Tim SAR Gabungan Polres Probolinggo Telah Temukan ABK Pasca 3 hari Hilang di Perairan Gili Ketapang

- Jurnalis

Jumat, 16 Mei 2025 - 12:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PROBOLINGGO realitapublik.id – Jasad Abdul Holis (45), seorang ABK asal Desa Randuputih, Kecamatan Dringu, akhirnya ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa setelah dilakukan pencarian selama Tiga hari.

 

Korban sebelumnya dilaporkan terjatuh pada Senin (12/5), dari KMN Brazil di Perairan Gending.

 

Mayat korban ditemukan sekitar pukul 10.35 WIB, di perairan timur Pulau Gili Ketapang.

Baca Juga :  Polres Lumajang Intensifkan Pengecekan LPG 3 Kg, Pastikan Distribusi Tepat Sasaran

 

Sekitar 6 mil laut atau 9 kilometer dari lokasi awal korban dilaporkan hilang. Proses evakuasi langsung dilakukan oleh Tim SAR gabungan.

 

Kapolres Probolinggo AKBP Wisnu Wardana melalui Kasat Polairud AKP I Wayan Mulyana, mengatakan, proses evakuasi jenazah korban dilakukan menggunakan KMN Brazil, kapal tempat korban bekerja, dengan pengawalan perahu karet milik Tim SAR gabungan.

Baca Juga :  Puncak HUT ke-479 Kota Semarang: Semarang Night Carnival 2026 Hadirkan Delegasi 15 Negara
tim SAR gabungan Polres Probolinggo saat melakukan penyisiran selama 3 hari hingga menemukan korban yang hilang

“Jenazah langsung diserahkan kepada pihak keluarga dan dibawa ke rumah duka yang berada tak jauh dari pelabuhan untuk dimakamkan,” kata AKP Wayan, Kamis (15/5/2025).

 

AKP Wayan menambahkan, dalam proses evakuasi ini, melibatkan Tim Gabungan yang terdiri dari Basarnas, Satpolairud Polres Probolinggo, dan Pos Kamladu TNI AL.

 

“Alhamdulillah tidak ada hambatan saat evakuasi, namun sejak awal pencarian kami menghadapi kendala cuaca yang berubah-ubah setiap siang hari,” tutur AKP Wayan.

Baca Juga :  HUT ke-17 Tubaba: Paripurna Istimewa DPRD Jadi Momentum Perkuat Sinergi "Bertumbuh, Berdaya, Bersama"

 

AKP Wayan juga mengimbau kepada masyarakat khususnya nelayan agar memperhatikan keselamatan kerja.

 

“Kami harap semua pihak dapat memperhatikan keselamatan dalam bekerja sehingga kejadian serupa tidak terulang kembali di waktu lainnya,” imbau AKP Wayan.

Penulis : Tim

Editor : Red

Berita Terkait

Ditinggal ke Pengajian, Rumah Warga di Blimbing Situbondo Dilalap Api 
Wajib Halal Oktober 2026, BPJPH Lampung Sediakan 38 Ribu Kuota Sertifikasi Gratis
Prakiraan Cuaca Jawa Tengah, BMKG: Warga Masyarakat Perlu Waspada Cuaca Extrim (26/4/2026)
Wujudkan Harmoni di Kota Toleran, Pemkot Semarang Siap Gelar Pawai Ogoh-Ogoh Lintas Etnis 2026
Respon Cepat Laporan 110, Polres Lampung Utara Cek Lokasi Gangguan Musik Orgen di Kotabumi Selatan
Wujudkan Pangan Halal dan Higienis, DPD Juleha Tubaba Gelar Pelatihan Juru Sembelih Berbasis Kompetensi
Patroli Hunting Berbuah Hasil, Polisi Ringkus Kurir Sabu di Tempirai
Aksi Pencurian Sawit di Kebun Perusahaan Digagalkan, Polisi Amankan Barang Bukti
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 26 April 2026 - 09:33 WIB

Ditinggal ke Pengajian, Rumah Warga di Blimbing Situbondo Dilalap Api 

Minggu, 26 April 2026 - 07:44 WIB

Wajib Halal Oktober 2026, BPJPH Lampung Sediakan 38 Ribu Kuota Sertifikasi Gratis

Minggu, 26 April 2026 - 07:28 WIB

Prakiraan Cuaca Jawa Tengah, BMKG: Warga Masyarakat Perlu Waspada Cuaca Extrim (26/4/2026)

Sabtu, 25 April 2026 - 21:11 WIB

Wujudkan Harmoni di Kota Toleran, Pemkot Semarang Siap Gelar Pawai Ogoh-Ogoh Lintas Etnis 2026

Sabtu, 25 April 2026 - 14:35 WIB

Wujudkan Pangan Halal dan Higienis, DPD Juleha Tubaba Gelar Pelatihan Juru Sembelih Berbasis Kompetensi

Sabtu, 25 April 2026 - 10:29 WIB

Patroli Hunting Berbuah Hasil, Polisi Ringkus Kurir Sabu di Tempirai

Sabtu, 25 April 2026 - 10:24 WIB

Aksi Pencurian Sawit di Kebun Perusahaan Digagalkan, Polisi Amankan Barang Bukti

Jumat, 24 April 2026 - 21:57 WIB

Proyek Air Bersih Tahun 2025 di Desa Purbasakti Jadi “Monumen Mati” 

Berita Terbaru