Baru Seminggu Dikerjakan, Jalan Lingkungan di Desa Pasir Eurih Sudah Rusak dan Terkelupas

- Jurnalis

Minggu, 4 Januari 2026 - 09:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi permukaan jalan di Gang Mandiri, RT 02/RW 10 Pasir Eurih yang mulai hancur meski baru selesai dikerjakan. (Foto: Lucyana/Realita Publik)

Kondisi permukaan jalan di Gang Mandiri, RT 02/RW 10 Pasir Eurih yang mulai hancur meski baru selesai dikerjakan. (Foto: Lucyana/Realita Publik)

BOGOR, realitapublik.id — Kualitas pengerjaan infrastruktur desa di Kabupaten Bogor kembali menjadi sorotan. Proyek pembangunan jalan lingkungan (jaling) di wilayah RW 10, Desa Pasir Eurih, Kecamatan Tamansari, dilaporkan sudah mengalami kerusakan meski pengerjaannya belum genap satu minggu selesai dilakukan.

 

Pantauan di lokasi Gang Mandiri, RT 02/RW 10, menunjukkan lapisan aspal/beton jalan sudah mulai terkelupas. Kondisi ini memicu dugaan bahwa proyek tersebut dikerjakan secara asal-asalan tanpa pengawasan yang ketat.

Baca Juga :  Terima 700 Mahasiswa KKN UM Metro, Wabup Tubaba Minta Mahasiswa Jadi Motivator Pembangunan di Tiyuh

 

Selain kualitas fisik yang buruk, proyek ini juga diduga melanggar prinsip transparansi publik. Pada papan proyek yang terpasang di lokasi, tidak tercantum nama pihak ketiga (kontraktor) sebagai pelaksana pengerjaan.

 

Padahal, secara aturan, papan informasi wajib memuat komponen detail seperti Nama Penyedia Jasa, Volume Dimensi, Sumber Dana, hingga Alamat Pengaduan. Ketidakhadiran informasi ini dinilai menutup akses masyarakat untuk melakukan pengawasan sosial sebagaimana diatur dalam pedoman pengelolaan dana desa.

Baca Juga :  Rapor Merah Tata Kelola Kota Pasuruan: LSM AGTIB Soroti Aset Terbengkalai dan Fasilitas Publik yang Lumpuh

 

Investigasi tim media di lapangan pada 25 Desember 2025 lalu mengungkap bahwa saat proses pengerjaan berlangsung, tidak tampak keterlibatan Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) desa maupun masyarakat setempat. Pengerjaan sepenuhnya dilakukan oleh pihak ketiga.

 

Upaya konfirmasi telah dilakukan kepada pihak TPK Desa Pasir Eurih melalui pesan singkat WhatsApp, namun hingga berita ini diturunkan, yang bersangkutan belum memberikan jawaban terkait buruknya kualitas proyek tersebut.

 

Di sisi lain, perwakilan pihak ketiga yang namanya tidak dicantumkan dalam papan proyek tersebut akhirnya memberikan respons. Melalui pesan singkat, mereka menyatakan komitmen untuk segera melakukan perbaikan pada titik-titik jalan yang terkelupas.

Baca Juga :  Lagi Dan Lagi Ungkap kasus Narkoba, Dua Pelaku dengan Puluhan Paket Sabu di Amankan Sat Narkoba Polres Lampung Utara

 

“Akan segera kami perbaiki,” tulis pihak kontraktor dalam pesan singkatnya kepada media, Sabtu (3/1/2026).

 

Meskipun ada janji perbaikan, warga berharap kedepannya setiap proyek yang menggunakan dana desa harus diawasi lebih ketat agar tidak terjadi pemborosan anggaran negara untuk infrastruktur yang “berusia pendek”.

Penulis : Lucyana

Berita Terkait

Proyek “Senyap” RSUD Tubaba Rp 128 Miliar, Pemda dan Manajemen RS Mengaku Tak Dilibatkan
Prakiraan Cuaca Jawa Tengah Hari Ini, Rabu 22 April 2026
Kado Terindah Hari Kartini, DPR Resmi Sahkan UU Perlindungan Pekerja Rumah Tangga
Laboratorium Arsitektur Dunia: Mahasiswa TU Delft Belanda Bedah Konsep “Tubaba Masa Depan”
Sinergi Lintas Sektor Diperkuat, SPPI Tumijajar Gandeng Forkopimcam dalam Rapat Strategis.
Lagi Dan Lagi Ungkap kasus Narkoba, Dua Pelaku dengan Puluhan Paket Sabu di Amankan Sat Narkoba Polres Lampung Utara
Hari Kartini 2026: Mahasiswi Unair Asal Situbondo Ajak Gen Z Teladani Semangat Belajar Tanpa Batas R.A. Kartini
Geger Penemuan Mayat di Rawa Tiyuh Karta, Polisi: Murni Meninggal Sakit
Berita ini 139 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 22 April 2026 - 10:26 WIB

Proyek “Senyap” RSUD Tubaba Rp 128 Miliar, Pemda dan Manajemen RS Mengaku Tak Dilibatkan

Rabu, 22 April 2026 - 10:17 WIB

Prakiraan Cuaca Jawa Tengah Hari Ini, Rabu 22 April 2026

Rabu, 22 April 2026 - 01:36 WIB

Kado Terindah Hari Kartini, DPR Resmi Sahkan UU Perlindungan Pekerja Rumah Tangga

Selasa, 21 April 2026 - 22:01 WIB

Laboratorium Arsitektur Dunia: Mahasiswa TU Delft Belanda Bedah Konsep “Tubaba Masa Depan”

Selasa, 21 April 2026 - 21:52 WIB

Sinergi Lintas Sektor Diperkuat, SPPI Tumijajar Gandeng Forkopimcam dalam Rapat Strategis.

Selasa, 21 April 2026 - 15:36 WIB

Hari Kartini 2026: Mahasiswi Unair Asal Situbondo Ajak Gen Z Teladani Semangat Belajar Tanpa Batas R.A. Kartini

Selasa, 21 April 2026 - 13:58 WIB

Geger Penemuan Mayat di Rawa Tiyuh Karta, Polisi: Murni Meninggal Sakit

Senin, 20 April 2026 - 22:03 WIB

Buntut Audiensi Nihil Hasil, PKL Sorogenen Seret Dugaan Pungli ke Jalur Hukum

Berita Terbaru

Oplus_16908288

Berita

Prakiraan Cuaca Jawa Tengah Hari Ini, Rabu 22 April 2026

Rabu, 22 Apr 2026 - 10:17 WIB