Kementerian P2MI: Jawa Tengah Jadi Basis Utama Pekerja Migran Terampil dan Berkompetensi Global

- Jurnalis

Selasa, 30 Desember 2025 - 16:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_16908288

Oplus_16908288

SEMARANG, realitapublik.id — Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KemenP2MI) memetakan Jawa Tengah sebagai salah satu provinsi dengan basis Pekerja Migran Indonesia (PMI) terkuat di tanah air. Keunggulan PMI asal Jawa Tengah terletak pada karakter yang solid, terorganisasi, dan memiliki kompetensi tinggi yang diakui di pasar kerja internasional.

 

Pemetaan ini menjadi pijakan strategis seiring penguatan kebijakan pemerintah dalam memperluas penempatan PMI ke berbagai negara tujuan baru, termasuk Amerika Serikat dan Eropa.

 

Direktur Jenderal Penempatan KemenP2MI, Ahnas, mengungkapkan bahwa PMI asal Jawa Tengah menunjukkan daya tahan yang luar biasa di negara tujuan. Karakter kelompok yang solid memudahkan mereka beradaptasi dan membangun jejaring profesional di luar negeri.

Baca Juga :  Kabar Gembira bagi Perantau: Mudik Gratis Jateng 2026 Dibuka Mulai 4 Februari, Ini Jadwal Lengkapnya!

 

“PMI asal Jawa Tengah memiliki pola kelompok yang kuat dan mudah dikenali. Ini modal strategis saat mereka ditempatkan di negara-negara dengan standar tinggi seperti di Amerika dan Eropa,” ujar Ahnas saat audiensi di Kantor BP3MI Jawa Tengah, Senin (29/12/2025).

 

Ahnas menegaskan, KemenP2MI kini mewajibkan standar kompetensi kerja di seluruh sektor, termasuk sektor domestik (domestic worker). Penempatan tidak lagi hanya sekadar pengiriman tenaga kerja, melainkan berbasis pendidikan dan keterampilan yang terukur.

 

Untuk mendukung kebijakan tersebut, KemenP2MI memperkuat koordinasi dengan Bursa Kerja Khusus (BKK) dan melakukan sosialisasi intensif ke Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Jawa Tengah.

 

“Kebijakan ini tidak menyasar siswa aktif, melainkan para lulusan. Mereka akan dibekali pelatihan lanjutan, penguatan bahasa, serta peningkatan keterampilan teknis agar siap bersaing secara global,” tambahnya.

Baca Juga :  Salah Momentum, Video Prank Ulang Tahun Ketua DPRD Probolinggo Berujung Permintaan Maaf

 

Senada dengan hal tersebut, Dirjen Promosi dan Pemanfaatan Peluang Kerja Luar Negeri, Dwi Setiawan Susanto, menyebutkan bahwa pilihan sektor kerja kini semakin beragam, mulai dari hospitality, caregiver, hingga pengemudi truk profesional. Jepang, Korea Selatan, Amerika Serikat, dan Turki masih menjadi destinasi favorit.

 

Dari sisi pemerintah daerah, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Jateng, Ahmad Aziz, menekankan pentingnya persiapan terstruktur. Namun, ia menggarisbawahi adanya tantangan berupa kesenjangan kurikulum.

 

“Penyiapan tenaga kerja ke Jepang membutuhkan waktu rata-rata lima bulan, sementara ke Jerman bisa sembilan bulan. Saat ini masih ada gap antara kurikulum pendidikan formal dan kebutuhan lembaga pelatihan kerja,” jelas Aziz.

Baca Juga :  Modus "Kos Nomaden" Terbongkar: Polres Pasuruan Ringkus Spesialis Curanmor Lintas Kota di 30 Lokasi

 

Ia mendesak perlunya sinkronisasi kebijakan lintas kementerian di tingkat pusat agar ekosistem pendidikan dan pasar kerja luar negeri bisa lebih selaras. Dengan demikian, persiapan calon PMI dari Jawa Tengah dapat berjalan lebih efektif dan kompetitif di kancah global.

 

Fakta Utama PMI Jawa Tengah 2025

Kategori – Informasi Terkini:

– Karakter Utama – Solid, Terorganisasi, Daya Tahan Tinggi

– Negara Tujuan Utama – Jepang, Korea Selatan, AS, Jerman, Turki

– Sektor Prioritas – Hospitality, Caregiver, Pengemudi Truk, Sektor Formal

– Lama Pelatihan – Jepang

(±5 Bulan), Jerman (±9 Bulan)

Penulis : Fery Eka

Berita Terkait

Kawal Kualitas Makan Bergizi Gratis, Satgas MBG Tubaba Sidak Tiga Dapur SPPG di Tirta Kencana
Wabup Nadirsyah Pimpin “Tubaba Q Sehat” di Pagar Dewa: Dorong Jemput Bola Kesehatan & Inovasi Sampah Jadi Kas Pengajian
Bupati Novriwan Jaya Lepas Kontingen Muhammadiyah Tubaba Menuju Olympic AD VIII Nasional
Ansyori Sabak Terpilih Aklamasi Pimpin KONI 2026–2030
Dorong Ekonomi Lokal dan Disiplin Siswa, Pemkab Tubaba Luncurkan Menu MBG Daging Kambing
KOMPPPAK Sukses Kawal Aspirasi: Jasa Tirta I Resmi Gratiskan Portal Lahor bagi Warga Lokal dan Pelajar
Wabup Romli Lantik Sekda dan Dua Kepala OPD: “ASN Jangan Bekerja Setengah Hati”
Teror Pinjaman Berdarah di Wagir: Oknum Rentenir Diduga Ancam Habisi Nyawa Satu Keluarga
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 10 Februari 2026 - 21:55 WIB

Kawal Kualitas Makan Bergizi Gratis, Satgas MBG Tubaba Sidak Tiga Dapur SPPG di Tirta Kencana

Selasa, 10 Februari 2026 - 21:42 WIB

Wabup Nadirsyah Pimpin “Tubaba Q Sehat” di Pagar Dewa: Dorong Jemput Bola Kesehatan & Inovasi Sampah Jadi Kas Pengajian

Selasa, 10 Februari 2026 - 21:26 WIB

Bupati Novriwan Jaya Lepas Kontingen Muhammadiyah Tubaba Menuju Olympic AD VIII Nasional

Selasa, 10 Februari 2026 - 20:23 WIB

Ansyori Sabak Terpilih Aklamasi Pimpin KONI 2026–2030

Selasa, 10 Februari 2026 - 18:47 WIB

Dorong Ekonomi Lokal dan Disiplin Siswa, Pemkab Tubaba Luncurkan Menu MBG Daging Kambing

Selasa, 10 Februari 2026 - 13:04 WIB

Wabup Romli Lantik Sekda dan Dua Kepala OPD: “ASN Jangan Bekerja Setengah Hati”

Selasa, 10 Februari 2026 - 12:42 WIB

Teror Pinjaman Berdarah di Wagir: Oknum Rentenir Diduga Ancam Habisi Nyawa Satu Keluarga

Selasa, 10 Februari 2026 - 06:56 WIB

Kawal Program MBG Presiden Prabowo, Satgas Tubaba Sidak Dua Dapur SPPG Panaragan Jaya

Berita Terbaru

Berita

Ansyori Sabak Terpilih Aklamasi Pimpin KONI 2026–2030

Selasa, 10 Feb 2026 - 20:23 WIB