Situbondo, realitapublik.id – Dalam menghadapi arus mudik Lebaran Idul Fitri 1446 H, Pemerintah Kabupaten Situbondo telah menyiapkan 20 Masjid Ramah Pemudik bagi para pemudik yang melintas di Jalur Pantura Situbondo.
Bupati Situbondo, Yusuf Rio Wahyu Prayogo mengatakan, masjid ramah pemudik ini merupakan program yang dibuat oleh Pemerintah Kabupaten Situbondo untuk melayani para pemudik.
“Saya menghimbau kepada para pemudik jangan ragu untuk mampir dan beristirahat di masjid ramah pemudik,” kata Mas Rio (panggilan akrab Bupati Situbondo) saat launching Masjid Ramah Pemudik yang dipusatkan di Masjid Nurul Abrol, Kilensari, Kecamatan Panarukan, Kabupaten Situbondo, Sabtu (15/3/2025).
Di masjid ramah pemudik ini disediakan tempat istirahat, pelayanan pemeriksaan kesehatan atau cek kesehatan dan pijet refleksi gratis serta stand UMKM.
Dengan adanya program Masjid Ramah Pemudik tersebut, diharapkan dapat membantu para pemudik yang melintas di Jalur Pantura Situbondo.
“Sebagaimana kita diketahui, Kabupaten Situbondo merupakan daerah lintas pantura yang dilalui pemudik dari pulau Jawa hingga pulau Dewata Bali, bahkan NTB dan NTT. Tentunya itu merupakan perjalanan panjang yang melelahkan,” ujar Mas Rio.
Oleh karena itu, Bupati berharap masjid ramah pemudik ini semoga bisa dimanfaatkan sebaik baiknya oleh para pemudik yang melintas sepanjang Jalan Pantura Situbondo.
“Insyaallah dengan pelayanan masjid ramah pemudik, Kabupaten Situbondo akan lebih dikenal masyarakat Indonesia yang mudik lewat Jalur Pantura Situbondo,” pungkasnya.
Pantauan media, dalam kesempatan itu Mas Rio mencoba layanan pijet refleksi yang tersedia di Masjid Besar Nurul Abrol, Kilensari, Kecamatan Panarukan.(*)
Penulis : Abdul Hakim






