TUBABA, realitapublik.id — Pemerintah Tiyuh (Desa) Kartasari, Kecamatan Tulang Bawang Udik, Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) menggelar kegiatan Musyawarah Tiyuh Rembuk Stunting di Kantor Tiyuh Kartasari, Rabu (9/9/2026).
Agenda ini diselenggarakan sebagai langkah nyata dan upaya bersama dalam percepatan penanganan serta pencegahan stunting di tingkat tiyuh. Kegiatan tersebut mengedepankan sinergi lintas sektor yang melibatkan unsur pemerintah, TNI-Polri, tenaga kesehatan, hingga elemen masyarakat.
Musyawarah ini dihadiri langsung oleh Ketua TP-PKK Kecamatan Tulang Bawang Udik, Pemerintah Tiyuh Kartasari, Babinsa, Bhabinkamtibmas, kader Posyandu, serta perwakilan instansi terkait untuk merumuskan langkah-langkah strategis.
Dalam forum tersebut, dibahas sejumlah poin krusial penanganan stunting, meliputi penguatan peran kader kesehatan, peningkatan gizi masyarakat, hingga optimalisasi pemutakhiran data sasaran keluarga berisiko stunting.
Ketua TP-PKK Kecamatan Tulang Bawang Udik menegaskan bahwa Rembuk Stunting merupakan momentum penting untuk menyatukan persepsi dan aksi nyata lintas sektor.
“Penanganan stunting tidak bisa dilakukan sendiri, melainkan harus melalui kerja sama lintas sektor, mulai dari pemerintah tiyuh, tenaga kesehatan, kader Posyandu, hingga dukungan TNI-Polri di wilayah,” ujarnya.
Pada kesempatan yang sama, Kepalo Tiyuh Kartasari, Afrika, S.H., menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih setinggi-tingginya kepada TP-PKK Kecamatan Tulang Bawang Udik, Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta seluruh pihak yang telah hadir dan mendukung suksesnya kegiatan ini.
“Kami berharap melalui Rembuk Stunting ini dapat dihasilkan langkah-langkah konkret yang tepat sasaran, sehingga angka stunting di wilayah Tulang Bawang Udik dapat terus mengalami penurunan,” tutur Afrika. (*)






