Penyidik Terkesan Abaikan Klarifikasi Wartawan Terkait Perkembangan Kasus Pedofilia

- Jurnalis

Kamis, 18 Juli 2024 - 11:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pasuruan, RealitaPublik – Sulitnya komunikasi penyidik UPPA Polres Pasuruan terkait perkembangan kasus Asusila Pedofilia terhadap anak di bawah umur yang menimpa warga Kecamatan Bangil yang sempat viral di media online beberapa hari lalu membuat gerah insan media.

Saat di minta informasi via WA beberapa kali dan centang dua, Penyidik terkesan mengabaikan dan enggan memberi informasi terkait perkembangan penangangan perkara kasus kekerasan anak di bawah umur kepada wartawan.

Baca Juga :  Pacu Swasembada Pangan, Tubaba Transformasi Pertanian Lewat Digitalisasi dan Program I-CARE

Hal ini sangat bertolak belakang dengan instruksi Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang meminta anggotanya agar tidak ‘ghosting’ atau mengabaikan masyarakat terlebih kepada “insan Pers” yang meminta informasi tentang pelayanan Polri sebagai kontrol sosial. Perilaku demikian akan semakin memperburuk citra negatif institusi Polri.

Baca Juga :  Satgas Pangan Polres Magetan Pantau Pasokan dan Harga Bapokting Pascalebaran

Tentu sangat mengherankan, Polisi yang tugasnya melayani masyarakat dan tidak terkecuali para insan pers yang mau mengkonfirmasi dan mencari informasi kebenaran maupun perkembangan suatu kasus di wilayah Polres Pasuruan tidak mendapat respon sama sekali dari penyidik UPPA Polres Pasuruan, apalagi terkait informasi kasus yang sangat viral di media sosial. (Red)

Baca Juga :  Polres Trenggalek Amankan Bandar Arisan Bodong,Tersangka Ditangkap di Timor Leste

Penulis : Red

Berita Terkait

Warga Semarang Tengah Bersiap! Simak Jadwal Pemadaman Listrik Hari Ini
Wali Kota Aaf Dorong Pejabat Kota Pekalongan Bersepeda ke Kantor
Dugaan Pelanggaran di Puskesmas Petungkriyono: LSM Pejuang 24 Penuhi Panggilan Inspektorat Pekalongan
Diterjang Angin Kencang, Sebuah Bangunan Dapur Milik Lansia di Situbondo Roboh
Pemerhati Sosial Kritik Rencana Larangan Siswa di Situbondo Bawa Motor
Keberadaan Suwardi Masih Misteri, Tim SAR Hentikan Pencarian di Hutan Baluran Setelah Seminggu
Warga Masangan Bongkar Dugaan “Gudang” Oplosan LPG Subsidi: Mobil Kabur Saat Dicegat, Polisi Diminta Segera Gerebek!
Juru Parkir Geruduk Mie Gacoan: Tolak Vendor Eksternal, Pertahankan Mata Pencaharian!
Berita ini 52 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 14 April 2026 - 08:34 WIB

Warga Semarang Tengah Bersiap! Simak Jadwal Pemadaman Listrik Hari Ini

Selasa, 14 April 2026 - 07:10 WIB

Wali Kota Aaf Dorong Pejabat Kota Pekalongan Bersepeda ke Kantor

Selasa, 14 April 2026 - 00:43 WIB

Dugaan Pelanggaran di Puskesmas Petungkriyono: LSM Pejuang 24 Penuhi Panggilan Inspektorat Pekalongan

Selasa, 14 April 2026 - 00:31 WIB

Diterjang Angin Kencang, Sebuah Bangunan Dapur Milik Lansia di Situbondo Roboh

Senin, 13 April 2026 - 23:09 WIB

Pemerhati Sosial Kritik Rencana Larangan Siswa di Situbondo Bawa Motor

Senin, 13 April 2026 - 08:37 WIB

Warga Masangan Bongkar Dugaan “Gudang” Oplosan LPG Subsidi: Mobil Kabur Saat Dicegat, Polisi Diminta Segera Gerebek!

Minggu, 12 April 2026 - 11:48 WIB

Juru Parkir Geruduk Mie Gacoan: Tolak Vendor Eksternal, Pertahankan Mata Pencaharian!

Minggu, 12 April 2026 - 11:37 WIB

Wali Kota Adi Wibowo Hadiri Silaturahmi KAHMI-FORHATI: Tekankan Peran Strategis Kader HMI bagi Pasuruan

Berita Terbaru