datang dari jauh, ada juga perempuan. Mereka datang pagi dan pulang sore,” tambah Slamet.
Hingga saat ini, aktivitas pencarian emas di sepanjang aliran Kali Comal masih terus berlangsung.
Masyarakat yang beraktivitas di sepanjang aliran Sungai Comal diimbau untuk selalu mematuhi arahan dari Aparat Penegak Hukum (APH) dan pihak berwenang. Selain mempertimbangkan faktor keselamatan, seperti risiko keberadaan satwa liar seperti ular sanca/piton, masyarakat juga diingatkan bahwa aktivitas pertambangan atau pencarian emas wajib memiliki izin resmi sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku. (*/Fery Eka SPT)






