Gempa M5,3 di Timur Laut Wilayah Banyuwangi, BPBD Situbondo Data Bangunan Rusak Akibat Gempa 

- Jurnalis

Kamis, 25 September 2025 - 19:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas BPBD Kabupaten Situbondo saat melakukan pendataan bangunan rusak akibat gempa, di Dusun Sidomulyo, Desa Sumberwaru, Kecamatan Banyuputih, Kamis, 25 September 2025.(Foto: realitapublik.id)

Petugas BPBD Kabupaten Situbondo saat melakukan pendataan bangunan rusak akibat gempa, di Dusun Sidomulyo, Desa Sumberwaru, Kecamatan Banyuputih, Kamis, 25 September 2025.(Foto: realitapublik.id)

Situbondo, realitapublik.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Situbondo melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) tengah mendata bangunan rusak milik warga akibat gempa tektonik, Kamis, 25 September 2025.

 

Informasi terhimpun realitapublik.id, bahwa berdasarkan hasil analisis BMKG menunjukkan gempa bumi ini memiliki parameter update dengan magnitudo M5,3. Episenter gempa bumi terletak pada koordinat 7,87° LS ; 114,45° BT, atau tepatnya berlokasi di laut 40 km timur laut wilayah Banyuwangi, Jawa Timur pada kedalaman 12 km, sekira pukul 16.04 WIB.

 

Sejauh ini, daerah di Kabupaten Situbondo yang mengalami dampak paling besar gempa yaitu Kecamatan Banyuputih.

 

Menurut keterangan Sumakki warga Desa Sumberwaru, saat ini pihak BPBD Kabupaten Situbondo masih melakukan pendataan jumlah rumah warga yang rusak akibat gempa di Dusun Sidomulyo, Desa Sumberwaru.

Baca Juga :  HUT ke-17 Tubaba: Paripurna Istimewa DPRD Jadi Momentum Perkuat Sinergi "Bertumbuh, Berdaya, Bersama"

 

“Saya saat ini bersama petugas BPBD masih berada di Dusun Sidomulyo, untuk jumlah rumah rusak akibat gempa masih didata oleh petugas BPBD,” kata Sumakki saat dikonfirmasi realitapublik lewat sambungan telepon WhatsApp.

 

Sementara itu, Kalaksa BPBD Kabupaten Situbondo, Sruwi Hartanto membenarkan bahwa pihaknya saat ini masih melakukan pendataan, dan sejauh ini daerah yang mengalami dampak paling besar gempa di Kabupaten Situbondo, yaitu Kecamatan Banyuputih.

 

“Iya pak, kami masih melakukan pendataan, survei dan assessment. Data sementara, rumah rusak akibat gempa yang kondisinya mengalami rusak ringan, sedang dan berat berada di tiga desa di Kecamatan Banyuputih, yakni Desa Sumberanyar, Sumberwaru, dan Wonorejo. Untuk jumlah rumah rusak, saat ini masih proses pendataan,” kata Sruwi.

Baca Juga :  Konflik Limbah Memanas: Aktivitas PT Surya Intan Tapioka Dihentikan Paksa Usai Demo Susulan Warga Dua Kabupaten

 

Untuk tindakan selanjutnya, Pemkab Situbondo melalui BPBD Situbondo akan mendistribusikan sejumlah bantuan, diantaranya sembako dan tenda.

 

“Besok pagi kami bersama ibu Wabup akan tinjau lokasi dan menyalurkan bantuan,” pungkasnya.

 

Sejumlah petugas saat meninjau bangunan rusak akibat gempa, di Dusun Sidomulyo, Desa Sumberwaru, Kecamatan Banyuputih, Kamis, 25 September 2025.(Foto: realitapublik.id)

 

Selain di daerah Situbondo, berdasarkan informasi resmi dari BMKG bahwa gempa tektonik berkekuatan M5,7 tersebut juga dirasakan di sejumlah daerah lainnya. Di antranya Banyuwangi, Lumajang, Kuta, Kuta Selatan, Denpasar, Buleleng, Jember, Bondowoso, Pasuruan, Surabaya, Pamekasan, Mataram, dan Lombok Barat.

Baca Juga :  Juru Parkir Geruduk Mie Gacoan: Tolak Vendor Eksternal, Pertahankan Mata Pencaharian!

 

 

BMKG menghimbau kepada masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Agar menghindari dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa. Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal anda cukup tahan gempa, ataupun  tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yang membahayakan kestabilan bangunan sebelum anda kembali ke dalam rumah.

 

Pastikan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG yang disebarkan melalui kanal komunikasi resmi yang telah terverifikasi (Instagram/Twitter @infoBMKG), website (http://www.bmkg.go.id atau inatews.bmkg.go.id), telegram channel (https://t.me/InaTEWS_BMKG) atau melalui Mobile Apps (IOS dan Android): wrs-bmkg atau infobmkg.(*)

Penulis : Abdul Hakim

Berita Terkait

Gempur Rokok Ilegal: Wali Kota Semarang Musnahkan 7,3 Juta Batang Rokok, Selamatkan Negara Rp 7,6 Miliar
Tinjau Lahan Hibah, Bupati Tubaba Dorong Pembangunan Sekolah Rakyat Bersama Unila
Wakil Bupati Tubaba Hadiri Peresmian Kantor ASSA Tour, Dorong Penguatan Layanan Ibadah Umrah dan Haji
Wakil Bupati Lampung Utara Sambangi Keluarga Korban Kebakaran
Bank Syariah Kotabumi Jadi BUMD Terbaik di Lampung, Bupati Lampung Utara Raih Penghargaan TOP Pembina
Horee!!! Percontohan Start Berawal dari provinsi Jawa Barat Kini Perpanjang STNK Tanpa KTP Berlaku secara Nasional
Bupati Lampung Utara Terima Penghargaan Sebagai Pioner Kemandirian Ekonomi Desa
Warga Semarang Tengah Bersiap! Simak Jadwal Pemadaman Listrik Hari Ini
Berita ini 46 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 09:02 WIB

Gempur Rokok Ilegal: Wali Kota Semarang Musnahkan 7,3 Juta Batang Rokok, Selamatkan Negara Rp 7,6 Miliar

Kamis, 16 April 2026 - 04:05 WIB

Tinjau Lahan Hibah, Bupati Tubaba Dorong Pembangunan Sekolah Rakyat Bersama Unila

Kamis, 16 April 2026 - 04:03 WIB

Wakil Bupati Tubaba Hadiri Peresmian Kantor ASSA Tour, Dorong Penguatan Layanan Ibadah Umrah dan Haji

Kamis, 16 April 2026 - 04:00 WIB

Wakil Bupati Lampung Utara Sambangi Keluarga Korban Kebakaran

Selasa, 14 April 2026 - 23:16 WIB

Horee!!! Percontohan Start Berawal dari provinsi Jawa Barat Kini Perpanjang STNK Tanpa KTP Berlaku secara Nasional

Selasa, 14 April 2026 - 21:16 WIB

Bupati Lampung Utara Terima Penghargaan Sebagai Pioner Kemandirian Ekonomi Desa

Selasa, 14 April 2026 - 08:34 WIB

Warga Semarang Tengah Bersiap! Simak Jadwal Pemadaman Listrik Hari Ini

Selasa, 14 April 2026 - 07:10 WIB

Wali Kota Aaf Dorong Pejabat Kota Pekalongan Bersepeda ke Kantor

Berita Terbaru