BATANG realitapublik.id – Bupati Batang, M. Faiz Kurniawan, menyoroti tiga isu fundamental dalam kegiatan Sambang Desa yang digelar di Kecamatan Wonotunggal pada Kamis (6/11/2025). Isu-isu tersebut adalah Penerangan Jalan Umum (PJU), perbaikan infrastruktur jalan, dan pengelolaan sampah.
Bupati Faiz menjelaskan, Pemkab Batang berkomitmen mengatasi kekurangan PJU di seluruh wilayah. Namun, keterbatasan anggaran menuntut penyelesaian masalah dilakukan secara bertahap.
“Untuk memenuhi seluruh kebutuhan PJU se-Kabupaten Batang, kita membutuhkan anggaran sekitar Rp150 miliar hingga Rp200 miliar,” kata Bupati usai Sambang Desa di Wonotunggal.
Faiz menekankan bahwa pemerataan penerangan jalan sangat penting demi keselamatan warga di berbagai wilayah, termasuk Wonotunggal dan Gringsing. Pemerintah menargetkan seluruh akses jalan di Kabupaten Batang sudah terpasang PJU paling lambat pada tahun 2027. Ia menjelaskan alasan alokasi anggaran dilakukan secara bertahap:
“Kalau seluruh anggaran itu langsung kita gunakan dalam satu tahun, maka perbaikan jalan dan sektor lain seperti kesehatan dan pendidikan tidak bisa berjalan. Kami akan memprioritaskan pembangunan secara bertahap dan berkeadilan.”
Lebih lanjut, Bupati Batang menegaskan bahwa aspirasi masyarakat yang disampaikan dalam kegiatan Sambang Desa menjadi masukan penting dalam penyusunan program pembangunan ke depan.
“Kami mendengar semua aspirasi warga. Pembangunan akan dilakukan bertahap, agar semua sektor bisa tersentuh, mulai dari jalan, PJU, hingga layanan kesehatan,” ungkapnya.
Kegiatan Sambang Desa ini menjadi upaya Pemkab Batang untuk menjamin pembangunan berjalan secara merata dan mampu menyentuh kebutuhan mendasar masyarakat di seluruh kecamatan.
Penulis : Fery Eka S







