Hadapi Intensitas Hujan Tinggi, Ini Langkah Antisipatif Unit Kamsel Satlantas Polres Kota Pekalongan

- Jurnalis

Rabu, 14 Januari 2026 - 16:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kota Pekalongan realitapublik.id — Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Pekalongan Kota Polda Jawa Tengah terus mematangkan langkah-langkah antisipatif dalam menjaga keselamatan serta kelancaran arus lalu lintas di tengah tingginya intensitas curah hujan yang berpotensi menimbulkan genangan banjir dan kerusakan infrastruktur jalan di wilayah Kota Pekalongan.

 

Melalui Unit Keamanan dan Keselamatan (Kamsel), Satlantas Polres Pekalongan Kota melaksanakan koordinasi lintas instansi pada Selasa (13/1/2026), sebagai upaya kesiapsiagaan bersama dalam menghadapi dampak banjir dan jalan rusak yang dapat mengganggu mobilitas masyarakat sekaligus meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas.

 

Kegiatan koordinasi tersebut dipimpin langsung oleh Kanit Kamsel Satlantas Polres Pekalongan Kota, Aiptu Agus Priyanto, S.H., bersama sejumlah anggota. Koordinasi pertama dilakukan bersama Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Pekalongan. Dalam pertemuan ini, dibahas kesiapan rekayasa arus lalu lintas di sejumlah ruas jalan yang kerap terdampak genangan banjir, termasuk penyiapan jalur alternatif, pengaturan rambu sementara, serta penempatan petugas di titik-titik rawan kemacetan dan kecelakaan.

Baca Juga :  Sengketa HGU PT. KAP Memanas: Masyarakat Desak Pemerintah Cabut Izin Terkait Dugaan Maladministrasi dan Penyerobotan Lahan

 

Kepala Dinas Perhubungan Kota Pekalongan, M. Restu Hidayat, menyampaikan bahwa, Dishub siap bersinergi penuh dengan Satlantas dan instansi terkait dalam mendukung keselamatan berlalu lintas di musim hujan. Menurutnya, langkah antisipatif dan koordinasi sejak dini sangat penting agar dampak banjir maupun kerusakan jalan tidak menimbulkan gangguan yang lebih luas bagi masyarakat.

 

“Dinas Perhubungan Kota Pekalongan siap mendukung rekayasa lalu lintas yang dibutuhkan, termasuk penempatan personel, pemasangan rambu peringatan, serta pengaturan jalur alternatif di lokasi-lokasi yang rawan tergenang. Keselamatan pengguna jalan menjadi prioritas utama, sehingga koordinasi lintas instansi ini sangat penting agar penanganan di lapangan bisa cepat dan tepat,” ujar Restu.

Baca Juga :  Jalan Gatot Subroto Mulai Diperbaiki, DPUPR Kota Pekalongan Prioritaskan Titik Kerusakan Terparah

 

Ia juga menambahkan bahwa, Dishub akan terus melakukan pemantauan kondisi lalu lintas, terutama di wilayah yang sering terdampak banjir, serta mengimbau masyarakat untuk mematuhi arahan petugas demi kelancaran dan keselamatan bersama.

 

Selain dengan Dishub, koordinasi juga dilanjutkan bersama Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Pekalongan. Pembahasan difokuskan pada upaya penanganan jalan berlubang dan kerusakan badan jalan akibat curah hujan tinggi. Jalan rusak dinilai berpotensi membahayakan pengguna jalan, khususnya pengendara roda dua, sehingga diperlukan penanganan cepat dan terkoordinasi.

 

Tak hanya itu, Satlantas Polres Pekalongan Kota juga melakukan koordinasi dengan PT Jasa Raharja Kota Pekalongan terkait kesiapan penanganan apabila terjadi kecelakaan lalu lintas. Koordinasi tersebut meliputi aspek perlindungan korban kecelakaan, mekanisme santunan, serta percepatan layanan bagi masyarakat yang terdampak.

