Gedung SDN 9 Abab Rusak Berat, Kasek: Sudah Lima Tahun 

- Jurnalis

Minggu, 6 Juli 2025 - 14:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi bangunan di SDN 9 Abab, Kabupaten PALI, Sumsel. (Foto: Lidian Heri/realitapublik.id)

Kondisi bangunan di SDN 9 Abab, Kabupaten PALI, Sumsel. (Foto: Lidian Heri/realitapublik.id)

PALI SUMSEL realitapublik.id – Ruang kelas merupakan suatu ruangan dalam bangunan sekolah yang berfungsi menjadi tempat untuk kegiatan tatap muka dalam proses kegiatan belajar mengajar. Namun di era Sumsel gemilang menuju Indonesia emas masih ditemui ruang kelas sekolah yang kondisinya sangat memprihatinkan.

 

 

Bangunan gedung yang sangat jauh dari kondisi layak untuk kelangsungan proses belajar mengajar ini, tampak di SDN 9 Abab, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Sabtu 05 Juli 2025.

 

 

Terlihat, bangunan SD ini pada bagian atap gedung dan plafonnya jebol. Setidaknya ada 5 ruang kelas dan 3 bangunan MCK/toilet di SD tersebut rusak berat pada bagian atap dan plafonnya.

 

 

Tak kalah memprihatinkan, murid dan guru yang berada dibeberapa ruang kelas saat terjadi hujan harus berlarian keluar ruangan, karena atap dan plafon ruang kelasnya rusak. Hal ini untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

Baca Juga :  Hari Kartini 2026: Mahasiswi Unair Asal Situbondo Ajak Gen Z Teladani Semangat Belajar Tanpa Batas R.A. Kartini

 

 

Menurut Ketua LSM PMP, Saparudin, kondisi gedung SD Negeri 9 Abab di Kabupaten PALI yang memprihatikan itu adalah salah satu potret suram pendidikan di Sumatera Selatan. “Kami sudah beberapa kali menyampaikan ke dinas terkait, bahwa gedung sekolah dasar ini sudah cukup lama mengalami kerusakan,” cetusnya.

 

 

Kata Saparudin, meski kondisi sekolah yang mengalami kerusakan ini telah ditinjau oleh pihak dinas terkait, namun faktanya hingga saat ini belum ada tindakan nyata.

 

 

“Seakan-akan pemerintah daerah diam dan membiarkan anak didik di sekolah ini belajar di bawah atap yang bolong dan plafonnya amblas, dan terkesan membiarkan mereka (murid dan guru) berlarian keluar ruangan kelas saat turun hujan ,” ujar Saparudin.

Baca Juga :  Prof. Warsito di Stadium General Unila: Mahasiswa Harus Jadi Solusi, Bukan Sekadar Pengkritik

 

 

Lalu, lanjut Saparudin, untuk memperbaiki gedung SD yang rusak tersebut apa harus menunggu ada korban luka atau jiwa dulu?. “Jadi, pemerintah daerah melalui dinas pendidikan diharap segera melakukan rehab total pada gedung SD Negeri 9 Abab sebelum bangunan gedung sekolah itu ambruk,” pungkasnya.

 

 

SDN 9 Abab, Kabupaten PALI, Sumsel. (Foto: Lidian Heri/realitapublik.id)

 

Sementara itu, Amsi Kepala SDN 9 Abab mengatakan, semenjak menjabat sebagai Kepala SDN 9 Abab pada 2023, kondisi sekolah sudah terlihat mengalami kerusakan parah. “Diperkirakan ke sekarang, sudah 5 tahunan sejumlah bangunan pada gedung sekolah ini mengalami kerusakan,” kata Amsi, Minggu 06 Juli 2025.

 

 

Amsi mengatakan, bahwa pihaknya telah beberapa kali mengajukan ke pemerintah daerah melalui Dinas Pendidikan untuk merehab total bangunan gedung SDN 9 Abab yang kondisinya sudah rusak berat.

 

 

Selain itu, pihaknya juga sudah menyampaikan perihal kondisi bangunan SDN 9 Abab ke DPRD Kabupaten PALI.

