TULANG BAWANG BARAT, Realitapublik.id — Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) bersama BAZNAS dan Pemerintah Tiyuh Margomulyo bergerak cepat merespons kondisi Raka, seorang anak yatim piatu yang tinggal di hunian tidak layak di RK 07 RT 24, Tiyuh Margomulyo, Kecamatan Tumijajar.
Setelah kondisinya viral di media sosial, jajaran pemerintah daerah meninjau langsung dan menyalurkan berbagai bantuan serta solusi jangka panjang bagi masa depan Raka pada Senin (26/01/2026).
Asisten I Pemkab Tubaba, Untung Budiono, menjelaskan bahwa selama ini pemerintah telah memberikan perhatian melalui bantuan sosial (Bansos). Namun, kendala utama renovasi rumah Raka sebelumnya adalah status tanah yang masih menumpang.
”Kabar baiknya, salah satu warga Margomulyo telah menghibahkan sebidang tanah untuk Raka. Dengan adanya tanah hibah ini, Pemerintah Daerah bersama jajaran terkait segera melakukan bedah rumah secara permanen di lokasi baru tersebut,” ujar Untung Budiono.
Ketua BAZNAS Tubaba, H. Purwanto, hadir memberikan bantuan dana awal senilai Rp4.000.000 untuk perbaikan atap yang sudah rapuh, serta bantuan tunai tambahan. BAZNAS berkomitmen untuk terus berkolaborasi dengan Pemerintah Tiyuh dalam menjaga ketahanan pangan keluarga Raka.
“Kami menyalurkan bantuan berupa beras, sembako, kasur, mie instan, serta uang tunai. Semoga ini meringankan beban Raka dan kakaknya. Selanjutnya, kami akan mengawal pemberdayaan ekonomi keluarga melalui program Muadic,” ungkap H. Purwanto.
Sementara itu, Camat Tumijajar, Fheta, mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar agar kasus serupa dapat tertangani lebih dini.
Sembari menunggu proses bedah rumah di lahan hibah, Pemerintah Tiyuh Margomulyo dipimpin Kepalo Tiyuh Fajar, bersama warga melakukan gotong royong memperbaiki bagian-bagian rumah yang paling mendesak demi keamanan Raka dan kedua kakaknya.
Hadir dalam kegiatan kemanusiaan tersebut Asisten I Untung Budiono, Camat Tumijajar Fheta, Ketua BAZNAS Tubaba H. Purwanto, Kepalo Tiyuh Margomulyo Fajar, serta tokoh masyarakat setempat. Sinergi ini diharapkan menjadi model penanganan masalah sosial yang cepat dan berkelanjutan di Tubaba.
Penulis : Rody Sandra







