Kualitas Udara PALI Masih Kritis, Kebijakan Belajar dari Rumah Resmi Diperpanjang

- Jurnalis

Senin, 12 Oktober 2026 - 16:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PALI, realitapublik.id – Kualitas udara di Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Sumatra Selatan, dilaporkan terus memburuk dan bertahan di level Berbahaya akibat kepungan kabut asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Senin (12/10/2026).

Data terbaru dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten PALI menunjukkan konsentrasi partikel halus (PM₂.₅) melonjak drastis hingga menyentuh angka 378 µg/m³.

Kondisi ini menempatkan PALI sebagai salah satu wilayah dengan polusi kabut asap paling kritis di Sumatra Selatan, bersanding ketat dengan Kota Palembang.

Merespons ancaman kesehatan yang kian nyata, Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten PALI mengambil langkah tegas dengan resmi memperpanjang kebijakan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) atau belajar dari rumah bagi siswa tingkat TK, SD, hingga SMP. Berbeda dengan instruksi sebelumnya yang membatasi PJJ hingga 10 Oktober, keputusan kali ini tidak menggunakan batas tanggal pasti.

Baca Juga :  Sidang Sengketa Tanah Kantor Kelurahan Bukir Kembali Ditunda

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten PALI, Harun, S.H., M.H., mengonfirmasi kebenaran aturan perpanjangan tersebut.

“Ya, benar. Pelaksanaan PJJ diperpanjang berdasarkan surat edaran tersebut, dengan mempertimbangkan kondisi kualitas udara di Kabupaten PALI,” ujar Harun kepada media.

Baca Juga :  Anggota DPRD Situbondo Junaidi Jalani Tes Urine, Ini Hasilnya

Pihak dinas menyatakan bahwa masa belajar dari rumah akan diperpanjang dan dievaluasi secara dinamis berdasarkan grafik Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) di lapangan.

Langkah ini diambil sebagai bentuk perlindungan preventif terhadap kesehatan para siswa dan tenaga pendidik.

Kondisi kabut asap yang pekat ini juga mulai melumpuhkan aktivitas ekonomi warga. Sejumlah petani karet di wilayah perdesaan PALI mengaku terpaksa berhenti menyadap karena jarak pandang yang terbatas dan mulai mengalami sesak napas.

Meski demikian ada juga sejumlah petani karet yang nekat tetap ke kebun untuk menyadap demi memenuhi kebutuhan keluarga.

Baca Juga :  Ratusan Anggota LSM Harimau se-Jateng Bersiap Gelar Aksi Moral di MNC Tower Jakarta  

“Mau tidak mau ke kebun, soalnya masyarakat harus mengais rejeki dari kebun karet,” ungkap salah satu warga setempat

Atas kondisi ini, masyarakat mendesak Dinas Kesehatan untuk segera menyalurkan masker standar medis secara masif serta memberikan edukasi penanganan Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA).

Hingga berita ini diturunkan, warga diimbau untuk membatasi aktivitas di luar ruangan, menutup ventilasi rumah, serta wajib mengenakan masker respirator seperti jenis N95 apabila terpaksa keluar rumah.(*)

Penulis : Lidian/Red

Berita Terkait

Penuh atutias dan semangat, Sukamto S.Pd.I menggelar Do’a bersama dan Bakso Terapi dan bekam bersama DPD Parthi Tubaba. menjaga kesehatan dan pengobatan di Tiyuh daya sakti Jelang Pilkati
Jangan Kaget Besok Pemadaman Listrik, PLN UP3 Situbondo Rilis Daftar Wilayah Terdampak
Penuh Semangat Jelang Pilkati, Susilo Widodo Gelar Pemeriksaan Kesehatan Gratis di Tiyuh Marga Asri
Harmoni Pilkati Sumber Rejo: Rifai Gelar Doa Bersama dan Musik Santai
DPRD Lampura Bongkar Borok SPBU: Usulkan Pelangsir BBM Masuk Sistem Zonasi, Sebut Pertashop Produk Gagal
Bawa Semangat Kartini, Begini Cara Bidan Anis Gandeng Warga Daya Asri Jelang Pilkati
Buka FH Volleyball Talent Hunt U-18 Cup, Firdaus Hasbullah Ajak Atlet Muda PALI ‘Gas Jadi Bintang’
Jalan Lintas Talang Ojan – Sukamaju Amblas, Akses Vital Menuju Ibu Kota PALI Nyaris Putus
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 17:41 WIB

Penuh atutias dan semangat, Sukamto S.Pd.I menggelar Do’a bersama dan Bakso Terapi dan bekam bersama DPD Parthi Tubaba. menjaga kesehatan dan pengobatan di Tiyuh daya sakti Jelang Pilkati

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:00 WIB

Jangan Kaget Besok Pemadaman Listrik, PLN UP3 Situbondo Rilis Daftar Wilayah Terdampak

Selasa, 13 Oktober 2026 - 13:34 WIB

Penuh Semangat Jelang Pilkati, Susilo Widodo Gelar Pemeriksaan Kesehatan Gratis di Tiyuh Marga Asri

Senin, 12 Oktober 2026 - 21:43 WIB

DPRD Lampura Bongkar Borok SPBU: Usulkan Pelangsir BBM Masuk Sistem Zonasi, Sebut Pertashop Produk Gagal

Senin, 12 Oktober 2026 - 19:38 WIB

Bawa Semangat Kartini, Begini Cara Bidan Anis Gandeng Warga Daya Asri Jelang Pilkati

Senin, 12 Oktober 2026 - 19:04 WIB

Buka FH Volleyball Talent Hunt U-18 Cup, Firdaus Hasbullah Ajak Atlet Muda PALI ‘Gas Jadi Bintang’

Senin, 12 Oktober 2026 - 16:41 WIB

Jalan Lintas Talang Ojan – Sukamaju Amblas, Akses Vital Menuju Ibu Kota PALI Nyaris Putus

Senin, 12 Oktober 2026 - 16:00 WIB

Kualitas Udara PALI Masih Kritis, Kebijakan Belajar dari Rumah Resmi Diperpanjang

Berita Terbaru