Poros Tengah Soroti Target Rp20 Miliar Pajak MBLB Pasuruan, Endus Indikasi Kebocoran

- Jurnalis

Minggu, 7 Juni 2026 - 14:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_16908288

i

Oplus_16908288

PASURUAN RealitaPublik.id – Aliansi Poros Tengah bersiap melayangkan surat dan mendatangi Kantor Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Pasuruan. Langkah audiensi ini diambil guna mengkritisi sekaligus menyoroti tata kelola Pendapatan Asli Daerah (PAD), khususnya yang bersumber dari sektor Pajak Mineral Bukan Logam dan Batuan (MBLB) atau pajak hasil tambang.

 

Sebagai informasi, Pemerintah Kabupaten Pasuruan menargetkan pendapatan total dari sektor MBLB yang mencakup komoditas pasir, kerikil, serta granit/andesit, mencapai Rp20.804.018.469 pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun berjalan.

 

Merespons hal tersebut, sejumlah perwakilan aliansi yang terdiri dari Saiful Arif, Yudi Bulenk, Edy Ambon, dan M. Kosim menyatakan komitmennya untuk mengawal ketat realisasi penerimaan uang rakyat tersebut langsung ke pihak otoritas keuangan daerah.

 

Perwakilan Aliansi Poros Tengah, Saiful Arif, mengungkapkan bahwa pihaknya mengendus adanya indikasi kuat kebocoran pada sistem pemungutan sektor pajak MBLB di lapangan. Menurutnya, transparansi mutlak diperlukan mengingat Kabupaten Pasuruan menyandang predikat sebagai salah satu daerah dengan kekuatan PAD lima terbesar di Provinsi Jawa Timur.

Baca Juga :  Didampingi Wakil Bupati, Pelaku Penembakan ASN di Metro Serahkan Diri ke Polres Lampung Utara

 

“Dugaan kuat ada kebocoran pada pajak MBLB. Dalam waktu dekat, kami akan melakukan audiensi ke Bupati, terutama terkait regulasi PBJT (Pajak Barang dan Jasa Tertentu), PBJT-TL (Tenaga Listrik), serta MBLB itu sendiri. Selama ini alasan yang selalu digembar-gemborkan adalah efisiensi dari pusat, padahal dari sektor PAD kita murni unggul. Kami ingin mempertanyakan, apakah seluruh wajib pajak sudah menunaikan kewajibannya? Jika sudah, masyarakat berhak tahu nominal pastinya dan dialokasikan untuk pembangunan apa saja,” tegas Saiful, Minggu (7/6/2026).

 

Senada dengan hal itu, Yudi Bulenk menambahkan bahwa gerakan ini merupakan tindak lanjut dari aksi penyampaian aspirasi (demonstrasi) sebelumnya yang menyoroti persoalan pajak PBJT-TL, yang hingga kini dinilai belum tuntas dievaluasi secara menyeluruh oleh pihak eksekutif.

Baca Juga :  Sebut Blackout Berulang Kejahatan Kemanusiaan, Re-LUN Desak Presiden Pecat Dirut PLN

 

Aliansi Poros Tengah menegaskan akan menguliti secara tajam akuntabilitas pengelolaan seluruh sektor pendapatan daerah yang bermuara di Bapenda Kabupaten Pasuruan, antara lain:

1. Pajak Mineral Bukan Logam dan Batuan (MBLB): Mempertanyakan pengawasan volume dan manifes hasil tambang di lapangan.

2. Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT) Tenaga Listrik: Melanjutkan evaluasi sisa ketimpangan data dari aksi sebelumnya.

3. Sektor Komersial: Pajak Restoran, Hotel, dan Tempat Hiburan di wilayah Pasuruan.

4. Pajak Air Bawah Tanah (ABT): Menyoroti pemanfaatan debit air bawah tanah oleh jajaran perusahaan retail raksasa maupun sektor industri manufaktur.

 

“Pajak Air Bawah Tanah (ABT) dari perusahaan-perusahaan besar selama ini juga tidak pernah ada penjelasan yang transparan kepada publik. Semua pemasukan daerah ini muaranya di Bapenda, maka kami akan mempertanyakannya secara tegas kepada jajaran Pemkab,” imbuh Yudi.

