Studi Banding Dekranasda Kota Depok di Kota Pekalongan: Pelestarian Batik dan Kriya

- Jurnalis

Jumat, 9 Januari 2026 - 17:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kota Pekalongan realitapublik.id – Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Pekalongan menerima kunjungan studi banding dari Dekranasda Kota Depok, Kamis (8/1/2026) di Museum Batik Pekalongan. Kunjungan ini bertujuan untuk melihat secara langsung upaya pelestarian batik serta pengembangan industri kreatif yang dilaksanakan di Kota Pekalongan.

 

Ketua Dekranasda Kota Pekalongan, Inggit Soraya mengucapkan terima kasih atas kunjungan tersebut dan menyambut baik Dekranasda Kota Depok yang telah memilih Kota Pekalongan sebagai tujuan studi banding. Ia menyampaikan bahwa Kota Pekalongan dikenal sebagai salah satu daerah penghasil batik dengan beragam motif dan corak warna.

 

“Kalau berbicara studi banding batik, tidak salah jika tujuannya ke Kota Pekalongan. Untuk belajar batik di Kota Pekalongan memang tidak cukup hanya satu hari,” ucapnya.

Baca Juga :  Proyek "Siluman" di Desa Mekar Asri: Pekerjaan Jalan Lapen Tanpa Papan Nama Tuai Sorotan

 

Inggit berharap kunjungan ini menjadi langkah awal melanjutkan kolaborasi antara Dekranasda Kota Pekalongan dan Dekranasda Kota Depok, tentunya untuk mengembangkan masing-masing ciri khas dan keunggulan daerah.

 

Sementara itu, Ketua Dekranasda Kota Depok, Siti Barkah Hasanah, menuturkan bahwa kunjungan tersebut memberikan banyak pembelajaran bagi pihaknya. Ia mengapresiasi konsistensi Kota Pekalongan dalam menjaga dan melestarikan batik sebagai warisan budaya.

 

“Alhamdulillah, terima kasih atas sambutan hangat dari Dekranasda Kota Pekalongan. Kunjungan ini menjadi ladang ilmu dan spirit untuk Dekranasda Kota Depok,” tuturnya.

Baca Juga :  Wakil Bupati Lampung Utara Matangkan Rencana Doa Bersama Lintas Agama

 

Ia menilai, komitmen Kota Pekalongan dalam melestarikan batik tetap terjaga meskipun menghadapi tantangan perkembangan zaman dan teknologi.

 

 

“Yang bisa kami ambil adalah komitmen dalam membatik. Tantangan zaman dan teknologi terus bergulir, tetapi kami melihat Kota Pekalongan tetap konsisten melestarikan warisan budaya,” tandasnya.

 

Menurutnya adanya peran pemerintah daerah dan Dekranasda Kota Pekalongan dalam menggerakkan masyarakat agar terlibat dalam industri batik, yang bid dilihat salah satunya melalui Kampung Batik Kauman dan Kampung Batik Pesindon.

 

“Membuat masyarakat mau terjun ke dunia batik tidak mudah. Di sini kami melihat peran pemerintah dalam menggerakkan masyarakat, dan ini menjadi hal yang bisa kami contoh,” sambungnya.

Baca Juga :  Program MBG di MIN 1 Tuai Protes: Menu Tak Layak hingga Temuan Salak Busuk

 

Selain batik, ia juga melihat perkembangan industri kreatif di Kota Pekalongan yang tidak hanya terbatas pada batik, tetapi telah berkembang ke berbagai produk kriya lainnya.

 

“Industri kreatif di Kota Pekalongan adalah batik, tetapi sudah merambah ke kriya seperti rajut, tenun, dan lainnya. Karena itu, Kota Pekalongan sangat pantas disebut sebagai Kota Kreatif,” tutupnya.

 

Kunjungan ini diharapkan dapat menjadi sarana pertukaran informasi serta membuka peluang kolaborasi antara Dekranasda Kota Pekalongan dan Dekranasda Kota Depok dalam pengembangan kerajinan dan industri kreatif ke depan.(*)

 

Pewarta: Wagiyono

Editor : Red

Berita Terkait

Baru Seumur Jagung, Proyek Jalan Lapen Senilai Rp310 Juta di Desa Cempaka Sudah Rusak Parah
Siswa SD 01 Kedungwuni Pekalongan Alami Mual dan Muntah Usai Santap Menu MBG
Hadapi Intensitas Hujan Tinggi, Ini Langkah Antisipatif Unit Kamsel Satlantas Polres Kota Pekalongan
Sertijab di Mapolda Jatim, Kombes Pol Putu Kholis Aryana Jabat Kapolresta Malang Kota
IWO Tubaba Pertegas Independensi, Fokus Program Sosial Kemanusiaan dan Keluar dari Forum Satu Pintu
Rencana Dinas Pangan dan Pertanian Batang: Tanam Padi Biosalin di Lahan Terdampak Rob
Jumlah Nasabah Bank Sampah Induk Kota Pekalongan Naik 7 Persen di 2025
Serah Terima Jabatan di Polda Jatim, AKBP Bayu Anuwar Sidiqie Resmi Jabat Kapolres Situbondo
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 15 Januari 2026 - 07:25 WIB

Baru Seumur Jagung, Proyek Jalan Lapen Senilai Rp310 Juta di Desa Cempaka Sudah Rusak Parah

Rabu, 14 Januari 2026 - 17:07 WIB

Siswa SD 01 Kedungwuni Pekalongan Alami Mual dan Muntah Usai Santap Menu MBG

Rabu, 14 Januari 2026 - 16:49 WIB

Hadapi Intensitas Hujan Tinggi, Ini Langkah Antisipatif Unit Kamsel Satlantas Polres Kota Pekalongan

Rabu, 14 Januari 2026 - 10:48 WIB

Sertijab di Mapolda Jatim, Kombes Pol Putu Kholis Aryana Jabat Kapolresta Malang Kota

Rabu, 14 Januari 2026 - 10:22 WIB

IWO Tubaba Pertegas Independensi, Fokus Program Sosial Kemanusiaan dan Keluar dari Forum Satu Pintu

Selasa, 13 Januari 2026 - 08:38 WIB

Jumlah Nasabah Bank Sampah Induk Kota Pekalongan Naik 7 Persen di 2025

Senin, 12 Januari 2026 - 14:27 WIB

Serah Terima Jabatan di Polda Jatim, AKBP Bayu Anuwar Sidiqie Resmi Jabat Kapolres Situbondo

Senin, 12 Januari 2026 - 14:13 WIB

Tongkat Komando Berganti: AKBP Harto Agung Cahyono Resmi Jabat Kapolres Pasuruan 

Berita Terbaru