PEKALONGAN, Realitapublik.id — Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Pejuang 24 resmi mengukuhkan eksistensinya melalui deklarasi besar yang digelar di Monumen Juang, Kota Pekalongan, Sabtu (24/1/2026). Momentum bersejarah ini ditandai dengan pengukuhan Panglima Khusus Pejuang 24 melalui prosesi penyerahan bendera pataka sebagai simbol komando perjuangan.
Pemilihan Monumen Juang bukan tanpa alasan; lokasi ini dipilih untuk menyerap semangat pengorbanan para pahlawan guna memperjuangkan keadilan sosial bagi masyarakat masa kini.
Ketua Umum LSM Pejuang 24, Teguh Hadi Santoso yang akrab disapa Silva, memimpin langsung prosesi deklarasi. Dalam orasi politiknya, Silva menegaskan bahwa kehadiran Panglima Khusus merupakan langkah strategis untuk memperkuat struktur internal dan kecepatan respons organisasi terhadap persoalan sosial.
“Pejuang 24 bukan organisasi yang mencari kenyamanan. Jalan yang kita pilih adalah jalan perjuangan yang sering kali pahit. Kita harus berani berdiri di garis depan untuk membela kepentingan masyarakat yang terpinggirkan,” tegas Silva dengan penuh instruksi.

Dalam deklarasinya, Pejuang 24 menetapkan tiga pilar utama arah pergerakan organisasi:
Mitra Kritis Pemerintah: Menjadi pengawal kebijakan publik agar tetap berada pada koridor kepentingan rakyat.
Advokasi Akar Rumput: Memperkuat jaringan hingga tingkat bawah untuk pendampingan masyarakat secara langsung.
Kepatuhan Hukum & NKRI: Menjunjung tinggi Pancasila dan UUD 1945 dalam setiap langkah pergerakan sipil.
“Kritik yang kami sampaikan harus tajam dan tegas, namun tetap beretika serta bertanggung jawab. Kami menyuarakan aspirasi masyarakat secara bermartabat dan sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” tambah Silva.
Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran pengurus dan anggota dari berbagai daerah yang menyatakan kesiapan untuk merapatkan barisan. Pengukuhan Panglima Khusus diharapkan mampu menciptakan garis koordinasi yang solid, sehingga setiap anggota bergerak dalam satu visi perjuangan yang terukur.
Dengan struktur yang kini semakin lengkap, LSM Pejuang 24 menegaskan posisinya sebagai elemen penting dalam kehidupan demokrasi, khususnya dalam menjalankan fungsi kontrol sosial di wilayah Jawa Tengah dan sekitarnya.
Penulis : Wagiyono