 

Di sisi lain, perwakilan aliansi, Edy Ambon, menyoroti adanya kesenjangan yang sangat mencolok antara target pendapatan yang dicanangkan pemerintah daerah dengan realisasi yang berhasil dibukukan di lapangan. Berdasarkan informasi yang dihimpun aliansi, dari target sektor pajak tambang yang dipatok melebihi angka Rp20 miliar, realisasi serapan yang berhasil masuk kas daerah dilaporkan hanya menyentuh kisaran 50 persen.

Baca Juga :  Tiyuh Karta Tanjung Selamat Salurkan BLT-DD Tahap Pertama 2026, 5 KPM Terima Bantuan Sekaligus

 

“Dari target sebesar Rp20 miliar lebih, mengapa yang terserap hanya sekitar 50 persen saja? Apa kendala riilnya di lapangan, atau jangan-jangan anggaran tersebut sengaja diuapkan? Sektor tambang ini sangat signifikan dan semuanya sudah diperkuat oleh Peraturan Daerah (Perda). Jika nanti terbukti ada kebocoran akibat faktor kesengajaan untuk menguapkan PAD, maka persoalan ini jelas sudah masuk ke ranah unsur pidana,” pungkas Edy.

 

Dalam waktu dekat, aliansi Poros Tengah akan melayangkan surat audensi ke pihak Kepala Bapenda Kabupaten Pasuruan terkait rencana audiensi serta tudingan kebocoran pajak daerah.

Penulis : Chu

Berita Terkait

Plt. Bupati Pekalongan H. Sukirman Siap Perkuat Perlindungan Lahan Sawah Melalui Perda RTRW
Rumah Warga Banyuputih Situbondo Ludes Terbakar, Kerugian Capai Rp470 Juta
Akui Bunuh Istri di Jalan Pantura, Suami Bidan di Situbondo Ditetapkan sebagai Tersangka
DPMD Situbondo Catat 6 Desa Resmi Tak Gelar Pilkades PAW 2026, Salah Satunya Desa Blimbing
RSUD Besuki Sampaikan Duka Cita Mendalam atas Meninggalnya Bidan Fia
Dihantam Gelombang Pasang dan Angin Kencang, 9 Perahu Nelayan di Jangkar Situbondo Tenggelam
Bidan Asal Bletok Ditemukan Tewas di Saluran Air Jalur Pantura Banyuglugur 
Diduga Bungkam Soal Penimbunan BBM Subsidi di Tumpang, Komitmen Polisi Presisi Dipertanyakan
Berita ini 61 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 7 Juni 2026 - 19:06 WIB

Plt. Bupati Pekalongan H. Sukirman Siap Perkuat Perlindungan Lahan Sawah Melalui Perda RTRW

Minggu, 7 Juni 2026 - 16:20 WIB

Rumah Warga Banyuputih Situbondo Ludes Terbakar, Kerugian Capai Rp470 Juta

Minggu, 7 Juni 2026 - 15:45 WIB

Akui Bunuh Istri di Jalan Pantura, Suami Bidan di Situbondo Ditetapkan sebagai Tersangka

Minggu, 7 Juni 2026 - 14:19 WIB

Poros Tengah Soroti Target Rp20 Miliar Pajak MBLB Pasuruan, Endus Indikasi Kebocoran

Minggu, 7 Juni 2026 - 13:58 WIB

DPMD Situbondo Catat 6 Desa Resmi Tak Gelar Pilkades PAW 2026, Salah Satunya Desa Blimbing

Minggu, 7 Juni 2026 - 09:54 WIB

Dihantam Gelombang Pasang dan Angin Kencang, 9 Perahu Nelayan di Jangkar Situbondo Tenggelam

Sabtu, 6 Juni 2026 - 21:56 WIB

Bidan Asal Bletok Ditemukan Tewas di Saluran Air Jalur Pantura Banyuglugur 

Sabtu, 6 Juni 2026 - 18:47 WIB

Diduga Bungkam Soal Penimbunan BBM Subsidi di Tumpang, Komitmen Polisi Presisi Dipertanyakan

Berita Terbaru