KOTA PASURUAN realitapublik.id – Perguruan silat Pencak Kuntu Mancilan, yang diasuh oleh Nuril Hidayati, gencar menggembleng murid-muridnya melalui latihan harian. Latihan ini bertujuan mengasah kemampuan beladiri para murid agar dapat tampil optimal dalam kejuaraan yang akan datang.
Pencak Kuntu Mancilan merupakan warisan budaya leluhur yang eksistensinya telah ada sejak tahun 1817 dan terus lestari di Kota Pasuruan. Perguruan yang memiliki beberapa cabang di berbagai daerah ini telah berhasil mencetak pesilat-pesilat tangguh dan membawa harum nama perguruan di berbagai provinsi.
Pelatihan ini dilaksanakan di padepokan Pencak Kuntu Mancilan yang berlokasi di Kelurahan Pohjentrek, Kecamatan Purworejo, Kota Pasuruan, sebagai persiapan untuk ajang pencak silat “Madinah Van Java Championship 2025”.
Kejuaraan yang memperebutkan Piala Kemenpora dan Wali Kota Pasuruan ini akan diselenggarakan pada 3-5 Oktober 2025 di GOR Untung Suropati.
Kejuaraan tersebut akan diikuti oleh seluruh elemen perguruan silat, mulai dari tingkat TK, SD, SMP/MTS, SMA/K, dewasa/umum, hingga instansi dari dalam maupun luar Pasuruan.

Nuril Hidayati menyatakan bahwa ketekunan dalam berlatih adalah kunci untuk mencapai keberhasilan. “Untuk mencapai kesuksesan, tentunya kita harus giat berlatih, berlatih, dan terus berlatih dengan semangat yang tinggi,” ungkapnya.
Dalam kejuaraan ini, perguruan Pencak Kuntu Mancilan akan mengikuti tiga kategori lomba, yaitu seni tanding, seni tunggal IPSI, dan seni solo kreatif.

Nuril Hidayati menaruh harapan besar agar murid-muridnya, terutama yang baru bergabung dan memiliki keberanian untuk bertanding, dapat meraih kemenangan.
“Semoga anak-anak yang baru bergabung di perguruan pencak kuntu mancilan mendapat prestasi, agar menambah semangat mereka,” pungkasnya.
Penulis : Indri
Editor : Chu







