PKL Resah, Diduga Oknum Ormas Peras dan Ancaman Pengusiran

- Jurnalis

Rabu, 28 Januari 2026 - 08:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_16908288

Oplus_16908288

SEMARANG, Realitapublik.id — Puluhan Pedagang Kaki Lima (PKL) di kawasan Universitas Diponegoro (Undip), Kelurahan Pleburan, Semarang Selatan, mengeluhkan aksi dugaan pungutan liar (pungli) yang dilakukan oknum organisasi masyarakat (ormas). Para pedagang mengaku diancam akan diusir jika tidak menyetorkan sejumlah uang “keamanan” setiap harinya.

 

Aksi yang diduga dilakukan oleh oknum ormas berinisial AD ini telah berlangsung selama kurang lebih tiga minggu terakhir dan menyasar lebih dari 40 pedagang di sepanjang Jalan Kusumawardani.

 

Ketua Paguyuban PKL Undip Pleburan Sidomakmur, Erno Widayat, mengungkapkan bahwa oknum tersebut menarik uang sebesar Rp20.000 per pedagang dalam satu kali tarikan. Karena terdapat dua gelombang pedagang (siang dan malam), total pungutan mencapai Rp40.000 per lapak setiap harinya.

Baca Juga :  Ironi !, Warung D'Jadul Diduga Gunakan LPG Bersubsidi, LPI Desak Tindakan Tegas

 

“Penarikan dilakukan siang dan malam. Alasan mereka mengklaim lokasi tersebut adalah lahan parkir milik mereka. Jika kami menolak, mereka mengancam akan mengusir kami dari lokasi berjualan,” ujar Erno saat memberikan keterangan, Selasa (27/1/2026).

 

Erno menegaskan bahwa seluruh pedagang di kawasan tersebut merupakan pedagang legal yang telah memiliki Surat Keputusan (SK) izin berjualan. Mereka juga rutin membayar retribusi resmi kepada Dinas Pasar Kota Semarang.

Baca Juga :  Polres Trenggalek Amankan Bandar Arisan Bodong,Tersangka Ditangkap di Timor Leste

 

“Kami sudah membayar retribusi resmi sebesar Rp3.000 per hari ke Dinas Pasar. Kami punya SK izin berjualan yang sah di Jalan Kusumawardani. Jadi, pungutan puluhan ribu dari oknum ormas ini jelas ilegal dan sangat membebani kami,” tegasnya.

 

Lantaran intimidasi yang terus berlanjut, perwakilan PKL telah resmi melaporkan kasus ini ke Polrestabes Semarang pada Jumat (23/1/2026). Nama berinisial P dilaporkan sebagai sosok yang paling aktif melakukan pungutan di lapangan.

 

Baca Juga :  Warga Marga Kencana Kompak Teken Surat Penolakan, Desak Pemkab Tubaba Tutup Karaoke Diva

Tak hanya ke kepolisian, para pedagang juga meminta perlindungan hukum kepada Ketua LBH Penyambung Titipan Rakyat (PETIR), Zainal Abidin Petir.

 

“Kami sudah berkoordinasi dengan Pak Zainal. Beliau juga telah mengomunikasikan hal ini dengan pihak kepolisian dan Bhabinkamtibmas. Kami berharap ada tindakan tegas agar premanisme berkedok ormas ini tidak terus mencekik pedagang kecil,” pungkas Erno.

 

Hingga berita ini diturunkan, para pedagang masih menunggu langkah konkret dari pihak kepolisian untuk mengamankan lokasi berjualan agar mereka dapat mencari nafkah dengan tenang tanpa bayang-bayang intimidasi.

Penulis : Fery Eka S

Editor : Saichu

Berita Terkait

Laboratorium Arsitektur Dunia: Mahasiswa TU Delft Belanda Bedah Konsep “Tubaba Masa Depan”
Sinergi Lintas Sektor Diperkuat, SPPI Tumijajar Gandeng Forkopimcam dalam Rapat Strategis.
Lagi Dan Lagi Ungkap kasus Narkoba, Dua Pelaku dengan Puluhan Paket Sabu di Amankan Sat Narkoba Polres Lampung Utara
Hari Kartini 2026: Mahasiswi Unair Asal Situbondo Ajak Gen Z Teladani Semangat Belajar Tanpa Batas R.A. Kartini
Geger Penemuan Mayat di Rawa Tiyuh Karta, Polisi: Murni Meninggal Sakit
Buntut Audiensi Nihil Hasil, PKL Sorogenen Seret Dugaan Pungli ke Jalur Hukum
Geger! Sesosok Mayat Pria Tanpa Identitas Ditemukan Mengapung di Sungai Belakang Pabrik BTJ 
Ironi !, Warung D’Jadul Diduga Gunakan LPG Bersubsidi, LPI Desak Tindakan Tegas
Berita ini 27 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 22:01 WIB

Laboratorium Arsitektur Dunia: Mahasiswa TU Delft Belanda Bedah Konsep “Tubaba Masa Depan”

Selasa, 21 April 2026 - 21:52 WIB

Sinergi Lintas Sektor Diperkuat, SPPI Tumijajar Gandeng Forkopimcam dalam Rapat Strategis.

Selasa, 21 April 2026 - 21:05 WIB

Lagi Dan Lagi Ungkap kasus Narkoba, Dua Pelaku dengan Puluhan Paket Sabu di Amankan Sat Narkoba Polres Lampung Utara

Selasa, 21 April 2026 - 13:58 WIB

Geger Penemuan Mayat di Rawa Tiyuh Karta, Polisi: Murni Meninggal Sakit

Senin, 20 April 2026 - 22:03 WIB

Buntut Audiensi Nihil Hasil, PKL Sorogenen Seret Dugaan Pungli ke Jalur Hukum

Senin, 20 April 2026 - 20:35 WIB

Geger! Sesosok Mayat Pria Tanpa Identitas Ditemukan Mengapung di Sungai Belakang Pabrik BTJ 

Senin, 20 April 2026 - 20:23 WIB

Ironi !, Warung D’Jadul Diduga Gunakan LPG Bersubsidi, LPI Desak Tindakan Tegas

Senin, 20 April 2026 - 20:23 WIB

Terima 700 Mahasiswa KKN UM Metro, Wabup Tubaba Minta Mahasiswa Jadi Motivator Pembangunan di Tiyuh

Berita Terbaru