TULANG BAWANG BARAT, realitapublik.id — Polemik keberadaan tempat hiburan Karaoke Diva di Tiyuh Marga Kencana, Kecamatan Tulang Bawang Udik (TBU), semakin memanas. Kepalo Tiyuh Marga Kencana, Supriyadi, secara tegas menyatakan dukungannya terhadap aksi penolakan warga yang mendesak agar usaha tersebut ditutup permanen, Minggu (05/04/2026).
Geram dengan situasi yang berlarut-larut, Supriyadi mengungkapkan bahwa sebelumnya warga telah melayangkan laporan resmi ke Polres Tulang Bawang Barat (Tubaba), namun hingga saat ini Karaoke Diva masih tetap beroperasi.
Sebanyak 97 warga setempat telah membubuhkan tanda tangan dalam surat pernyataan penolakan. Mereka merasa tidak lagi memiliki kenyamanan karena kebisingan musik yang ditimbulkan hingga larut malam.
Kepalo Tiyuh Supriyadi sendiri mengaku belum pernah menjalin komunikasi dengan pihak pengelola. Padahal, sebagai pemangku jabatan tertinggi di wilayah tersebut, ia merasa pengelola Karaoke Diva mengabaikan etika kewilayahan.
“Saya belum pernah bertemu, tidak saling mengenal, dan tidak pernah ada silaturahmi. Mereka tidak pernah datang melapor kepada saya selaku Kepalo Tiyuh Marga Kencana,” ujar Supriyadi dengan nada tegas.
Lebih jauh, Supriyadi menyoroti adanya kejanggalan dalam dokumen perizinan usaha tersebut. Menurut informasi yang ia terima, izin lingkungan yang digunakan saat ini merupakan dokumen dari pengurus lama yang sudah tidak lagi mengelola Karaoke Diva.
Jika benar terjadi pergantian pengelola tanpa pembaruan dokumen perizinan, maka hal tersebut merupakan pelanggaran administratif yang serius.
“Kami, Pemerintah Tiyuh, pada prinsipnya mendukung investasi dan warga yang ingin berusaha selama mengikuti aturan. Namun, jika perizinannya saja tidak diperbarui dan kehadirannya meresahkan, kami mendukung aspirasi masyarakat untuk menutup usaha tersebut secara permanen,” jelasnya.
Kini, bola panas berada di tangan Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat. Supriyadi menyerahkan sepenuhnya persoalan ini kepada Dinas Satpol PP, Dinas Perizinan, serta jajaran Polres Tulang Bawang Barat untuk segera mengambil langkah konkret.
Warga dan Pemerintah Tiyuh berharap aparat tidak menutup mata atas pelanggaran yang terjadi. Apalagi, laporan resmi telah masuk namun operasional Karaoke Diva dinilai tetap bergeming.
Hingga berita ini kembali diterbitkan, pihak pengelola Karaoke Diva belum berhasil dimintai keterangan terkait desakan penutupan dan status legalitas operasional mereka yang dipertanyakan oleh warga dan pemerintah tiyuh setempat. (*)
Penulis : Rody Sandra







