Satgas Pangan Polres Magetan Pantau Pasokan dan Harga Bapokting Pascalebaran

- Jurnalis

Sabtu, 4 April 2026 - 20:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_16908288

i

Oplus_16908288

MAGETAN realitapublik.id – Satuan Tugas (Satgas) Pangan Polres Magetan Polda Jatim melaksanakan kegiatan pengawasan dan pemantauan stabilisasi pasokan dan harga bahan pokok penting (Bapokting) pasca perayaan Lebaran 1447 H di wilayah Kabupaten Magetan.

 

Kegiatan ini menyasar sejumlah titik strategis, di antaranya Pasar Tradisional Pasar Sayur 1 Magetan, distributor sembako serta sejumlah SPBU di wilayah Kabupaten Magetan.

 

Dari hasil pengawasan, harga bahan pokok penting (bapokting) terpantau relatif stabil dan cenderung mengalami penurunan dibandingkan saat bulan Ramadhan.

 

Adapun rincian harga antara lain beras premium Rp14.900/kg, beras medium Rp13.100/kg, bawang merah Rp36.300/kg, bawang putih Rp29.600/kg, cabai rawit Rp60.000/kg, daging sapi Rp126.000/kg, daging ayam Rp35.000/kg, dan telur ayam Rp25.000/kg.

Baca Juga :  Ketua MPR RI Ahmad Muzani: Alumni HMI Punya Kontribusi Besar bagi Perjalanan Bangsa

 

Secara umum, harga tersebut masih sesuai dengan Harga Acuan Penjualan yang telah ditetapkan.

 

Selain itu, tidak ditemukan pengurangan kuota LPG 3 kg dari Pertamina.

 

Namun demikian, di beberapa wilayah sempat terjadi lonjakan harga akibat aksi pembelian berlebih oleh spekulan.

 

Sementara itu, untuk BBM di SPBU, tidak ditemukan adanya kelangkaan, pengurangan kuota, maupun antrean panjang.

 

Kasat Reskrim Polres Magetan sekaligus Kasatgas Pangan, AKP Joko Santoso, menegaskan bahwa pihaknya akan terus memperketat pengawasan di lapangan.

 

“Secara umum, situasi ketersediaan pangan di Kabupaten Magetan dalam kondisi aman dan terkendali,” kata AKP Joko Santoso, Jumat (3/4/26).

Baca Juga :  Jaga Integritas, Panitia Sterilkan Ruang Ujian Seleksi Perangkat Desa Sumberanyar Mlandingan

 

Ia mengatakan pasokan bahan pokok masih mencukupi kebutuhan masyarakat dan tidak ditemukan penyelewengan.

 

“Meski demikian, kami tetap akan melakukan pengawasan berkelanjutan guna menjaga stabilitas harga dan mencegah praktik curang yang dapat merugikan masyarakat,” tegas AKP Joko.

 

Petugas juga memberikan imbauan kepada pelaku usaha agar tidak melakukan penimbunan maupun penyimpangan distribusi.

 

“Unit Reskrim Polsek jajaran dan Bhabinkamtibmas juga dilibatkan aktif dalam kegiatan monitoring di lapangan,” kata AKP Joko.

 

Ke depan, sejumlah langkah tindak lanjut telah disiapkan, di antaranya mengagendakan pertemuan antara Hiswana Migas, Pemerintah Daerah Magetan, dan para agen LPG guna merumuskan solusi atas adanya perbedaan harga LPG 3 kg dibeberapa wilayah.

Baca Juga :  Kunjungi Tiyuh Gunung Katun Tanjungan, Anggota DPRD Lampung Putra Jaya Umar Tinjau Proyek Pembangunan Jembatan

 

Selain itu, Satgas akan terus melakukan monitoring harga dan stok secara berkala, menggelar sidak pasar, serta memberikan imbauan kepada pedagang agar tidak menaikkan harga di luar kewajaran.

 

Satgas Pangan juga mendorong peran aktif masyarakat dan aparat kewilayahan untuk terus melakukan pengawasan serta segera melaporkan apabila ditemukan potensi pelanggaran di bidang pangan maupun energi.

 

Dengan langkah-langkah tersebut, diharapkan stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok di Kabupaten Magetan tetap terjaga, sehingga masyarakat dapat menjalani aktivitas pasca Lebaran dengan aman dan nyaman. (*Red)

Berita Terkait

Sidang Gugatan Sengketa Tanah Waris Rejoso di PN Bangil Ditunda akibat Tergugat Mangkir dan Berkas Belum Lengkap
Keterangan Kepsek vs Mandor Kontradiktif di Tengah Proyek Revitalisasi TK DWP 1 Mlandingan Rp557 Juta
Korban Diduga Keracunan Makan Bergizi Gratis di Batang Melonjak Jadi 276 Orang
Rakyat Menderita, Pemkot Buta Realita: Mahasiswa Segel Gedung DPRD Kota Pasuruan
IWO Lampung Raih Penghargaan Anugerah Unila Be Strong 2026
SITIREJO CUP V 2026: 48 Tim Voli Terbaik se-Jawa Timur Siap Guncang Lapangan Buwek Wagir
Masa Jabatan Berakhir Juni 2027, DPMD Situbondo Minta Pemdes Siapkan Pengisian Anggota BPD Baru
Tekan Inflasi, Pasar Murah Diskoperindag Situbondo di Desa Gunung Malang Diserbu Warga
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 18:08 WIB

Sidang Gugatan Sengketa Tanah Waris Rejoso di PN Bangil Ditunda akibat Tergugat Mangkir dan Berkas Belum Lengkap

Kamis, 24 September 2026 - 10:53 WIB

Keterangan Kepsek vs Mandor Kontradiktif di Tengah Proyek Revitalisasi TK DWP 1 Mlandingan Rp557 Juta

Kamis, 24 September 2026 - 08:30 WIB

Korban Diduga Keracunan Makan Bergizi Gratis di Batang Melonjak Jadi 276 Orang

Rabu, 23 September 2026 - 22:07 WIB

Rakyat Menderita, Pemkot Buta Realita: Mahasiswa Segel Gedung DPRD Kota Pasuruan

Rabu, 23 September 2026 - 12:34 WIB

SITIREJO CUP V 2026: 48 Tim Voli Terbaik se-Jawa Timur Siap Guncang Lapangan Buwek Wagir

Selasa, 22 September 2026 - 15:12 WIB

Masa Jabatan Berakhir Juni 2027, DPMD Situbondo Minta Pemdes Siapkan Pengisian Anggota BPD Baru

Selasa, 22 September 2026 - 09:50 WIB

Tekan Inflasi, Pasar Murah Diskoperindag Situbondo di Desa Gunung Malang Diserbu Warga

Senin, 21 September 2026 - 23:33 WIB

Enceng Gondok Meluas di Sungai Kali Loji, Warga Krapyak dan Panjang Wetan Desak Pemkot Pekalongan Turun Tangan

Berita Terbaru