Kualitas Makanan MBG Disorot DPRD: Temuan Cacing Hingga Konflik Internal Goncang Program di Kebumen

- Jurnalis

Selasa, 2 Desember 2025 - 09:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

audiensi yang digelar DPC Gardu Prabowo Kebumen dan SPPG di Gedung DPRD Kebumen (foto: Wahyu realitapublik.id)

audiensi yang digelar DPC Gardu Prabowo Kebumen dan SPPG di Gedung DPRD Kebumen (foto: Wahyu realitapublik.id)

KEBUMEN realitapublik.id – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Kebumen menjadi sorotan tajam dalam audiensi yang digelar Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gardu Prabowo Kebumen dan perwakilan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Gedung DPRD Kebumen. Alih-alih mendapatkan dukungan, pertemuan tersebut justru mengungkap konflik internal program dan kritik keras DPRD terkait implementasi dan transparansi di lapangan.

 

Delegasi Gardu Prabowo dan SPPG diterima oleh seluruh jajaran pimpinan DPRD dan pimpinan Komisi A, B, C, dan D.

 

Ketua DPC Gardu Prabowo Kebumen, Wahyudin, didampingi Sekretaris Elis Linda, menekankan kepada legislatif bahwa kualitas gizi adalah fondasi program MBG untuk mewujudkan generasi Indonesia Emas.

Baca Juga :  Serap Aspirasi Warga Marga Kencana, Hairul Amin Komitmen Perjuangkan Infrastruktur dan Kesehatan

 

“Kami tegaskan, harga Rp10.000 per porsi yang sudah ditentukan berdasarkan kalkulasi Ahli Gizi tidak boleh ditawar atau dinegosiasi,” ujar Wahyudin. Ia menambahkan bahwa penawaran harga yang lebih rendah hanya akan mencederai mutu dan tujuan utama program.

 

Elis L. Kirana (Sekretaris) meminta DPRD mengawal peran vital SPPG, mulai dari pendataan hingga distribusi, serta memastikan komposisi nutrisi dan harga pokok sesuai rekomendasi Ahli Gizi.

 

Di tengah pembahasan komitmen kualitas, delegasi GARDU Prabowo dikritik keras atas laporan temuan cacing dan ulat dalam makanan MBG yang sebelumnya viral di media sosial.

Baca Juga :  Serap Aspirasi di Marga Asri, Sodri Helmi SH., MH. Soroti Keluhan Limbah Usaha dan Infrastruktur

 

Ketua DPRD Kebumen, H. Saman Halim Nurrohman, secara terbuka menyatakan lembaga legislatif belum pernah dilibatkan dalam perumusan kebijakan teknis program.

 

“Sampai saat ini, kami belum pernah diajak rembukan. Kami tidak tahu SOP, Juklak, maupun Juknis MBG. Tetapi, dengan adanya kejadian keracunan, basi, dan temuan cacing, justru DPRD yang kena imbasnya karena menerima aduan masyarakat,” kata H. Saman, yang didukung Ketua Komisi B.

 

Selain masalah kualitas makanan, Komisi D menyoroti aspek legalitas dan aset program. Mereka mempertanyakan:

– Legalitas Aset: Izin Mendirikan Bangunan (IMB) dan Sertifikat Laik Fungsi (SLF) gedung operasional.

Baca Juga :  Saksi Ahli Ungkap Kejanggalan Dakwaan Novena Husodho: "Tanpa Penawaran, Tidak Ada Praktik Pialang!"

– Kejanggalan Operasional: Mobil MBG dilaporkan beroperasi menggunakan plat nomor luar daerah Kebumen.

 

Meskipun diwarnai kritik tajam, audiensi ditutup dengan komitmen sinergi pengawasan.

“DPRD Kebumen berkomitmen untuk menjalankan fungsi pengawasan yang sangat ketat. Kami akan memastikan tidak ada pihak yang bermain-main dengan kualitas makanan anak-anak kita, dan menuntut kejelasan total atas manajemen, SOP, serta aset program,” tutup H. Saman.

 

Kesepakatan yang dicapai adalah pembentukan saluran komunikasi intensif dan audit kualitas total untuk memastikan implementasi MBG di Kebumen berjalan transparan, bebas dari konflik, dan menjamin mutu gizi.

Penulis : Wahyu Cakraningrat

Editor : Saichu

Berita Terkait

Dugaan Penyelewengan Dana Desa Sekarputih, Tim Intelijen KPK Tipikor Temukan Indikasi Duplikasi Anggaran
Dalih Efisiensi Anggaran, Nyawa 13 Pelaut WNI Korban Perang Iran Diabaikan
Perkuat Transparansi dan Responsivitas, Polres PALI Optimalkan Pelayanan Publik Melalui FKP 2026
Dukung Kesehatan dan Lingkungan, Pemerintah Kabupaten Lampung Utara Hadiri Bhakti Sosial HUT Provinsi Lampung
Polres Lumajang Amankan 10 Terduga Pelaku Penganiayaan Kepala Desa Pakel
Gerak Cepat Call Center 110: Polres Pasuruan Kota Bubarkan Balap Liar, Amankan Remaja dan Kendaraan
PW dan 5 PD IWO se-Sumsel Resmi Dilantik, Ketum Yudhistira Tekankan Fungsi Kontrol
Prakiraan Cuaca Jawa Tengah 18 April 2026: Waspada Hujan Lebat dan Angin Kencang di Wilayah Pegunungan
Berita ini 105 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 20:08 WIB

Dugaan Penyelewengan Dana Desa Sekarputih, Tim Intelijen KPK Tipikor Temukan Indikasi Duplikasi Anggaran

Sabtu, 18 April 2026 - 18:52 WIB

Dalih Efisiensi Anggaran, Nyawa 13 Pelaut WNI Korban Perang Iran Diabaikan

Sabtu, 18 April 2026 - 18:39 WIB

Perkuat Transparansi dan Responsivitas, Polres PALI Optimalkan Pelayanan Publik Melalui FKP 2026

Sabtu, 18 April 2026 - 18:15 WIB

Dukung Kesehatan dan Lingkungan, Pemerintah Kabupaten Lampung Utara Hadiri Bhakti Sosial HUT Provinsi Lampung

Sabtu, 18 April 2026 - 17:24 WIB

Polres Lumajang Amankan 10 Terduga Pelaku Penganiayaan Kepala Desa Pakel

Sabtu, 18 April 2026 - 10:36 WIB

PW dan 5 PD IWO se-Sumsel Resmi Dilantik, Ketum Yudhistira Tekankan Fungsi Kontrol

Sabtu, 18 April 2026 - 10:10 WIB

Prakiraan Cuaca Jawa Tengah 18 April 2026: Waspada Hujan Lebat dan Angin Kencang di Wilayah Pegunungan

Jumat, 17 April 2026 - 14:01 WIB

Wujud Dedikasi Akademik: Bupati Lampung Utara Hamartoni Ahadis Uji Dua Calon Doktor Ilmu Lingkungan di Unila

Berita Terbaru