Sepuluh Perguruan Besar Pencak Silat Jatim Satukan Komitmen dalam Deklarasi Damai

- Jurnalis

Minggu, 1 Februari 2026 - 07:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_16908288

i

Oplus_16908288

SURABAYA, Realitapublik.id — Iklim persaudaraan antarperguruan pencak silat di Jawa Timur memasuki babak baru. Sebanyak sepuluh perguruan pencak silat yang bernaung di bawah Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Jawa Timur resmi menandatangani Deklarasi Damai Perguruan Pencak Silat Jawa Timur di Kantor Persinas ASAD Provinsi Jawa Timur, Surabaya, Sabtu (31/01/2026).

 

Kegiatan yang diinisiasi oleh Perguruan Pencak Silat Nasional ASAD (Persinas ASAD) ini menjadi tonggak sejarah untuk memperkuat stabilitas keamanan dan sportivitas di wilayah Jawa Timur.

 

Baca Juga :  Harmoni Pilkati Sumber Rejo: Rifai Gelar Doa Bersama dan Musik Santai

Deklarasi ini dihadiri oleh para pimpinan puncak dari sepuluh perguruan pencak silat lintas organisasi, antara lain:

Persinas ASAD

Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT)

Tapak Suci Putera Muhammadiyah

Keluarga Silat Nasional (Kelatnas) Indonesia Perisai Diri

Pagar Nusa (PN)

Pencak Silat Cempaka Putih (PSCP)

PPS Betako Merpati Putih

IKSPI Kera Sakti

Persaudaraan Setia Hati Winongo (PSHW)

Persaudaraan Setia Muda (PSM)

 

Seluruh perguruan sepakat untuk menolak segala bentuk kekerasan, menyelesaikan perbedaan secara dewasa, serta menjaga kehormatan pencak silat sebagai warisan budaya bangsa.

Baca Juga :  Aaf Wali Kota Pekalongan Sebut PBN 2026 Jadi Mesin Penggerak Ekonomi UMKM Lintas Daerah

 

Ketua Persinas ASAD Provinsi Jawa Timur, Prof. Dr. Ir. H. Dedid Cahya Happyanto, M.T., menyatakan rasa bangganya atas kesadaran kolektif para pimpinan perguruan. Menurutnya, pencak silat harus kembali ke marwahnya sebagai sarana pembentukan karakter.

 

“Ini adalah bukti tanggung jawab bersama untuk menjaga persatuan. Pencak silat bukan hanya soal kemampuan fisik atau bela diri, tetapi tentang persaudaraan, etika, dan memberikan keteladanan positif bagi masyarakat,” ungkap Prof. Dedid.

 

Gubernur Jawa Timur yang diwakili oleh Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Jatim, memberikan apresiasi tinggi terhadap langkah taktis ini. Pemerintah berharap semangat damai yang diteken di tingkat provinsi dapat terimplementasi secara nyata hingga ke tingkat akar rumput (anggota di daerah).

Baca Juga :  DPRD Lampura Bongkar Borok SPBU: Usulkan Pelangsir BBM Masuk Sistem Zonasi, Sebut Pertashop Produk Gagal

 

Kehadiran unsur pemerintah menegaskan bahwa kondusivitas insan pencak silat adalah salah satu kunci stabilitas keamanan di Jawa Timur. Dengan adanya deklarasi ini, pencak silat diharapkan murni menjadi sarana pembinaan prestasi yang memberikan kontribusi positif bagi keharmonisan sosial.

Penulis : Fe

Berita Terkait

Papan Rekening Komite MTsN Pasuruan Ditutupi, Sinyal Kelola Dana Tak Sehat?
Dituding Ada Pungli Komite, Papan Rekening di Resepsionis MTsN Kota Pasuruan Mendadak Diamankan Saat Wartawan Datang
Dampak Karhutla Sumsel: Udara PALI dan Palembang Masih Berbahaya
Cederai Moralitas Pendidikan, AMCD Kecam Keras Kasus Asusila di MTsN Kota Pasuruan
Bupati Situbondo Masuk 22 Tokoh Muda Nahdliyin Inspiratif 2026 Versi FJN
Label Infus Muat Nama Pasien Lain, Keluarga Soroti Prosedur Keselamatan di RSUD Kraton
Skandal Video Asusila di MTsN Kota Pasuruan Berujung Pengeroyokan, Pelaku Dikeluarkan dan Larangan Bawa HP
PERNYATAAN SIKAP KOMNAS PERLINDUNGAN ANAK Atas Kasus Anak Down Syndrome Meninggal Dunia Diduga Akibat Bullying di Surabaya
Berita ini 354 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 22:40 WIB

Papan Rekening Komite MTsN Pasuruan Ditutupi, Sinyal Kelola Dana Tak Sehat?

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 21:42 WIB

Dituding Ada Pungli Komite, Papan Rekening di Resepsionis MTsN Kota Pasuruan Mendadak Diamankan Saat Wartawan Datang

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 20:35 WIB

Dampak Karhutla Sumsel: Udara PALI dan Palembang Masih Berbahaya

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 15:00 WIB

Cederai Moralitas Pendidikan, AMCD Kecam Keras Kasus Asusila di MTsN Kota Pasuruan

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 13:41 WIB

Bupati Situbondo Masuk 22 Tokoh Muda Nahdliyin Inspiratif 2026 Versi FJN

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 01:27 WIB

Skandal Video Asusila di MTsN Kota Pasuruan Berujung Pengeroyokan, Pelaku Dikeluarkan dan Larangan Bawa HP

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:44 WIB

PERNYATAAN SIKAP KOMNAS PERLINDUNGAN ANAK Atas Kasus Anak Down Syndrome Meninggal Dunia Diduga Akibat Bullying di Surabaya

Jumat, 23 Oktober 2026 - 17:50 WIB

Skandal KUR Fiktif BRI Kepanjen Tembus Rp 2,7 Miliar: Kejari Malang Tetapkan 6 Tersangka, Libatkan Mantri Hingga Perangkat Desa

Berita Terbaru