Terlalu! Security RS Ryacudu Kotabumi Tidak Terima Gaji Selama 4 Bulan 

- Jurnalis

Selasa, 16 September 2025 - 20:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RSD Mayjen HM Ryacudu, Kotabumi, Lampung Utara.

i

RSD Mayjen HM Ryacudu, Kotabumi, Lampung Utara.

Lampura, realitapublik.id — Beban berat  tengah dialami oleh security atau petugas keamanan Rumah Sakit Daerah (RSD) Mayjen HM Ryacudu atau lebih dikenal RS Ryacudu, di Kotabumi, Lampung Utara. Sudah 4 bulan terakhir ini, gaji security RS Ryacudu belum dibayarkan oleh PT Hulu Balang Mandiri (HBM) selaku perusahaan yang bekerja sama dengan RS Ryacudu.

 

“Sejak empat bulan terakhir ini, kami belum terima gaji,” kata LB (41) salah satu security RSD Ryacudu, pada Senin, 15 September 2025.

 

Keterlambatan gaji yang bukan kali pertama terjadi ini menambah beban hidup sehari-hari yang dijalani security dengan keluarganya semakin berat.

Baca Juga :  BPKAD PALI Batasi Pencairan Dana Proyek Rp1 Miliar per Bulan, Kontraktor Mengeluh dan Ancam Lapor DPRD

 

“Bukan kali pertama ini macet soal gaji, tapi sudah sering macet pembayarannya. Kadang sebulan dan kadang sampai tiga bulan macetnya, sedangkan kami banyak kebutuhan untuk rumah tangga sampai dengan anak sekolah,” ujar LB.

 

Selain dialami security, keterlambatan gaji juga acap kali dialami petugas pada bagian lain rumah sakit tersebut.

 

“Macetnya pembayaran gaji tidak hanya terjadi pada petugas keamanan, melainkan juga terjadi pada petugas bagian kebersihan (OB),” katanya.

 

Mirisnya, selain belum terima gaji selama empat bulan, gaji yang diterima security di rumah sakit ini pada bulan-bulan sebelumnya dianggap jauh di bawah Upah Minimum Kabupaten (UMK). Padahal UMK di Lampung Utara sementara ini sebesar Rp2,7 juta.

Baca Juga :  Pimpinan DPR Berjanji Mundur Jika RUU Perampasan Aset Tak Sah Sebelum 15 Desember 2026

 

“Gaji yang kami terima itu selaku petugas keamanan awalnya Rp2,7 juta perbulan. Tapi sebelum empat bulan lalu berkurang, kami hanya terima Rp2,2 juta saja per bulan,” kata LB.

 

Sementara menurut manager PT Hulu Balang Mandiri, Devi, bahwa pihaknya belum bisa memberikan gaji kepada security karena pihak RS Ryacudu semenjak beberapa bulan lalu hingga saat ini memiliki tunggakan kepada perusahaannya yang masih belum terselesaikan.

Baca Juga :  Sembilan Anggota AHWA Muktamar Ke-35 NU Resmi Ditetapkan di Tambakberas

 

Oleh karena itu, pihaknya tengah berupaya mendiskusikan dan memediasi ke pihak RS Ryacudu untuk mengatasi keterlambatan gaji tersebut.

 

“Ya, kami sedang berupaya untuk mendiskusikan dengan pihak RS Ryacudu karena pihak RS Ryacudu sudah menunggak ke perusahaan selama 10 bulan. Jadi kami sedang mediasi dengan pihak rumah sakit,” kata Devi saat dikonfirmasi melalui WhatsApp.

 

Sementara Plt. Direktur RS Ryacudu, dr. Holif, hingga berita ini dimuat masih belum memberikan tanggapan dan klarifikasi.(*)

Penulis : Rody Sandra

Berita Terkait

Dinkes Tulang Bawang Barat Gelar Skrining TBC Terintegrasi di Tiyuh Marga Asri
Manfaatkan Pintu Belakang Tak Dikunci, Maling Motor dan Uang Rp3,2 Juta di PALI Diringkus Polisi
BPKAD PALI Batasi Pencairan Dana Proyek Rp1 Miliar per Bulan, Kontraktor Mengeluh dan Ancam Lapor DPRD
Skandal Jual Beli Kios Pasar Among Tani, Mantan Kepala UPT Jadi Tersangka, Isyaratkan Ada Pelaku Lain
Isu Selingkuh Ajudan Bupati Malang Memanas: Inspektorat Tunggu Laporan, ADK Bantah Keras
Digerebek di Gudang, Empat Komplotan Pengedar Sabu di PALI Diringkus Polisi
Akselerasi Akses Kesehatan di Lampung Utara, PT SGN Serahkan Ambulans ke Puskesmas Mider
Padukan Nilai Religius dan Kebangsaan, PD PWI-LS Batang Gelar Refleksi Organisasi
Berita ini 98 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 09:12 WIB

Dinkes Tulang Bawang Barat Gelar Skrining TBC Terintegrasi di Tiyuh Marga Asri

Sabtu, 5 September 2026 - 08:42 WIB

BPKAD PALI Batasi Pencairan Dana Proyek Rp1 Miliar per Bulan, Kontraktor Mengeluh dan Ancam Lapor DPRD

Jumat, 4 September 2026 - 10:57 WIB

Skandal Jual Beli Kios Pasar Among Tani, Mantan Kepala UPT Jadi Tersangka, Isyaratkan Ada Pelaku Lain

Jumat, 4 September 2026 - 10:00 WIB

Isu Selingkuh Ajudan Bupati Malang Memanas: Inspektorat Tunggu Laporan, ADK Bantah Keras

Jumat, 4 September 2026 - 08:06 WIB

Digerebek di Gudang, Empat Komplotan Pengedar Sabu di PALI Diringkus Polisi

Kamis, 3 September 2026 - 19:17 WIB

Akselerasi Akses Kesehatan di Lampung Utara, PT SGN Serahkan Ambulans ke Puskesmas Mider

Kamis, 3 September 2026 - 17:26 WIB

Padukan Nilai Religius dan Kebangsaan, PD PWI-LS Batang Gelar Refleksi Organisasi

Kamis, 3 September 2026 - 10:22 WIB

Diduga Cemari Lingkungan dan Gunakan Aset KUD, Pabrik Plastik di Purwosari Dilaporkan ke Polres Pasuruan

Berita Terbaru