Baca Juga :  Satu Komando, DPC LSM Harimau Kota Pekalongan Terjunkan Massa Sukseskan Aksi Damai di Banjarnegara

 

Kasatlantas Polres Pekalongan Kota melalui Kanit Kamsel Aiptu Agus Priyanto, S.H., menegaskan bahwa, sinergi lintas instansi ini merupakan bagian dari komitmen Polri dalam mewujudkan lalu lintas yang aman, tertib, dan lancar, sekaligus memberikan rasa aman kepada masyarakat di tengah kondisi cuaca ekstrem.

 

“Dengan adanya koordinasi lintas instansi ini, kami berharap seluruh pihak siap bergerak cepat apabila terjadi genangan banjir, kerusakan jalan, maupun kecelakaan lalu lintas. Tujuan utamanya adalah meminimalkan risiko dan memastikan keselamatan masyarakat tetap terjaga,” tegasnya.

 

Aiptu Agus juga mengimbau kepada seluruh masyarakat agar senantiasa waspada saat berkendara di musim hujan.

 

“Dengan memperhatikan kondisi jalan, mengurangi kecepatan di titik rawan, serta mematuhi rambu lalu lintas dan arahan petugas di lapangan demi keselamatan bersama,”tukasnya.(*)

 

Pewarta : Wagiyono

Editor : Red

Berita Terkait

Ansyori Sabak Terpilih Aklamasi Pimpin KONI 2026–2030
Dorong Ekonomi Lokal dan Disiplin Siswa, Pemkab Tubaba Luncurkan Menu MBG Daging Kambing
KOMPPPAK Sukses Kawal Aspirasi: Jasa Tirta I Resmi Gratiskan Portal Lahor bagi Warga Lokal dan Pelajar
Wabup Romli Lantik Sekda dan Dua Kepala OPD: “ASN Jangan Bekerja Setengah Hati”
Teror Pinjaman Berdarah di Wagir: Oknum Rentenir Diduga Ancam Habisi Nyawa Satu Keluarga
Kawal Program MBG Presiden Prabowo, Satgas Tubaba Sidak Dua Dapur SPPG Panaragan Jaya
Tiga Pekan Terendam Banjir Setinggi Dada, Ratusan Warga Tirto Geruduk Jalur Pantura Pekalongan
Laka Kerja di Sungai Sambong: Pekerja Kapal Terjepit Kipas dan Hilang Terseret Arus Deras
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 10 Februari 2026 - 20:23 WIB

Ansyori Sabak Terpilih Aklamasi Pimpin KONI 2026–2030

Selasa, 10 Februari 2026 - 18:47 WIB

Dorong Ekonomi Lokal dan Disiplin Siswa, Pemkab Tubaba Luncurkan Menu MBG Daging Kambing

Selasa, 10 Februari 2026 - 16:54 WIB

KOMPPPAK Sukses Kawal Aspirasi: Jasa Tirta I Resmi Gratiskan Portal Lahor bagi Warga Lokal dan Pelajar

Selasa, 10 Februari 2026 - 13:04 WIB

Wabup Romli Lantik Sekda dan Dua Kepala OPD: “ASN Jangan Bekerja Setengah Hati”

Selasa, 10 Februari 2026 - 12:42 WIB

Teror Pinjaman Berdarah di Wagir: Oknum Rentenir Diduga Ancam Habisi Nyawa Satu Keluarga

Senin, 9 Februari 2026 - 17:41 WIB

Tiga Pekan Terendam Banjir Setinggi Dada, Ratusan Warga Tirto Geruduk Jalur Pantura Pekalongan

Senin, 9 Februari 2026 - 17:14 WIB

Laka Kerja di Sungai Sambong: Pekerja Kapal Terjepit Kipas dan Hilang Terseret Arus Deras

Senin, 9 Februari 2026 - 11:23 WIB

Polemik Kios Pasar Besar: Disperindag Ungkap Pedagang Tunggak Retribusi Sejak 2018, Status “Buku Kuning” Bukan Bukti Milik

Berita Terbaru

Berita

Ansyori Sabak Terpilih Aklamasi Pimpin KONI 2026–2030

Selasa, 10 Feb 2026 - 20:23 WIB