Tragis, Seorang Kakek di Rowokele Kebumen Tewas Terpanggang Api 

- Jurnalis

Kamis, 31 Oktober 2024 - 07:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Polsek Rowokele, Tim INAFIS Polres Kebumen, Babinsa Koramil Rowokele, di TKP.

i

Anggota Polsek Rowokele, Tim INAFIS Polres Kebumen, Babinsa Koramil Rowokele, di TKP.

Kebumen, reflitapublik.id – Nasib tragis dialami seorang kakek lansia bernama Supardi (84), warga Desa/Kecamatan Rowokele, Kebumen. Nyawanya tak tertolong setelah seluruh tubuhnya terbakar tumpukan daun dan ranting bambu yang mengering di pekarangan belakang rumahnya, Rabu, 30 Oktober 2024, sekitar pukul 11.00 WIB.

 

Kejadian bermula ketika Nurul Mufid (40), keponakan korban, melihat api menyala di belakang rumahnya. Saat itu, ia langsung mengecek sumber api dan menemukan bahwa api berasal dari tumpukan daun dan ranting bambu yang mengering di pekarangan belakang rumah. Namun, ia belum menyadari bahwa pamannya, Supardi, berada di lokasi kebakaran.

 

Setelah mengecek kondisi di sekitar rumah, Mufid melihat sepeda ontel milik pamannya berada di depan rumah. Mufid pun memutuskan untuk mencari keberadaan sang paman di dalam rumah, namun tidak menemukan Supardi di sana. Kecurigaannya pun muncul, dan ia kembali mengecek ke sumber api di belakang rumah.

Baca Juga :  Bupati Lampung Utara Bahas Program Sekolah Rakyat Bersama Menteri Sosial RI

Saat mendekati api, Mufid terkejut melihat tubuh pamannya berada di tengah kobaran api dalam kondisi yang memprihatinkan dengan luka bakar di sekujur tubuhnya. Mufid berusaha menarik korban dari api yang menyala, namun sayangnya nyawa Supardi sudah tidak bisa diselamatkan.

Menanggapi kejadian ini, Kapolres Kebumen AKBP Recky melalui Plt Kasihumas Polres Kebumen, Aiptu Nanang Faulatun, menjelaskan bahwa berdasarkan olah tempat kejadian perkara (TKP) yang dilakukan oleh Polsek Rowokele dan Tim Inafis Polres Kebumen, kuat dugaan peristiwa ini merupakan murni kecelakaan.

Baca Juga :  Gubernur Ahmad Luthfi Temui Massa May Day di Semarang, Klaim Investasi Jateng Aman

“Dari hasil penyelidikan awal di lokasi, kami menduga bahwa ini adalah kecelakaan. Korban mungkin terpeleset atau terjebak di tengah kobaran api saat membakar sampah di pekarangannya,” ujar Aiptu Nanang.

Lebih lanjut, hasil pemeriksaan medis dari Puskesmas Rowokele tidak menemukan tanda-tanda kekerasan atau penganiayaan pada tubuh korban yang mengarah pada tindak pidana. “Hasil pemeriksaan menunjukkan tidak ada tanda penganiayaan. Semua indikasi mengarah pada kecelakaan akibat kebakaran,” tambahnya.

Baca Juga :  Geger Penemuan Mayat di Rawa Tiyuh Karta, Polisi: Murni Meninggal Sakit

Supardi dikenal sebagai sosok yang aktif meski usianya sudah lanjut. Ia kerap melakukan aktivitas sehari-hari, termasuk membersihkan pekarangan rumahnya. Kejadian ini mengejutkan warga setempat yang tidak menyangka kakek 84 tahun tersebut mengalami nasib tragis.

Atas kejadian ini, pihak keluarga telah menerima dengan ikhlas dan menyatakan bahwa mereka tidak akan menuntut pihak manapun karena menganggap peristiwa ini sebagai musibah yang tidak terduga.

Jenazah korban telah diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan di pemakaman umum desa setempat. Polisi mengimbau masyarakat, terutama lansia, untuk lebih berhati-hati saat melakukan aktivitas yang melibatkan api agar kejadian serupa tidak terulang kembali.(*)

Penulis : Wahyudin

Editor : Abdul Hakim

Berita Terkait

Dugaan Ketidaksesuaian Pembayaran Aset Pendopo Lama Pekalongan Mencuat, Transparansi Pemkab Dipertanyakan 
Kapolda Sumsel Tekankan Akselerasi Pencegahan Peredaran Gelap Narkotika di Sumatera Selatan
Dukung Program Nasional, Polres PALI Kawal Peluncuran Makan Bergizi Gratis di Penukal 
Sinergi Polres PALI dan Polsek Talang Ubi Amankan Tasyakuran Akhirussalam di Ponpes Mamba’ul Hikam 
Tekan Angka Kriminalitas, Polsek Talang Ubi Intensifkan Patroli KRYD di Titik Rawan
Dinas PUPR Tubaba Perbaiki Ruas Simpang Karta Raharja 
Penghormatan untuk Sang Bhayangkara: Polres Tubaba Gelar Sholat Ghaib dan Doa Bersama bagi Bripka Anumerta Arya Supena
Lewat ‘Sabuk Kamtibmas’, Kapolres Tubaba Ajak Seluruh Elemen Masyarakat Perkuat Sinergi
Berita ini 63 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 11 Mei 2026 - 20:33 WIB

Dugaan Ketidaksesuaian Pembayaran Aset Pendopo Lama Pekalongan Mencuat, Transparansi Pemkab Dipertanyakan 

Senin, 11 Mei 2026 - 20:10 WIB

Kapolda Sumsel Tekankan Akselerasi Pencegahan Peredaran Gelap Narkotika di Sumatera Selatan

Senin, 11 Mei 2026 - 19:57 WIB

Dukung Program Nasional, Polres PALI Kawal Peluncuran Makan Bergizi Gratis di Penukal 

Senin, 11 Mei 2026 - 19:16 WIB

Sinergi Polres PALI dan Polsek Talang Ubi Amankan Tasyakuran Akhirussalam di Ponpes Mamba’ul Hikam 

Senin, 11 Mei 2026 - 19:04 WIB

Tekan Angka Kriminalitas, Polsek Talang Ubi Intensifkan Patroli KRYD di Titik Rawan

Senin, 11 Mei 2026 - 14:28 WIB

Penghormatan untuk Sang Bhayangkara: Polres Tubaba Gelar Sholat Ghaib dan Doa Bersama bagi Bripka Anumerta Arya Supena

Senin, 11 Mei 2026 - 13:32 WIB

Lewat ‘Sabuk Kamtibmas’, Kapolres Tubaba Ajak Seluruh Elemen Masyarakat Perkuat Sinergi

Senin, 11 Mei 2026 - 13:25 WIB

Wujud Penghormatan Terakhir, Polres Lampung Utara Gelar Sholat Ghaib untuk Bripka Anumerta Arya Supena

Berita Terbaru