Baca Juga :  Terima 700 Mahasiswa KKN UM Metro, Wabup Tubaba Minta Mahasiswa Jadi Motivator Pembangunan di Tiyuh

 

 

“Beberapa waktu yang lalu pernah ditinjau oleh pihak pemerintah daerah, akan tetapi belum tau pasti kapan akan dilaksanakan rehab total atas kerusakan bangunan gedung sekolah ini,” ucapnya.

 

 

Ditambahkan, pihaknya merasa khawatir dalam melakukan tugas belajar mengajar di ruangan kelas yang sudah mengalami rusak berat.

 

 

“Kami takut terjadi hal yang tidak di inginkan semua pihak, jika terjadi hal hal yang tidak diinginkan, siapa yang bertanggung jawab,” tutupnya.

 

 

Terpisah, Plt Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten PALI, Harun, SH., M.H., saat dikonfirmasi media ini melalui telepon WhatsApp, ia menyampaikan kalau pemerintah daerah telah menganggarkan untuk rehab gedung sekolah tersebut.

 

“Sudah dianggarkan tahun 2025 ini,” ujarnya singkat.(*)

Penulis : Lidian Heri

Editor : Abdul Hakim

Berita Terkait

Disdik Lampung Utara Teken Pakta Integritas SPMB Tahun Ajaran 2026/2027
Hari Kartini 2026: Mahasiswi Unair Asal Situbondo Ajak Gen Z Teladani Semangat Belajar Tanpa Batas R.A. Kartini
Terima 700 Mahasiswa KKN UM Metro, Wabup Tubaba Minta Mahasiswa Jadi Motivator Pembangunan di Tiyuh
Prof. Warsito di Stadium General Unila: Mahasiswa Harus Jadi Solusi, Bukan Sekadar Pengkritik
Ratusan Siswa SD se-Kecamatan Tamansari Unjuk Gigi dalam Ajang Pentas Prestasi 2026
Pererat Silaturahmi, SDN Pasireurih 04 Gelar Halalbihalal Pasca-Lebaran
Sinergi SuaraRakyat62.com, DPRD, dan NGO: Soroti Nasib 1.793 Anak Putus Sekolah di Kota Pasuruan
Keluhan Wali Murid SDN 22 Tumijajar Tubaba: Menu dan Porsi MBG Beberapa Hari Ini Tidak Sesuai Ekspektasi
Berita ini 99 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 22 April 2026 - 14:47 WIB

Disdik Lampung Utara Teken Pakta Integritas SPMB Tahun Ajaran 2026/2027

Selasa, 21 April 2026 - 15:36 WIB

Hari Kartini 2026: Mahasiswi Unair Asal Situbondo Ajak Gen Z Teladani Semangat Belajar Tanpa Batas R.A. Kartini

Senin, 20 April 2026 - 20:23 WIB

Terima 700 Mahasiswa KKN UM Metro, Wabup Tubaba Minta Mahasiswa Jadi Motivator Pembangunan di Tiyuh

Senin, 6 April 2026 - 16:52 WIB

Prof. Warsito di Stadium General Unila: Mahasiswa Harus Jadi Solusi, Bukan Sekadar Pengkritik

Selasa, 31 Maret 2026 - 10:37 WIB

Ratusan Siswa SD se-Kecamatan Tamansari Unjuk Gigi dalam Ajang Pentas Prestasi 2026

Senin, 30 Maret 2026 - 12:08 WIB

Pererat Silaturahmi, SDN Pasireurih 04 Gelar Halalbihalal Pasca-Lebaran

Selasa, 17 Maret 2026 - 21:23 WIB

Sinergi SuaraRakyat62.com, DPRD, dan NGO: Soroti Nasib 1.793 Anak Putus Sekolah di Kota Pasuruan

Sabtu, 28 Februari 2026 - 08:09 WIB

Keluhan Wali Murid SDN 22 Tumijajar Tubaba: Menu dan Porsi MBG Beberapa Hari Ini Tidak Sesuai Ekspektasi

Berita Terbaru