PEKALONGAN, Realitapublik.id — Di tengah genangan banjir yang belum sepenuhnya surut, sebuah pemandangan hangat tersaji di Posko Banjir Bumi Wira Baru 1, Kelurahan Pekuncen, Kecamatan Wiradesa. LSM Pejuang 24 hadir menyalurkan bantuan logistik yang unik dan tak disangka oleh warga: ratusan bungkus nasi dengan menu khas rumahan, Nasi Kluban Jantung dan Ikan Asin, Sabtu (07/02/2026).
Pilihan menu ini bukan tanpa alasan. Di tengah situasi darurat yang serba terbatas, kehadiran menu sederhana namun akrab di lidah masyarakat ini seolah menjadi pengobat rindu akan suasana hangat di dalam rumah.
Humas LSM Pejuang 24, Bang Kirun, menuturkan bahwa aksi kemanusiaan ini lahir dari kesadaran bahwa bantuan tidak selalu harus megah, namun yang terpenting adalah ketulusan dan kedekatan rasa.
“Di saat air menggenang dan langkah warga terhambat, kami belajar bahwa kemanusiaan tak perlu bersuara keras. Menu yang sederhana ini adalah bahasa hati kami, sebuah pengingat bahwa warga tidak berjalan sendiri menghadapi musibah ini,” ungkap Bang Kirun dengan nada haru.
Ia menambahkan, posko banjir dan dapur umum yang didirikan bukan sekadar ruang distribusi logistik, melainkan tempat bertemunya doa dan harapan tanpa sekat antara relawan dan warga terdampak.
Aksi LSM Pejuang 24 di wilayah Wiradesa ini mendapat apresiasi dari warga. Sinergi antara tangan-tangan relawan dan donatur menjadi denyut nadi yang menjaga dapur umum tetap mengepul. Melalui koordinasi yang rapi, bantuan nasi bungkus ini didistribusikan dari pintu ke pintu agar tepat sasaran, terutama bagi warga yang sulit menjangkau titik pengungsian.
“Kami berterima kasih kepada seluruh relawan yang telah bergotong royong. Sinergi inilah yang menjaga harapan tetap menyala di tengah genangan air,” pungkasnya.
Hingga malam ini, tim LSM Pejuang 24 masih bersiaga di lokasi guna memantau perkembangan debit air dan kebutuhan mendesak warga lainnya, sembari terus merajut solidaritas di masa sulit.
Penulis : Wagiyono







