TULANG BAWANG BARAT, realitapublik.id — Pengundian nomor urut bakal calon Kepalo Tiyuh Karta Tanjung Selamat, Kecamatan Tulang Bawang Udik, Kabupaten Tulang Bawang Barat, Lampung, berlangsung tertib, aman, dan penuh suasana kebersamaan pada Jumat (14/08/2026).
Dalam tahapan pengundian tersebut, bakal calon Kepalo Tiyuh Karta Tanjung Selamat, Mega Saputra, resmi memperoleh nomor urut 1. Momen ini menjadi pijakan penting dalam perjalanan politiknya menghadapi kontestasi Pemilihan Kepala Tiyuh (Pilkati).
Bagi Mega, nomor urut 1 bukan sekadar angka keberuntungan, melainkan simbol keberanian, keteguhan sikap, serta kesiapan memikul tanggung jawab besar apabila dipercaya masyarakat.
“Nomor urut satu menjadi amanah sekaligus penyemangat bagi saya. Namun yang paling utama adalah bagaimana seluruh tahapan Pilkati ini dapat berlangsung aman, tertib, jujur, dan demokratis,” ujar Mega Saputra.
Mega menegaskan bahwa keikutsertaannya dalam Pilkati bukan semata-mata untuk mengejar jabatan, melainkan bentuk pengabdian nyata demi kemajuan Karta Tanjung Selamat. Ia bertekad mewujudkan tata kelola pemerintahan tiyuh yang transparan, adil, serta berpihak pada kepentingan rakyat.
Menurutnya, masyarakat harus menjadi subjek utama dalam setiap dinamika pembangunan. Seorang pemimpin yang memegang mandat warga wajib mendengarkan aspirasi, membuka ruang komunikasi, dan menjalankan roda pemerintahan secara transparan.
Secara filosofis, Mega memaknai angka 1 sebagai representasi prinsip dasar yang diusungnya. “Angka satu melambangkan keberanian untuk tampil di depan dan mengambil tanggung jawab. Tujuan kita satu, yaitu menyatukan masyarakat untuk membangun Karta Tanjung Selamat secara bersama-sama serta menjaga persatuan dan kerukunan warga,” ungkapnya.
Ia menambahkan, bentuk angka satu yang berdiri tegak mencerminkan keteguhan dan prinsip yang kokoh dalam menjalankan amanah pembangunan tiyuh secara inklusif.
“Semoga nomor 1 menjadi simbol sejarah bahwa kita memiliki satu tekad, satu hati, dan satu tujuan untuk menjadikan Karta Tanjung Selamat lebih maju, aman, adil, dan sejahtera,” tegas Mega.
Menjelang hari pemungutan suara, Mega mengajak seluruh lapisan masyarakat agar tidak menjadikan perbedaan pilihan politik sebagai pemicu keretakan silaturahmi maupun persaudaraan. Ia menilai Pilkati harus dijalankan dengan kedewasaan berdemokrasi.
“Berbeda pilihan itu wajar, tetapi persatuan warga harus tetap menjadi prioritas utama. Siapa pun yang nantinya mendapat kepercayaan masyarakat harus mampu merangkul seluruh warga dan bersama-sama membangun Karta Tanjung Selamat,” tutur Mega.
Ia menekankan bahwa kemenangan dalam kontestasi bukanlah akhir dari perjuangan, melainkan awal dari tanggung jawab besar yang harus ditunaikan. Oleh karena itu, Mega mengimbau warga untuk menggunakan hak pilih secara bijak dengan mempertimbangkan visi, misi, rekam jejak, serta komitmen calon.
Ia juga mengingatkan semua pihak untuk menjaga iklim demokrasi agar terbebas dari praktik politik uang (money politics), penyebaran berita bohong (hoaks), maupun potensi konflik sosial lainnya.
Dengan ditetapkannya nomor urut 1, Mega Saputra menyatakan siap mengikuti seluruh rangkaian tahapan Pilkati sesuai dengan aturan yang berlaku.
“Saya memohon doa dan dukungan dari seluruh masyarakat. Mari kita jaga persatuan, kerukunan, dan kebersamaan demi mewujudkan Karta Tanjung Selamat yang semakin maju dan sejahtera,” pungkasnya.
Penulis : Rody Sandra






