KOTABUMI, realitapublik.id – Penantian panjang masyarakat Kabupaten Lampung Utara akan datangnya air hujan akhirnya terwujud. Setelah hampir sembilan bulan dilanda kekeringan ekstrem, dua kecamatan di wilayah ini mulai diguyur hujan deras pada Rabu (9/9/2026) sore.
Dua wilayah yang beruntung mendapatkan tetesan air hujan tersebut adalah Kecamatan Blambangan Pagar dan Kecamatan Abung Selatan. Meski durasinya belum terlalu lama, intensitas hujan yang cukup deras terbukti ampuh meredakan suhu panas yang menyengat serta meluruhkan debu yang menyelimuti pemukiman warga.
Turunnya hujan ini disambut dengan rasa haru dan suka cita. Banyak warga yang langsung keluar rumah untuk membasuh diri dan menyambut titik-titik air pertama setelah sekian lama bertahan di tengah kemarau panjang.
“Alhamdulillah, akhirnya hujan turun juga. Sudah berbulan-bulan sumur kami kering dan hawa di dalam rumah gerah terus. Kami sangat bersyukur atas berkah ini,” ujar Ansori (50), salah satu warga Abung Selatan, Rabu (9/9/2026).
Turunnya hujan kali ini dirasa menjadi berkah ganda. Pasalnya, selain didera kekeringan, wilayah tersebut baru-baru ini juga terdampak musibah erupsi Gunung Anak Krakatau. Abu vulkanik dari aktivitas gunung berapi tersebut sempat merambah hingga ke pemukiman dan atap rumah-rumah warga.
Hujan sore ini pun menjadi penyelamat yang langsung membersihkan sisa-sisa abu vulkanik berbahaya di udara dan pekarangan.
Kini, masyarakat berharap hujan dapat turun secara rutin dalam beberapa hari ke depan. Hal ini sangat diharapkan agar debit air sumur warga kembali normal untuk kebutuhan sehari-hari, serta lahan pertanian yang sempat mengering dan mati bisa segera diolah kembali.(*)
Penulis : Rodi Sandra
Editor : Redaksi






