Banjir dan Longsor di Kebumen, Dua Orang Ditemukan Meninggal 

- Jurnalis

Senin, 11 November 2024 - 08:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas tim gabungan saat melakukan evakuasi korban longsor di Dukuh Lengkong, RT 05 RW 02, Desa Jemur, Kecamatan Pejagoan, Kebumen. 

Petugas tim gabungan saat melakukan evakuasi korban longsor di Dukuh Lengkong, RT 05 RW 02, Desa Jemur, Kecamatan Pejagoan, Kebumen. 

KEBUMEN, REALITAPUBLIK.ID – Bencana banjir bandang dan longsor melanda kabupaten Kebumen pada Sabtu, 9 November 2024, sekitar pukul 19.30 WIB, mengakibatkan 2 orang meninggal dunia setelah rumahnya tertimbun tanah longsor.

 

Informasi terhimpun realitapublik.id, dua orang yang meninggal adalah Novi (27) dan Febian (5), warga Dukuh Lengkong, RT 05 RW 02, Desa Jemur, Kecamatan Pejagoan.

 

Korban yang merupakan ibu dan anak itu ditemukan saat tim gabungan yang terdiri dari Polres Kebumen, BPBD, TNI, dan Satpol PP, dibantu relawan melakukan pencarian di titik lokasi longsor.

 

Meski pencarian ini sempat terkendala oleh kondisi tanah yang labil akibat hujan deras yang melanda wilayah tersebut sejak Sabtu malam, namun tidak mematahkan semangat tim gabungan bersama relawan.

 

Akhirnya, jenazah Novi dan Febian ditemukan saat alat berat yang dikerahkan dalam proses pencarian mulai mengangkat timbunan tanah di sekitar lokasi rumah yang tertimpa longsor.

 

Kedua jenazah ditemukan di bawah tumpukan tanah setinggi kurang lebih tiga meter dalam posisi Novi memeluk Febian.

Baca Juga :  Cegah Perang Sarung dan Balap Liar, Polsek Tamansari Bogor Sisir Titik Rawan Setiap Malam

 

Posisi mereka menunjukkan bahwa Novi berupaya menjaga buah hatinya dalam situasi berbahaya tersebut. Pemandangan ini membuat tim evakuasi dan warga yang menyaksikan proses penemuan tak kuasa menahan kesedihan.

 

Setelah berhasil diangkat dari reruntuhan, jenazah Novi dan Febian langsung dievakuasi ke mushola terdekat. Evakuasi ini dilakukan dengan bantuan sejumlah relawan dari BPBD Kebumen serta aparat dari Polres Kebumen dan Kodim 0709 Kebumen.

 

Setibanya di mushola, tim medis melakukan pemeriksaan awal sebelum jenazah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.

 

Kejadian ini juga menggugah simpati masyarakat sekitar, yang berbondong-bondong datang untuk memberikan dukungan kepada keluarga korban. Saat ini jenazah Novi dan anaknya, Febian, telah dikebumikan.

 

Musibah longsor yang merenggut nyawa Novi dan Febian ini menjadi pengingat bagi warga Kebumen, khususnya di daerah rawan longsor, untuk selalu waspada, terutama saat curah hujan tinggi.

Baca Juga :  Skandal "Ratu Tramadol": Meski Jadi Tahanan Kejari Bogor, Jaringan Obat Keras Golongan G Diduga Masih Eksis di Jalur Ciawi–Cicurug

 

Pemerintah daerah diharapkan dapat meningkatkan upaya mitigasi bencana demi mencegah korban jiwa dalam bencana serupa di masa mendatang.

 

Kapolres Kebumen AKBP Recky, Basarnas, TNI, BPBD dan Satpol PP, saat di lokasi bencana di Desa Jemur, Kecamatan Pejagoan.

 

Kapolres Kebumen AKBP Recky menyampaikan belasungkawa atas musibah yang menimpa keluarga korban.

 

AKBP Recky juga menegaskan bahwa pihaknya akan terus melakukan pemantauan di wilayah yang rawan longsor, terutama saat musim hujan tiba.

“Kami mengimbau masyarakat di daerah perbukitan untuk tetap waspada dan segera melaporkan jika ada tanda-tanda tanah bergerak atau kondisi lain yang mencurigakan,” tuturnya.

 

Selain longsor di Pejagoan, hujan deras yang melanda wilayah Kebumen pada malam minggu tersebut juga menyebabkan beberapa titik banjir.

