10 Muharram, Majlis Taklim Babussalam Tamansari Berbagi dan Gelar Doa Bersama

- Jurnalis

Minggu, 6 Juli 2025 - 18:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Majelis Taklim Babussalam, Batu Gede Pasir Eurih Kecamatan Tamansari, Kabupaten Bogor.

i

Majelis Taklim Babussalam, Batu Gede Pasir Eurih Kecamatan Tamansari, Kabupaten Bogor.

Bogor, realitapublik.id – Di tengah semaraknya bulan Muharram yang penuh keberkahan, Majelis Taklim Babussalam, Batu Gede Pasir Eurih Kecamatan Tamansari, Kabupaten Bogor kembali menunjukkan komitmennya terhadap nilai-nilai kemanusiaan dan keagamaan dengan berbagi santunan kepada anak yatim, dan duafa, serta doa bersama. Kegiatan ini berlangsung di Pondok Pesantren (Ponpes) Babussalam, Minggu 6 Juli 2025 (10 Muharram 1447 Hijriyah).

 

Kegiatan ini dihadiri Ustadz Sadat Murtado selaku pimpinan Ponpes Babussalam, Ustadz Hamdan, Ustadz Ican, Ustadz Nanang. Selain itu, seluruh jamaah Majelis Taklim Babussalam yang terdiri dari ibu-ibu tampak hadir dalam acara pada kegiatan tersebut.

 

Pimpinan Ponpes Babussalam, Ustadz Sadat Murtado dalam sambutannya mengatakan, sholawat serta salam kita haturkan kepada junjungan nabi besar kita Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wassalam, pada hari Asyura ini Pondok Pesantren Babussalam begitu juga jamaah Majelis Taklim Babussalam mengadakan santunan anak-anak yatim dan doa bersama.

Baca Juga :  Sebelum Akad Nikah, Catin di Jatibanteng Situbondo Kini Jalani Inovasi ‘SELAMETAN

 

Kata Ustadz Sadat, anak-anak yatim adalah orang-orang yang berhak untuk menerima santunan. “Karena di hari Asyura ini dikatakan oleh para ulama adalah lebarannya anak-anak yatim,” ujarnya.

 

Disebutkannya, Ponpes Babussalam dan Majelis Taklim Babussalam selama 9 tahun ini mengadakan kegiatan tersebut. Alhamdulillah dari tahun ke tahun, infaq dari jamaah ibu-ibu untuk anak-anak yatim terus bertambah,” kata Ustadz Sadat.

 

Ustad Sadat mengatakan, sebagaimana sabda Rasullullah dalam hadis yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari, bahwa orang yang menyantuni anak yatim akan mendapatkan kedudukan yang sangat dekat dengan Nabi Muhammad SAW di surga, digambarkan seperti jarak antara jari telunjuk dan jari tengah. Ini menunjukkan betapa besar keutamaan dan kemuliaan bagi mereka yang peduli terhadap anak yatim.

Baca Juga :  BPKAD PALI Batasi Pencairan Dana Proyek Rp1 Miliar per Bulan, Kontraktor Mengeluh dan Ancam Lapor DPRD

 

“Semoga kita termasuk dan menjadi salah satu bagian sebagaimana dalam hadis tersebut,” tuturnya.

 

Oleh karena itu, kepada semua anggota Majelis Taklim Babussalam dapat mengajak siapapun, orang-orang, terdekat, para donatur, orang-orang dermawan, agar dapat membantu untuk mensukseskan tahun demi tahun kedepannya. “Semoga kegiatan ini  kedepannya lebih sukses dan meriah lagi,” ujarnya.

 

Diakhir yang disampaikannya, bahwa di Ponpes Babussalam ini menampung atau menerima puluhan anak yatim.

Baca Juga :  Enceng Gondok Meluas di Sungai Kali Loji, Warga Krapyak dan Panjang Wetan Desak Pemkot Pekalongan Turun Tangan

 

“Ada sekitar 60 orang yang kita tampung di pondok pesantren ini, mudah-mudahan kebaikan orang-orang para dermawan khususnya jamaah Majelis Taklim Babussalam semakin jaya semakin berkah dan hartanya semakin luas, aamiin yaa robbal alamin,” tuturnya.

 

Sementara itu menurut salah satu anggota Majelis Taklim Babussalam, acara ini menjadi salah satu momen paling dinanti masyarakat. “Selain menjadi ajang menebar kasih sayang kepada anak-anak yatim dan gelar doa bersama, melalui kegiatan ini menjadi ruang syiar Islam yang memperkuat ruh spiritual masyarakat,” kata wanita yang enggan menyebutkan namanya saat ditemui realitapublik.id di lokasi acara.(*)

Penulis : Lucyana

Editor : Abdul Hakim

Sumber Berita : realitapublik.id

Berita Terkait

Keterangan Kepsek vs Mandor Kontradiktif di Tengah Proyek Revitalisasi TK DWP 1 Mlandingan Rp557 Juta
Korban Diduga Keracunan Makan Bergizi Gratis di Batang Melonjak Jadi 276 Orang
Rakyat Menderita, Pemkot Buta Realita: Mahasiswa Segel Gedung DPRD Kota Pasuruan
IWO Lampung Raih Penghargaan Anugerah Unila Be Strong 2026
SITIREJO CUP V 2026: 48 Tim Voli Terbaik se-Jawa Timur Siap Guncang Lapangan Buwek Wagir
Masa Jabatan Berakhir Juni 2027, DPMD Situbondo Minta Pemdes Siapkan Pengisian Anggota BPD Baru
Tekan Inflasi, Pasar Murah Diskoperindag Situbondo di Desa Gunung Malang Diserbu Warga
Enceng Gondok Meluas di Sungai Kali Loji, Warga Krapyak dan Panjang Wetan Desak Pemkot Pekalongan Turun Tangan
Berita ini 44 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 10:53 WIB

Keterangan Kepsek vs Mandor Kontradiktif di Tengah Proyek Revitalisasi TK DWP 1 Mlandingan Rp557 Juta

Kamis, 24 September 2026 - 08:30 WIB

Korban Diduga Keracunan Makan Bergizi Gratis di Batang Melonjak Jadi 276 Orang

Rabu, 23 September 2026 - 22:07 WIB

Rakyat Menderita, Pemkot Buta Realita: Mahasiswa Segel Gedung DPRD Kota Pasuruan

Rabu, 23 September 2026 - 12:44 WIB

IWO Lampung Raih Penghargaan Anugerah Unila Be Strong 2026

Selasa, 22 September 2026 - 15:12 WIB

Masa Jabatan Berakhir Juni 2027, DPMD Situbondo Minta Pemdes Siapkan Pengisian Anggota BPD Baru

Selasa, 22 September 2026 - 09:50 WIB

Tekan Inflasi, Pasar Murah Diskoperindag Situbondo di Desa Gunung Malang Diserbu Warga

Senin, 21 September 2026 - 23:33 WIB

Enceng Gondok Meluas di Sungai Kali Loji, Warga Krapyak dan Panjang Wetan Desak Pemkot Pekalongan Turun Tangan

Kamis, 17 September 2026 - 12:32 WIB

Koreksi dan Rekapitulasi Nilai Ujian Perangkat Desa Sumberanyar Mlandingan Dilakukan Terbuka di Hadapan Peserta

Berita Terbaru