Usai Viral, Raka Bocah Yatim Piatu di Margomulyo Peroleh Bantuan Bedah Rumah dan Jaminan Ekonomi

- Jurnalis

Senin, 26 Januari 2026 - 21:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_16908288

i

Oplus_16908288

TULANG BAWANG BARAT, Realitapublik.id — Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) bersama BAZNAS dan Pemerintah Tiyuh Margomulyo bergerak cepat merespons kondisi Raka, seorang anak yatim piatu yang tinggal di hunian tidak layak di RK 07 RT 24, Tiyuh Margomulyo, Kecamatan Tumijajar.

​Setelah kondisinya viral di media sosial, jajaran pemerintah daerah meninjau langsung dan menyalurkan berbagai bantuan serta solusi jangka panjang bagi masa depan Raka pada Senin (26/01/2026).

​Asisten I Pemkab Tubaba, Untung Budiono, menjelaskan bahwa selama ini pemerintah telah memberikan perhatian melalui bantuan sosial (Bansos). Namun, kendala utama renovasi rumah Raka sebelumnya adalah status tanah yang masih menumpang.

Baca Juga :  Gelar Sosialisasi PIPWK Ke-1 di Tiyuh Jaya Murni, Putra Jaya Umar Tekankan Penguatan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan

​”Kabar baiknya, salah satu warga Margomulyo telah menghibahkan sebidang tanah untuk Raka. Dengan adanya tanah hibah ini, Pemerintah Daerah bersama jajaran terkait segera melakukan bedah rumah secara permanen di lokasi baru tersebut,” ujar Untung Budiono.

​Ketua BAZNAS Tubaba, H. Purwanto, hadir memberikan bantuan dana awal senilai Rp4.000.000 untuk perbaikan atap yang sudah rapuh, serta bantuan tunai tambahan. BAZNAS berkomitmen untuk terus berkolaborasi dengan Pemerintah Tiyuh dalam menjaga ketahanan pangan keluarga Raka.

Baca Juga :  Diwarnai Drama Pengejaran, Aksi Pencurian Minyak Mentah Pertamina di PALI Berhasil Digagalkan

​“Kami menyalurkan bantuan berupa beras, sembako, kasur, mie instan, serta uang tunai. Semoga ini meringankan beban Raka dan kakaknya. Selanjutnya, kami akan mengawal pemberdayaan ekonomi keluarga melalui program Muadic,” ungkap H. Purwanto.

​Sementara itu, Camat Tumijajar, Fheta, mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar agar kasus serupa dapat tertangani lebih dini.

Baca Juga :  Diduga Tak Berizin dan Bahayakan Publik, AMKI Desak Satpol PP Angkut Videotron PT Netlink World Indonesia

​Sembari menunggu proses bedah rumah di lahan hibah, Pemerintah Tiyuh Margomulyo dipimpin Kepalo Tiyuh Fajar, bersama warga melakukan gotong royong memperbaiki bagian-bagian rumah yang paling mendesak demi keamanan Raka dan kedua kakaknya.

​Hadir dalam kegiatan kemanusiaan tersebut Asisten I Untung Budiono, Camat Tumijajar Fheta, Ketua BAZNAS Tubaba H. Purwanto, Kepalo Tiyuh Margomulyo Fajar, serta tokoh masyarakat setempat. Sinergi ini diharapkan menjadi model penanganan masalah sosial yang cepat dan berkelanjutan di Tubaba.

Penulis : Rody Sandra

Berita Terkait

Papan Rekening Komite MTsN Pasuruan Ditutupi, Sinyal Kelola Dana Tak Sehat?
Dituding Ada Pungli Komite, Papan Rekening di Resepsionis MTsN Kota Pasuruan Mendadak Diamankan Saat Wartawan Datang
Dampak Karhutla Sumsel: Udara PALI dan Palembang Masih Berbahaya
Cederai Moralitas Pendidikan, AMCD Kecam Keras Kasus Asusila di MTsN Kota Pasuruan
Bupati Situbondo Masuk 22 Tokoh Muda Nahdliyin Inspiratif 2026 Versi FJN
Label Infus Muat Nama Pasien Lain, Keluarga Soroti Prosedur Keselamatan di RSUD Kraton
Skandal Video Asusila di MTsN Kota Pasuruan Berujung Pengeroyokan, Pelaku Dikeluarkan dan Larangan Bawa HP
PERNYATAAN SIKAP KOMNAS PERLINDUNGAN ANAK Atas Kasus Anak Down Syndrome Meninggal Dunia Diduga Akibat Bullying di Surabaya
Berita ini 64 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 22:40 WIB

Papan Rekening Komite MTsN Pasuruan Ditutupi, Sinyal Kelola Dana Tak Sehat?

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 21:42 WIB

Dituding Ada Pungli Komite, Papan Rekening di Resepsionis MTsN Kota Pasuruan Mendadak Diamankan Saat Wartawan Datang

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 20:35 WIB

Dampak Karhutla Sumsel: Udara PALI dan Palembang Masih Berbahaya

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 15:00 WIB

Cederai Moralitas Pendidikan, AMCD Kecam Keras Kasus Asusila di MTsN Kota Pasuruan

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 13:41 WIB

Bupati Situbondo Masuk 22 Tokoh Muda Nahdliyin Inspiratif 2026 Versi FJN

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 01:27 WIB

Skandal Video Asusila di MTsN Kota Pasuruan Berujung Pengeroyokan, Pelaku Dikeluarkan dan Larangan Bawa HP

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:44 WIB

PERNYATAAN SIKAP KOMNAS PERLINDUNGAN ANAK Atas Kasus Anak Down Syndrome Meninggal Dunia Diduga Akibat Bullying di Surabaya

Jumat, 23 Oktober 2026 - 17:50 WIB

Skandal KUR Fiktif BRI Kepanjen Tembus Rp 2,7 Miliar: Kejari Malang Tetapkan 6 Tersangka, Libatkan Mantri Hingga Perangkat Desa

Berita Terbaru