 

Laporan dari Polres Kebumen mencatat adanya beberapa tanggul sungai yang dilaporkan jebol yaitu di Desa Sidomukti, Kecamatan Adimulyo, dan Desa Klepusanggar, Kecamatan Sruweng, serta Sungai Karanganyar. Ketiga jebolnya tanggul ini menyebabkan luapan air yang membanjiri pemukiman warga di sekitar sungai.

Baca Juga :  Ops Ketupat Semeru 2026: Satlantas Pasuruan Kota Perketat Penertiban Truk Masuk Kota dan Aktivasi ETLE 24 Jam

 

Di Kecamatan Adimulyo, tanggul Sungai Kemit dilaporkan jebol, mengakibatkan air sungai meluap dan merendam rumah warga di Desa Sidomukti. Warga setempat terpaksa mengungsi sementara karena ketinggian air yang cukup mengkhawatirkan.

 

Situasi serupa juga terjadi di Desa Klepusanggar, Kecamatan Sruweng, di mana tanggul sungai di desa tersebut jebol, sehingga air sungai meluap dan merendam sejumlah rumah warga.

 

Selanjutnya di Kecamatan Karanganyar, juga terdapat beberapa titik banjir yang diakibatkan jebolnya tanggul Sungai Karanganyar, hingga menggenangi Kelurahan Panjatan setinggi 1 sampai 2 meter. Beberapa warga setempat harus diungsikan karena peristiwa itu.

 

Sementara itu, di Desa Kejawang, Kecamatan Sruweng, Kali Kejawang meluap karena tidak mampu menampung debit air yang besar akibat curah hujan yang tinggi. Banjir lokal pun terjadi, mengakibatkan beberapa area pemukiman terendam air.

 

Hingga berita ini dimuat, pihak berwenang terus mengupayakan penanganan di lokasi-lokasi bencana.(*)

Penulis : Wahyudin

Editor : Abdul Hakim

Berita Terkait

Divpropam Mabes Polri Cek Pos Pelayanan Rest Area KM 215 B Trans Tol Sumatera
Dukung Moral Personel Ops Ketupat Krakatau 2026, Wakapolres dan Bhayangkari Tubaba Salurkan Bingkisan di Pospam
Laka Beruntun Libatkan 6 Kendaraan di Tol Batang KM 361, Pemudik Diimbau Tingkatkan Kewaspadaan
Dinamika Baru PAN Kota Malang kedepan, Dari Aksi Berbagi Ramadan hingga Konsolidasi Strategis 2025-2030
Polres Lampung Utara Terima Supervisi Ops Ketupat Krakatau 2026 dari Mabes Polri
Kilau Ramadan 1447 H: Sinergi Realitapublik.id Jawa Tengah dan LSM Pejuang 24 Tebar Kebaikan
Semangat Berbagi di Kota Batik: LSM Pejuang 24 Tebar Ribuan Takjil dan Santuni Ratusan Anak Yatim-Lansia
Sinergi Budaya Lintas Daerah: LP2BN Pasuruan, Blitar, dan Malang Gelar Buka Bersama di Kediaman Ketua DPD Jatim
Berita ini 43 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 17 Maret 2026 - 11:00 WIB

Divpropam Mabes Polri Cek Pos Pelayanan Rest Area KM 215 B Trans Tol Sumatera

Selasa, 17 Maret 2026 - 10:56 WIB

Dukung Moral Personel Ops Ketupat Krakatau 2026, Wakapolres dan Bhayangkari Tubaba Salurkan Bingkisan di Pospam

Senin, 16 Maret 2026 - 11:39 WIB

Laka Beruntun Libatkan 6 Kendaraan di Tol Batang KM 361, Pemudik Diimbau Tingkatkan Kewaspadaan

Senin, 16 Maret 2026 - 10:31 WIB

Dinamika Baru PAN Kota Malang kedepan, Dari Aksi Berbagi Ramadan hingga Konsolidasi Strategis 2025-2030

Senin, 16 Maret 2026 - 08:00 WIB

Polres Lampung Utara Terima Supervisi Ops Ketupat Krakatau 2026 dari Mabes Polri

Minggu, 15 Maret 2026 - 19:56 WIB

Semangat Berbagi di Kota Batik: LSM Pejuang 24 Tebar Ribuan Takjil dan Santuni Ratusan Anak Yatim-Lansia

Minggu, 15 Maret 2026 - 19:02 WIB

Sinergi Budaya Lintas Daerah: LP2BN Pasuruan, Blitar, dan Malang Gelar Buka Bersama di Kediaman Ketua DPD Jatim

Minggu, 15 Maret 2026 - 14:26 WIB

MBG Lampung Utara: Buah Semangka Busuk Dibagikan ke Siswa SDN 02 Cempaka

Berita Terbaru