Aceh, realitapublik.id – Satwa unggas utamanya burung dengan berbagai jenis, telah dikenal mempunyai pesona dan daya tarik tersendiri. Tidak hanya bagi para penggemar ataupun kolektor, namun secara umum masyarakat suka mendengar kicau alami satwa ini. Tak heran sejak dahulu burung menjadi sahabat manusia dan menjadi klangenan bagi para pangeran dan bangsawan.
Saat ini kegemaran memelihara jenis unggas yang satu ini khususnya burung berkicau tidak lagi menjadi monopoli kaum bangsawan atau orang berduit saja, namun telah berkembang menjadi hobi yang mendatangkan banyak manfaat bagi masyarakat umum.
Selain sebagai sarana relaksasi, melepaskan stress, memelihara burung berkicau juga dapat menjadi usaha dengan keuntungan yang menjanjikan dibandingkan dengan jenis hobi lainnya. Kini, minat masyarakat pada burung berkicau dengan berbagai jenis sekarang ini cukup besar.

Sebagai upaya pelestarian burung dengan harapan agar tidak mengalami kepunahan, dan potensi penularan penyakit melalui hewan peliharaan terutama burung menjadi kecil karena pemeliharaannya terjaga dengan baik, Sedulur Kicauan Mania Nusantara (SKMN) dan Sentral Murai Bird Farm (SMBF) Aceh dalam waktu dekat ini akan menggelar event lomba burung berkicau tingkat nasional.
Pelaksanaan lomba kontes berkicau nasional ini digelar pada hari Minggu, tanggal 27 April 2025, di Lapangan Pekan Budaya Aceh (PKA) Banda Aceh, mulai pukul 09:00 sampai selesai.
Selain event lomba burung berkicau, SKMN dan SMBF Aceh juga akan mengadakan kegiatan sosial, yakni santunan anak yatim.
“Acara ini juga mempererat tali persaudaraan sesama pecinta burung berkicau, meningkatkan semangat melestarikan dan menangkar burung-burung lokal, dan meningkatkan pendapatan masyarakat khususnya para peternak burung, pengrajin sangkar burung,” ucap Sekjen SKMN, Joe.
Adapun tujuan pameran dan lomba ini yaitu untuk lebih mempererat tali silaturrahmi sesama penggemar burung berkicau dan penangkar burung di Indonesia, menjadi wadah pecinta burung untuk berkompetisi juga dapat meningkatkan nilai ekonomi dari burung kicau tersebut, mengangkat perekonomian masyarakat melalui pemanfaatan lahan pekarangan berbasis hobies dengan beternak burung.
Acara ini akan memperebutkan hadiah sebuah mobil dan banyak lagi hadiah lainnya, Kegiatan perlombaan ini untuk memupuk jiwa sportifitas dalam berlomba diantara sesama penggemar burung berkicau, dan memupuk semangat para penangkar burung untuk terus melestarikan burung di Indonesia.
“Lomba kicauan burung ini akan diikuti oleh beberapa daerah propinsi, dan kegiatan ini akan dihadiri oleh tamu undangan dari Forkopimda Kota Banda Aceh dan beberapa tamu undangan lainnya,” ujar Sekjen SKMN.(*)
Penulis : M Husni
Editor : Abdul Hakim
Sumber Berita : realitapublik.id







