Kabupaten Kebumen, realitapublik.id – Acara perayaan anniversary ketiga tahun Solidaritas Sedulur Selawase Kebumen di Desa Sangrahan, Kecamatan Klirong, tidak hanya menjadi momen untuk mempererat tali silaturahmi antar anggota komunitas, tetapi juga sebagai kesempatan untuk berbagi kasih dengan anak-anak yatim dan piatu di sekitar desa. Minggu (18/05/2025)
Dengan tema “Satu Hati Satu Tujuan,” acara ini menunjukkan semangat kebersamaan dan kepedulian sosial yang kuat. Mengundang seluruh komunitas lokal di Kota Kebumen, yang dijuluki “Beriman” (Bersih, Indah, Manfaat, Aman, dan Nyaman), acara ini juga menjadi ajang untuk memperkenalkan dan memperkuat kerja sama antar komunitas lokal.
Kegiatan yang sangat positif ini tidak hanya membangun solidaritas di dalam komunitas, tetapi juga memberikan dampak sosial yang baik bagi masyarakat sekitar yang memberikan manfaat luas bagi semua pihak yang terlibat.
Ketua S3K, Herman, menyatakan bahwa acara Anniversary ke-3 ini bertujuan untuk mempererat tali persaudaraan antara S3K dan komunitas-komunitas yang ada di Kebumen.
“Pentingnya menjaga hubungan yang harmonis, guyub rukun, dan saling menghormati antar komunitas agar dapat memperkuat solidaritas dan kerja sama yang positif,” ucapnya.
Ketua Dewan Pimpinan Cabang Pejuang Siliwangi Indonesia Bersatu memberikan apresiasi kepada S3K atas terselenggaranya acara Anniversary ke-3 tahun.

Ia berharap acara seperti ini tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga dapat lebih fokus pada kegiatan bakti sosial yang bermanfaat bagi masyarakat.
“Saya mengapresiasi kepada S3K, semoga acara-acara seperti Anniversary bisa di lakukan tidak hanya untuk hura-hura akan lebih baik lagi untuk lebih ke kegiatan bakti sosial yang memberikan dampak positif yang lebih luas dan berkontribusi pada kesejahteraan masyarakat,” paparnya.
Peran komunitas sangat penting dalam membantu masyarakat yang membutuhkan, terutama ketika pemerintah tidak sepenuhnya mampu menjangkau semua lapisan masyarakat. Komunitas dapat menjadi jembatan antara masyarakat dan pemerintah, serta memberikan bantuan langsung kepada mereka yang membutuhkan.
Dengan melakukan kegiatan bakti sosial dan kepedulian terhadap masyarakat kurang mampu, komunitas dapat membangun kepercayaan dan kecintaan masyarakat, serta menjadi contoh nyata dari gotong royong dan solidaritas sosial.
“Saat ini masyarakat sangat membutuhkan peranan komunitas yang bisa membantu masyarakat saat pemerintah kurang memperhatikan masyarakat yang kurang mampu, disinilah komunitas bisa mengambil peluang dan lebih di cintai masyarakat,” pungkas ketua DPC Pejuang Siliwangi.
Penulis : Wahyu
Editor : Red







